Dana Sawit Capai Rp 35 Triliun, Jokowi: Untuk Apa Disimpan Saja?

Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 31 Januari 2020 | 08:02 WIB
Dana Sawit Capai Rp 35 Triliun, Jokowi: Untuk Apa Disimpan Saja?
Presiden Joko Widodo (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menambah penyaluran dana riset untuk merintis industri katalis minyak nabati di Indonesia.

Hal ini dikatakan Jokowi saat memberikan sambutan dalam Rakornas Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasionas (Kemenristek/BRIN) 2020,

"Dana sawit kita mendekati Rp 35 triliun, untuk apa disimpan saja? Saya sudah perintahkan perbanyak bantuan ke ITB untuk katalis," ujar Jokowi di Graha Widya Bhakti Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek), Serpong Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/1/2020).

Katalis merupakan bahan yang dapat mempercepat dan mengarahkan reaksi kimia. Bahan tersebut merupakan kunci teknologi proses yang digunakan pada berbagai industri mulai dari kimia, petrokimia, pengilangan minyak dan gas, termasuk teknologi energi terbarukan berbasis biomassa dan minyak nabati.

Jokowi pun menyebut saat ini PT Pertamina membutuhkan 50 katalis. Namun hanya tiga katalis yang mampu diproduksi sendiri.

"Saya tahu Pertamina itu butuh 50 katalis. Dan nyaris semua impor. Hanya tiga katalis yang mampu kita produksi sendiri. Padahal kita punya kemampuan produksi katalis itu. Nanti kita tindaklanjuti dalam ratas khusus," ujar Jokowi .

Indonesia kata Jokowi sudah mencanangkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) B30.

B30 merupakan pencampuran antara bahan bakar diesel atau solar dengan FAME (Fatty Acid Methyl Ester) yaitu 70 persen solar dan 30 persen FAME.

Jokowi pun menyebut banyak manfaat terkait penggunaan B30 diantaranya, keuntungan petani sawit, menekan impor minyak, transaksi berjalan dan neraca transaksi berjalan semakin baik.

"Kita ingin bisa produksi dengan bahan produksi sendiri. Dengan membangun industri katalis nasional akan menjamin harga sawit, kemarin B30 kita pakai harga sawit naik. Begitu B30 kita pakai lagi, harga sawit naik semua. Petani kita dapat untung. Impor minyak jadi turun, neraca transaksi berjalan jadi baik, defisit neraca perdagangan juga semakin baik. Seperti ini yang harus diintegrasikan," ucap dia.

Karena itu Jokowi meminta semua pihak mendukung pengembangan industri manufaktur katalis.

"Upaya ini harus didukung penuh. BUMN seperti Pertamina harus berperan lebih besar dalam perkembangan industri katalis ini," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengundang Kepala Tim Riset Katalis ITB Subagjo maju ke depan panggung. Subagjo dan tim adalah tim riset yang mengubah minyak kelapa sawit menjadi solar.

Kepada Jokowi, Subagjo menuturkan selama ini Pertamina sudah memberikan sebuah alat seharga Rp 8 miliar. Sementara BPDPKS memberikan dana riset sebanyak Rp 46 miliar.

"Sebelumnya kita dapat bantuan cuma dapat 1 juta, jadi Rp 46 miliar itu kami rasa sangat besar. Baiklah selanjutnya kami butuh sangat besar," kata Subagjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tilik Hasil Uji Jalan B30 Selama 2019, Kementerian ESDM Pastikan Ini

Tilik Hasil Uji Jalan B30 Selama 2019, Kementerian ESDM Pastikan Ini

Otomotif | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:00 WIB

Tak Hanya Diambil Getahnya, Biji Karet Ternyata Bisa Jadi Biodiesel

Tak Hanya Diambil Getahnya, Biji Karet Ternyata Bisa Jadi Biodiesel

Bisnis | Senin, 20 Januari 2020 | 13:02 WIB

Menelaah Strategi Pemerintah Indonesia Menghadapi Embargo Minyak Sawit

Menelaah Strategi Pemerintah Indonesia Menghadapi Embargo Minyak Sawit

Your Say | Jum'at, 17 Januari 2020 | 12:43 WIB

Terkini

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:33 WIB

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:30 WIB

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:20 WIB

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:14 WIB

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:13 WIB

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:03 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:59 WIB

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:43 WIB

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:41 WIB