Pemerintah Akhirnya Putuskan Mudik Lebaran Tak Dilarang

Kamis, 02 April 2020 | 14:08 WIB
Pemerintah Akhirnya Putuskan Mudik Lebaran Tak Dilarang
Ilustrasi pemudik menaiki kereta api. (Antara)

Suara.com - Kementerian Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan larangan mudik.

Dengan begitu, masyarakat masih diperbolehkan untuk pergi ke kampung halamannya.

Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Marves, Ridwan Djamaluddin mengatakan, meski belum melarang, pemerintah tetap mengendalikan pergerakan orang agar penyebaran Virus Corona dari orang yang mudik tak makin meluas.

"Tadi sementara hasil ratas, pemerintah tidak akan melarang mudik. Tidak secara keras tapi akan dikendalikan. Memastikan yang akan pulang bersih (Virus Corona)," ujar Ridwan kepada wartawan lewat Video Conference di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Ridwan menjelaskan, implementasi pengendalian itu misalnya akan ada jarak penumpang setiap angkutan transportasi. Selain itu, angkutan transportasi tak akan dibiarkan penuh sesak.

Dalam hal ini, tambah Ridwan, harus siap akan fasilitas kesehatan dengan adanya masyarakat yang kembali ke daerah asalnya.

"Sekarang dengan kebijakan belum ada pelarangan. Daerah harus lebih siap. Ini harus diwujudkan dengan kesiapan fasilitas kesehatan lebih baik," ucap dia.

Terkait hal tersebut, Presiden Joko Widodo mewacanakan untuk mengganti hari libur nasional Idul Fitri di hari lain menyusul terjadinya pandemi Covid-19 atau virus corona.

Dalam rapat terbatas bersama menterinya, Jokowi sapaan akrab Presiden Joko Widodo mengatakan, penggantian atau pergeseran hari libur itu merupakan salah satu skenario pemerintah untuk mengantisipasi arus mudik nanti.

Baca Juga: Biar Warga Bisa Mudik, Jokowi akan Ganti Libur Idul Fitri 2020

Hal itu, kata dia, juga dilakukan untuk menenangkan masyarakat.

Selain itu, Jokowi menginginkan menterinya memberikan fasilitas arus mudik kepada masyarakat dan penggratisan tempat wisata di daerah pada pengganti hari libur nasional nantinya.

"Ini bisa dibicarakan," kata Jokowi sebagaimana dilansir dari Kantor Berita Anadolu, Rabu (2/4/2020).

Skenario lain untuk melakukan pembatasan pergerakan orang, Jokowi meminta adanya penerapan protokol kesehatan yang lebih tegas dan disiplin untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

"Dan kalau kita lihat dengan musim yang ada sekarang saya kira cuaca juga sangat mempengaruhi penyebaran Covid-19 ini," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI