80.000 Perempuan Indonesia Didorong Berwirausaha

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 21 Desember 2019 | 07:39 WIB
80.000 Perempuan Indonesia Didorong Berwirausaha
Para peserta Training of Trainers (ToT) antusias menyelesaikan pelatihan mereka. (Dok: Unilever)

Suara.com - Sunlight, brand dari Unilever Indonesia mengumumkan kolaborasinya dengan Amartha, sebuah platform peer-to-peer (P2P) lending untuk menjalankan program “Rahasia Usaha Lebih Cepat Untung” guna membantu para perempuan pelaku UMKM di wilayah pedesaan mendapatkan pendanaan sekaligus edukasi finansial yang memadai untuk memulai dan menjalankan usaha mereka.

Hingga akhir 2020 nanti, program ini memiliki target untuk memberikan manfaat kepada 80.000 perempuan yang tersebar di wilayah DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Jawa Timur.

“Melalui langkah-langkah kecil namun konsisten, kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan belajar dan mendorong potensi perempuan Indonesia di bidang wirausaha sehingga nantinya 5 juta perempuan Indonesia dapat menemukan dan mencapai impian mereka di tahun 2022,” kata Veronica Utami selaku Direktur Home Care Unilever Indonesia & Dirt is Good SEA-ANZ dalam keterangannya, Sabtu (21/12/2019).

Tak dapat dipungkiri, perempuan memiliki peran, semangat dan potensi yang sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di masa mendatang.

Namun, penelitian dari International Finance Corporation World Bank Group memaparkan bahwa 80% UMKM yang dimiliki perempuan belum memiliki akses pendanaan dari perbankan karena prosedur yang dianggap memberatkan.

Selain itu, Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019 menunjukkan tingkat literasi keuangan di kalangan ibu dan perempuan di Indonesia masih relatif rendah, yaitu 36,13%.

Menyikapi masalah ini, Sunlight berkolaborasi dengan Amartha untuk menyebarluaskan materi edukasi “Rahasia Usaha Lebih Cepat Untung” pada setiap kegiatan rutin Amartha yang diadakan untuk para perempuan yang tergabung di dalam platform P2P landing-nya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan para UMKM perempuan yang belum memanfaatkan layanan perbankan atau lembaga keuangan lainnya, dan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang minim untuk memulai ataupun mengelola usaha.

“Saat ini Amartha telah menyalurkan pendanaan Rp 1,72 triliun kepada lebih dari 364 ribu mitra yang merupakan perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Amartha tidak hanya memberikan pendanaan kepada mitra, tetapi juga memberikan pendampingan dalam setiap pertemuan majelis yang dilakukan tiap minggunya. Pertemuan majelis ini menjadi ruang bagi Amartha untuk memberikan edukasi literasi keuangan dan kewirausahaan untuk mendorong perkembangan usaha yang dijalankan oleh mitra kami,” kata Andi Taufan Garuda Putra selaku CEO dan Founder Amartha.

Pertemuan rutin inilah yang dimanfaatkan Sunlight dan Amartha untuk memberikan berbagai materi edukasi dan konsultasi kewirausahaan sebagai nilai tambah bagi para peminjam dana.

Amartha sangat mengapresiasi kolaborasi ini, dan berharap dapat menjadi bekal bagi para peminjam dana untuk menjalankan usaha dengan lebih berkelanjutan.

Untuk memulai program ini, sepanjang bulan November 2019 lalu Sunlight telah melakukan pilot project berupa Training of Trainers (ToT) kepada ratusan agen Amartha yang tersebar di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, bekerja sama dengan PERSADA: lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang konsultasi manajemen, community engagement dan komunikasi.

ToT ini terdiri atas 4 (empat) modul pelatihan, yaitu pertama, inspirasi usaha berupa panduan bagi para perempuan untuk memilih dan memulai suatu bidang usaha sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kedua, keuangan berupa cara menghitung modal dan keuntungan secara efektif. Ketiga, jalur penjualan berupa berbagai tips untuk memperkuat jalur distribusi, serta keempat, kebersihan dan kerapihan berupa pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan diri, rumah dan tempat usaha untuk menjaring lebih banyak pelanggan.

Pengetahuan yang didapatkan oleh para agen ini mulai disebarluaskan kepada para peminjam dana sejak awal Desember lalu. Di setiap kuartal, Sunlight dan Amartha akan menjangkau 20.000 peminjam dana, hingga akhir 2020 nanti mencapai target 80.000 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarinah Akan Dijadikan Pusat UMKM di Pertengahan 2020

Sarinah Akan Dijadikan Pusat UMKM di Pertengahan 2020

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2019 | 15:52 WIB

Mimpi Jokowi Produk UMKM Tanah Air Kalahkan Barang Impor

Mimpi Jokowi Produk UMKM Tanah Air Kalahkan Barang Impor

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2019 | 13:52 WIB

Jokowi Senang Produk UMKM Tanah Air Tampilannya Mulai Kekinian

Jokowi Senang Produk UMKM Tanah Air Tampilannya Mulai Kekinian

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2019 | 11:23 WIB

Terkini

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:18 WIB

Geopolitik Memanas, IHSG Terkoreksi ke Level 7.214

Geopolitik Memanas, IHSG Terkoreksi ke Level 7.214

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:15 WIB

H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram

H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:11 WIB

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal

Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:58 WIB

Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026

Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:51 WIB

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Rapor Bagus PGE Dinilai sebagai Sinyal Positif untuk Pengembangan Energi Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:36 WIB

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:09 WIB

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:57 WIB

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:41 WIB