Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

114 Saham Terbakar, IHSG Dibuka Melemah di Level 5.249

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 04 September 2020 | 09:17 WIB
114 Saham Terbakar, IHSG Dibuka Melemah di Level 5.249
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini Jumat (4/9/2020) dibuka anjlok cukup dalam ke level 5.249. Melansir data RTI, IHSG diawal perdagangan ambles 33 poin ke level 5.249 atau melemah 0,64 persen.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, nampaknya investor perlu mengencangkan sabuk pengaman menyusul cukup tajamnya kejatuhan Indeks Dow Jones semalam sebesar 2,77 persen seiring aksi profit taking atas saham-saham berbasis teknologi.

Dan jika dikombinasikan dengan turunnya EIDO sebesar 1,53 persen serta turunnya sejumlah harga komoditas seperti emas dan minyak berpotensi menjadi sentimen negatif pemberat IHSG yang diperkirakan berpeluang turun dalam perdagangan Jumat ini.

"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5.240 - 5.326 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah MBAP, BBNI, AALI, ICBP, UNVR, BBRI, GGRM, JPFA, ADRO, INDF," kata Edwin dalam analisanya, Jumat (4/9/2020).

Sementara itu, mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah. Bursa saham benua kuning bergerak bervariasi pada perdagangan kamis kemarin.

Indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 0,45 persen, lalu indeks Shanghai ditutup melemah ,0,58 persen dan Indeks Kospi ditutup menguat 1,33 persen.

Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar 2,78 persen di level 28,292 hal ini sejalan dengan pelemahan S&P 500 sebesar 3,51 persen.

Wall Street ditutup melemah dikarenakan aksi profit taking di tengah data tenaga kerja AS yang mengajukan tunjangan pengangguran sebanyak 881.000 orang hal ini lebih baik dari perkiraan pasar yang diekspektasikan akan mencapai 950.000 orang.

Dari pasar komoditi, harga batubara melemah sebesar 1,56 persen harga emas melemah 1,28 persen dan harga minyak mentah WTI Crude Oil melemah 2,92 persen.

Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah sebesar 0,59 persen ke level 5.280. Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa saham AS yang ditutup melemah signifikan membawa sentimen negatif untuk perdagangan hari ini.

Selain itu pergerakan dari harga komoditas yang cukup volatile menarik untuk dicermati, terakhir dari dalam negeri perkembangan perubahan peraturan pengganti undang-undang tentang independensi Bank Indonesia masih menjadi perhatian investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah Jelang Akhir Pekan Ini

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah Jelang Akhir Pekan Ini

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 06:48 WIB

IHSG Dibuka Bergerak Menguat ke Level 5.318

IHSG Dibuka Bergerak Menguat ke Level 5.318

Bisnis | Kamis, 03 September 2020 | 09:33 WIB

Peluang Kenaikan IHSG Masih Terbuka Lebar

Peluang Kenaikan IHSG Masih Terbuka Lebar

Bisnis | Kamis, 03 September 2020 | 07:32 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB