Untuk Selamatkan Jiwasraya, Kementerian BUMN Sedang Menyeleksi Investor

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 19 Januari 2020 | 14:13 WIB
Untuk Selamatkan Jiwasraya, Kementerian BUMN Sedang Menyeleksi Investor
Wakil Menteri BUMN Arya Sinulingga memberikan penjelasan. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengklaim telah mendapatkan sejumlah investor untuk menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya yang terganjal kasus gagal bayar.

Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga mengatakan, saat ini pihaknya telah menyeleksi sejumlah investor tersebut.

"Investor itu ada dari lokal, ada dari asing. Mana yang lebih baik itu akan kita lihat, itu yang kita ambil," kata Arya saat ditemui di Kawasan Wahid Hasyim, Jakarta pada Minggu (19/1/2020).

Dalam proses seleksi itu, Arya mengemukakan pihak-pihak yang tak berwenang diharapkan tidak terlalu banyak bicara terkait polemik ini. Apalagi mengaitkannya dengan politik, karena ditakutkan akan mempengaruhi investor itu sendiri.

"Makanya kita berharap, jangan heboh dengan ini. Kan investor takut dengan kehebohan politik dan kita yakin dengan Kementerian BUMN di panja, itu justru akan membantu dan mensupport mereka. Sehingga mereka yakin bahwa secara hukum, secara politik, mereka didukung," katanya.

Sementara itu, Arya mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk segera mengembalikan uang nasabah Jiwasraya (Persero) pada awal bulan Maret ini.

"Pemerintahan Pak Jokowi komitmen betul dalam mengembalikan para uang nasabah, pemerintah terus berupaya cari uang. Kita berharap dua bulan bisa dibagi secara bertahap, nasabah sudah dikasih bulan awal Maret mulai sudah dibagi bagi (uang nasasah)," katanya.

Untuk diketahui, Kementerian BUMN mengaku sudah memiliki 4 cara bagaimana untuk bisa secepatnya mengembalikan uang para nasabah.

Pertama, restrukturisasi hutang-hutang dari Jiwasraya terutama yang saving plan dan itu yang diharapkan dikuartal pertama bisa diselesaikan.

Kedua, pembentukan holding asuransi yang saat ini tengh dipercepat Kementerian BUMN agar Peraturan Pemerintah (PP) Holding Asuransi ini cepat keluar.

"Enggak bisa holding kalau perum, dia harus PT. Jamkrindo dari perum menjadi PT, habis itu buat PP lebih rumit dikerjakan lagi, tapi ini komitmen pemerintahan Pak Jokowi," kata Arya.

Ketiga, lanjut Arya, pembentukan anak usaha dari Jiwasraya, yakni PT Asuransi Jiwasraya Putera yang pembentukan anak usaha tersebut berasal dari patungan perusahaan BUMN.

Langkah keempat dan terakhir, memanfaatkan kepemilikan portofolio saham-saham Jiwasraya di sejumlah perusahaan terbuka. Sehingga, ketika saham yang dimiliki Jiwasraya mulai merangkak naik, langsung bisa dijual.

"Semua solusi kami cari bagaimana lamgkahnya, kalau persoalan kecil tidak diselesaikan akan menjadi masalah besar, kalau masalah besar di kerjakan akan selesai, yang bahaya kalau masalah tersebut tidak dikerjakan," kata Arya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi VI DPR Siap Dengar Pendapat Soal Kasus Skandal Jiwasraya

Komisi VI DPR Siap Dengar Pendapat Soal Kasus Skandal Jiwasraya

Bisnis | Minggu, 19 Januari 2020 | 14:07 WIB

Enggan Ada Pansus dan Panja dalam Kasus Jiwasraya, Kemen BUMN: Kami Kerja

Enggan Ada Pansus dan Panja dalam Kasus Jiwasraya, Kemen BUMN: Kami Kerja

Bisnis | Minggu, 19 Januari 2020 | 13:45 WIB

Kabar Gembira, Uang Nasabah Jiwasraya Kembali Bertahap di Bulan Maret

Kabar Gembira, Uang Nasabah Jiwasraya Kembali Bertahap di Bulan Maret

Video | Minggu, 19 Januari 2020 | 13:29 WIB

Uang Nasabah Jiwasraya Bakal Dikembalikan, Kemen BUMN: Awal Maret Dibagikan

Uang Nasabah Jiwasraya Bakal Dikembalikan, Kemen BUMN: Awal Maret Dibagikan

Bisnis | Minggu, 19 Januari 2020 | 11:17 WIB

Sandiaga Desak Gelar Audit Forensik Aliran Investasi Jiwasraya dan Asabri

Sandiaga Desak Gelar Audit Forensik Aliran Investasi Jiwasraya dan Asabri

News | Sabtu, 18 Januari 2020 | 22:43 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB