Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Aneh, Pemerintah Mau Rapat Bahas Pangan Tapi Data Belum Siap

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 26 Desember 2019 | 16:07 WIB
Aneh, Pemerintah Mau Rapat Bahas Pangan Tapi Data Belum Siap
Kepala Bulog, Budi Waseso. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menyebut, karena kurangnya kesiapan data, rapat koordinasi terkait pangan yang semestinya dilaksanakan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terpaksa ditunda.

"Rapat tadi ditunda, (jadinya) minggu depan karena belum ada kesiapan data dari beberapa kementerian," kata Buwas ditemui di lobi Gedung Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Menurut dia, rapat tersebut salah satunya membahas penyerapan beras dari Bulog untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Tapi datanya belum ada, berapa sih sebenarnya yang dibutuhkan. Dari Himbara, datanya belum ada, jadi masih ditunda, minggu depan," ucapnya.

Dia menambahkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sudah mengecek data-data untuk bahan rapat namun masih kurang sehingga rakor tidak bisa ditindaklanjuti.

Sedianya, rapat pangan diadakan pukul 13.00 WIB di Gedung Ali Wardana Kemenko Bidang Perekonomian Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Buwas didampingi Direktur Pengadaan Bachtiar dan Direktur Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Bulog Tri Wahyudi.

Beberapa menteri terkait juga sudah hadir di antaranya Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan sekitar 10 menit kemudian pukul 13.40 WIB, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Sekitar pukul 14.20 WIB, Mendag Kemudian keluar dari gedung bersama Menko PMK Muhadjir Efendy serta beberapa menit kemudian disusul Buwas meninggalkan Gedung Kemenko Perekonomian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

500 Ton Beras Bulog Tak Layak Dikonsumsi Hewan Apalagi Manusia

500 Ton Beras Bulog Tak Layak Dikonsumsi Hewan Apalagi Manusia

Bisnis | Sabtu, 07 Desember 2019 | 18:13 WIB

Sudjiwo Tedjo Sindir 20.000 Ton Beras Turun Mutu Milik Bulog

Sudjiwo Tedjo Sindir 20.000 Ton Beras Turun Mutu Milik Bulog

Bisnis | Selasa, 03 Desember 2019 | 16:12 WIB

Duh, Bulog Pasarkan 20.000 Ton Beras Kualitas Rendah

Duh, Bulog Pasarkan 20.000 Ton Beras Kualitas Rendah

Bisnis | Selasa, 03 Desember 2019 | 11:03 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB