Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Hanya di Indonesia Cek Corona di Tenda RS Ditagih Rp 700 Ribu

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Selasa, 17 Maret 2020 | 07:15 WIB
Hanya di Indonesia Cek Corona di Tenda RS Ditagih Rp 700 Ribu
Marzuki Ali. (Suara.com/Cholas Tolen)

Suara.com - Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie mengungkapkan bahwa tetangganya ada yang periksa virus corona (COVID-19). Meski baru menunggu di tenda karena ramai, namun tetangganya itu harus membayar Rp 700 ribu.

Menurut Marzuki Alie, pengalaman tetangganya itu serupa dengan nasib wanita yang mengaku Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona yang dilepas rumah sakit tanpa pengawasan.

Melalui unggahan di akun Twitternya, @marzukialie_MA, Senin (16/3/2020), Marzuki menceritakan pengalaman tetangganya tersebut. Ia juga mengunggah video wanita PDP virus corona yang dilepas rumah sakit.

"Ini testimoni, tadi malam faktanya. Tetangga saya, ada tanda-tanda Covid-19, saya suruh langsung ke UGD RS Jatinegara. Ramai sekali, disuruh tunggu di tenda," tulis Marzuki yang juga menyebut akun Twitter Presiden Jokowi, Kementerian Kesehatan dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Cek temperatur, darah rontgen, ada indikasi disuruh isolasi mandiri, bayar Rp 700 ribu. Apa semua mampu? Pikirkan."

Marzuki mengaku cerita ini bukan berita bohong atau hoaks. Ia mempersilahkan mengecek ke rumah sakit yang bersangkutan.

"Saya gak akan buat hoax, datanglah ke RS Jatinegara. Dan Pemerintah memang menjelaskan harus bayar, kecuali yang diisolasi di RS, itu bebas. Padahal kuncinya adalah pemeriksaan awal," kata Marzuki kepada warganet yang meragukan ceritanya.

Marzuki Alie cerita tetangganya periksa virus corona bayar Rp 700 ribu dan tunggu di tenda (twitter/@marzukialie_MA)
Marzuki Alie cerita tetangganya periksa virus corona bayar Rp 700 ribu dan tunggu di tenda (twitter/@marzukialie_MA)

Terkait video yang diunggah dalam cuitannya, Marzuki mengatakan bahwa pengakuan wanita itu memiliki kesamaan dengan fakta yang dialami tetangganya.

"Dia buat video secara terbuka, dan tidak ditutupi, gampang dicari, artinya dia berani tanggung jawab. Saya menyampaikan apa yang terjadi tadi malam karena saya lihat ada korelasinya. Jadi 2 hal yang berbeda kebetulan substansi sama," ucap Marzuki.

baca juga

Ia pun mengaku tetangganya telah menghubungi Call Center 112 untuk mencari arahan soal virus corona. Jawabannya, justru diminta ke puskesmas.

"Sudah telp (112), arahannya ya begitu, disuruh datang ke puskesmas terdekat. RS aja layanannya begitu apalagi puskesmas," ujar Marzuki.

Beberapa warganet yang berkomentar di cuitan Marzuki Alie berpendapat bahwa kejadian semacam ini harus menjadi sorotan.

PDP Corona Dilepas Tanpa Pengawasan

Seorang wanita yang mengaku Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona baru atau COVID-19 mengeluh karena dilepas rumah sakit tanpa pengawasan.

Ia heran dengan keputusan rumah sakit yang memintanya mencari rumah sakit rujukan sendiri tanpa didampingi petugas medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

27 Warga Positif Corona Tersebar di Medsos, Walkot Depok: Klarifikasi Dulu

27 Warga Positif Corona Tersebar di Medsos, Walkot Depok: Klarifikasi Dulu

Jabar | Senin, 16 Maret 2020 | 22:17 WIB

Ajak Kerja dari Rumah, Mendikbud: Corona Bukan Virus yang Bisa Diremehkan

Ajak Kerja dari Rumah, Mendikbud: Corona Bukan Virus yang Bisa Diremehkan

News | Senin, 16 Maret 2020 | 22:15 WIB

STOP PRESS! Positif Corona, Satu Warga Pondok Aren Meninggal Senin Sore

STOP PRESS! Positif Corona, Satu Warga Pondok Aren Meninggal Senin Sore

Banten | Senin, 16 Maret 2020 | 22:10 WIB

Terkini

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

×