Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

MPMX Catatkan Pendapatan Rp 16,8 Triliun Hingga Akhir 2019

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2020 | 15:39 WIB
MPMX Catatkan Pendapatan Rp 16,8 Triliun Hingga Akhir 2019
Ilustrasi laporan keuangan. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) perusahaan konsumer otomotif dan transportasi melaporkan kinerja Perseroan tahun finansial 2019 dengan hasil yang menunjukkan pertumbuhan berlanjut dari kinerja pada akhir 2018.

Perseroan melanjutkan momentum pertumbuhannya dengan membukukan pendapatan konsolidasi 2019 tumbuh sebesar 6 persen atau senilai Rp 16,8 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu Rp 15,9 triliun.

Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 433 miliar, merupakan laba
tertinggi dalam 5 tahun terakhir (tidak termasuk keuntungan luar biasa di tahun 2018 yang diperoleh
dari divestasi bisnis pelumas) didorong oleh pertumbuhan laba dari anak perusahaan, penurunan biaya bunga dan penghentian beberapa bisnis yang tidak menguntungkan.

Pencapaian kinerja keuangan di tahun 2019 ditopang oleh hasil kinerja yang baik dari beberapa anak perusahaan. Di segmen distribusi, ritel dan aftermarket, MPMulia membukukan pertumbuhan penjualan dan laba yang solid selama periode pelaporan dan terus mempertahankan posisi pangsa pasar yang kuat di wilayah Jawa Timur dan NTT.

Sedangkan untuk MPMParts dan Bidbox.id akan terus berupaya meningkatkan kinerja perusahaan dengan memperkuat kemampuan kompetitifnya dan berfokus pada efisiensi operasional dan produktivitas penjualan.

Anak perusahaan yang berfokus pada layanan keuangan yaitu MPMInsurance berhasil mempertahankan kinerja yang sehat dan mendapatkan rekognisi dan penghargaan seperti “Best General Insurance 2019”.

Sementara JACCS MPMFinance juga mendapatkan penghargaan “The Best Performing Multifinance 2019” berdasarkan kinerja keuangan tahun 2017-2019 dengan kategori aset Rp 10 Triliun.

Adapun untuk segmen transportasi, upaya yang baik telah menunjukkan peningkatan dan perbaikan di MPMRent yang berdampak pada keseluruhan profitabilitas Perseroan.

MPMRent akan terus meningkatkan kinerja perusahaan dengan berfokus kepada strategi pemasaran, strategi penetapan harga, memanfaatkan teknologi dan data untuk menawarkan layanan penyewaan.

“Fokus kami untuk memperhatikan portofolio Perseroan dengan sangat cermat dan dengan mengambil beberapa langkah penting yaitu restrukturisasi dan perampingan beberapa bisnis yang tidak menguntungkan di tahun 2018 telah terbayarkan dan membuat kemajuan nyata ditandai dengan meningkatnya keseluruhan profitabilitas Perseroan,” kata Group Chief Executive Officer MPMX, Suwito Mawarwati dalam keterangannya, Selasa (31/3/2020).

“Lini bisnis yang beragam dan melingkupi hulu hingga hilir yang dimiliki oleh Grup MPM memberikan keuntungan dan kompetensi bagi Perseroan karena setiap segmen bisnis dapat saling melengkapi. Ini merupakan kekuatan Perseroan yang kami yakini masih memiliki potensi kuat untuk pertumbuhan lebih lanjut. Ke depannya, untuk menjaga momentum ini, kami akan secara konsisten memastikan bahwa cost leadership, peningkatan produktivitas, dan pertumbuhan positif arus kas operasional diimplementasikan secara terus menerus dan berkelanjutan di seluruh lini bisnis Perseroan,” Suwito menambahkan.

Selain memperkuat lini bisnis yang ada saat ini, Perseroan secara konsisten terus mencari peluang merger dan akuisisi di industri transportasi untuk mengembangkan bisnis secara non-organik yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Investasi ini harus disertai dengan penilaian yang matang, memperhitungkan proposisi bisnis yang sehat, dan bersinergi dengan platform yang telah ada, dan dengan modal belanja yang ringan.

Sebagai komitmen berkelanjutan untuk memberikan penghargaan kepada pemegang saham, pada tahun 2019, Perseroan telah membagikan dividen Rp 480 per saham untuk tahun buku 2018 yang merupakan rekor dalam pembagian dividen Perseroan.

"Perseroan akan terus berupaya memberikan pengembalian yang maksimal kepada pemegang saham berupa pembagian dividen secara konsisten dalam jangka panjang," pungkas Suwito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendapatan Tak Menentu? Simak, Begini Cara Atur Uangnya!

Pendapatan Tak Menentu? Simak, Begini Cara Atur Uangnya!

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2020 | 21:04 WIB

Jangan Abaikan Nasihat Pengelola Keuangan Ini Sebelum Mulai Investasi

Jangan Abaikan Nasihat Pengelola Keuangan Ini Sebelum Mulai Investasi

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2020 | 13:05 WIB

Pendapatan Youtube di Kuartal IV 2019 Tembus Rp 644 Triliun

Pendapatan Youtube di Kuartal IV 2019 Tembus Rp 644 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2020 | 07:19 WIB

Terkini

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:37 WIB

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:58 WIB

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB