Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

4 Dampak Resesi dan Strategi Mengatasinya

Rifan Aditya

Rabu, 23 September 2020 | 19:47 WIB
4 Dampak Resesi dan Strategi Mengatasinya
Ilustrasi ekonomi menurun - resesi (Gerd Altmann/Pixabay)

Suara.com - Jika sebelumnya Suara.com telah mengulas penyebab resesi dalam artikel "5 Penyebab Resesi", artikel kali ini akan membahas seputar dampak resesi dan strategi mengatasinya.

Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati sepertinya tengah memberi sinyal resesi yang akan melanda Indonesia.  Pemerintah menyebut perekonomian masih berat untuk bergerak dan keluar dari krisis Covid-19. Proyeksi pertumbuhan bahkan diturunkan kembali ke rentang -1,7 persen hingga -0,6 persen sepanjang tahun ini.

Resesi ekonomi terjadi ketika aktivitas ekonomi yang melemah secara signifikan dalam rentang waktu yang cukup lama. Kondisi ini umumnya ditandai dengan penurunan PDB dalam dua kuartal berturut-turut.

Lalu, apa dampak resesi? Berikut penjelasannya.

1. Meningkatnya Angka Pengangguran

Resesi biasanya bersifat destruktif dan berpotensi menciptakan pengangguran. Hal ini terjadi karena beberapa perusahaan akan mencoba untuk mengurangi biaya produksi, termasuk gaji pegawai. Alhasil, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan semakin meningkat. Para lulusan baru juga kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan karena perusahaan akan mengurangi perekrutan pegawai baru.

2. Menurunnya Pendapatan dan Daya Beli

Ketika tingkat pengangguran tinggi, daya beli masyarakat akan semakin menurut. Jika daya beli masyarakat menurun, imbasnya akan mengarah pada kebangkrutan di banyak sektor usaha. Dalam kasus resesi 2020, sektor usaha yang diprediksi paling terkena dampak adalah sektor rekreasi dan pariwisata.

3. Menurunnya Akses Pendidikan dan Kesehatan

baca juga

Menurunnya pendapatan dan daya beli juga berbanding lurus dengan menurunnya akses layanan pendidikan dan kesesatan. Dampak ini akan sangat terasa bagi mahasiswa yang semakin kesulitan membayar uang kuliah serta masyarakat yang tidak memiliki asuransi kesehatan.

4. Meningkatnya Ketimpangan Ekonomi dan Kemiskinan

Saat menghadapi resesi, ketimpangan ekonomi dan kemiskinan cenderung akan memburuk. Hal ini karena sebagian besar pegawai yang di PHK adalah mereka yang berasal dari kelas menengah ke bawah.

Jika pendapatan kelompok masyarakat kelas menengah ke bawah menurun, tentunya ketimpangan ekonomi akan semakin memburuk. Kondisi ini berpotensi memunculkan orang miskin baru dan meningkatkan angka kriminalitas.

Resesi Memberikan Dampak Positif?

Dibalik dampak negatif dari resesi, secara ironis kondisi ini juga memberikan dampak positif di beberapa sektor. Misalnya, di awal tahun 2020 lalu, terlihat adanya penurunan tajam polusi udara di negara-negara berpenduduk padat seperti China dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Corona, Kondisi Ekonomi Terburuk Sejak Perang Dunia ke II

Akibat Corona, Kondisi Ekonomi Terburuk Sejak Perang Dunia ke II

Bisnis | Rabu, 23 September 2020 | 15:15 WIB

5 Penyebab Resesi, Apakah Akan Terjadi di Indonesia?

5 Penyebab Resesi, Apakah Akan Terjadi di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 17:13 WIB

Sri Mulyani Beri Sinyal Resesi Bakal Melanda Indonesia

Sri Mulyani Beri Sinyal Resesi Bakal Melanda Indonesia

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 15:18 WIB

Terkini

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:02 WIB

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

×