Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

114 Saham Terbakar, IHSG Dibuka Melemah di Level 5.249

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 04 September 2020 | 09:17 WIB
114 Saham Terbakar, IHSG Dibuka Melemah di Level 5.249
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini Jumat (4/9/2020) dibuka anjlok cukup dalam ke level 5.249. Melansir data RTI, IHSG diawal perdagangan ambles 33 poin ke level 5.249 atau melemah 0,64 persen.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, nampaknya investor perlu mengencangkan sabuk pengaman menyusul cukup tajamnya kejatuhan Indeks Dow Jones semalam sebesar 2,77 persen seiring aksi profit taking atas saham-saham berbasis teknologi.

Dan jika dikombinasikan dengan turunnya EIDO sebesar 1,53 persen serta turunnya sejumlah harga komoditas seperti emas dan minyak berpotensi menjadi sentimen negatif pemberat IHSG yang diperkirakan berpeluang turun dalam perdagangan Jumat ini.

"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5.240 - 5.326 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah MBAP, BBNI, AALI, ICBP, UNVR, BBRI, GGRM, JPFA, ADRO, INDF," kata Edwin dalam analisanya, Jumat (4/9/2020).

Sementara itu, mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah. Bursa saham benua kuning bergerak bervariasi pada perdagangan kamis kemarin.

Indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 0,45 persen, lalu indeks Shanghai ditutup melemah ,0,58 persen dan Indeks Kospi ditutup menguat 1,33 persen.

Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar 2,78 persen di level 28,292 hal ini sejalan dengan pelemahan S&P 500 sebesar 3,51 persen.

Wall Street ditutup melemah dikarenakan aksi profit taking di tengah data tenaga kerja AS yang mengajukan tunjangan pengangguran sebanyak 881.000 orang hal ini lebih baik dari perkiraan pasar yang diekspektasikan akan mencapai 950.000 orang.

Dari pasar komoditi, harga batubara melemah sebesar 1,56 persen harga emas melemah 1,28 persen dan harga minyak mentah WTI Crude Oil melemah 2,92 persen.

Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah sebesar 0,59 persen ke level 5.280. Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa saham AS yang ditutup melemah signifikan membawa sentimen negatif untuk perdagangan hari ini.

Selain itu pergerakan dari harga komoditas yang cukup volatile menarik untuk dicermati, terakhir dari dalam negeri perkembangan perubahan peraturan pengganti undang-undang tentang independensi Bank Indonesia masih menjadi perhatian investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah Jelang Akhir Pekan Ini

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah Jelang Akhir Pekan Ini

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 06:48 WIB

IHSG Dibuka Bergerak Menguat ke Level 5.318

IHSG Dibuka Bergerak Menguat ke Level 5.318

Bisnis | Kamis, 03 September 2020 | 09:33 WIB

Peluang Kenaikan IHSG Masih Terbuka Lebar

Peluang Kenaikan IHSG Masih Terbuka Lebar

Bisnis | Kamis, 03 September 2020 | 07:32 WIB

Terkini

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB