Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pulihkan Ekonomi Daerah, Menperin Dukung Program BBK Murah

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 27 September 2020 | 15:05 WIB
Pulihkan Ekonomi Daerah, Menperin Dukung Program BBK Murah
Menperin Agus Gumiwang. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemeperin) mengapresiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang telah melakukan langkah sinergi dengan pemerintah terkait upaya pemulihan ekonomi nasional.

Sebab, upaya strategis tersebut diyakini dapat menarik investasi baru sekaligus menjadi stimulus untuk membangkitkan ekonomi daerah di tengah tekanan dampak Pandemi Covid-19.

"Kami menyambut baik salah satu program yang dicanangkan oleh Kadin Indonesia melalui Kadin Kepri, yakni Batam Bintan Karimun (BBK) Murah. Kami melihat bahwa program ini akan berdampak positif pada upaya pemulihan ekonomi khususnya di Provinsi Kepulauan Riau," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Bintan, Kepulauan Riau, dalam keterangan persnya di Jakarta pada Minggu (27/9/2020).

Menurut Agus, program BBK Murah bakal menjadi daya tarik bagi para investor. Sebab, nilai UMP dan UMK di BBK terbilang kompetitif, serta harga sewa lahan dan pabrik siap pakai di Kawasan Industri BBK juga sangat bersaing dengan harga lahan kawasan industri khususnya di Jawa, tuturnya.

Di samping itu, kegiatan produksi di Batam cenderung memiliki harga lebih terjangkau. Kemudian, biaya infrastruktur dasar seperti gas, listrik dan pelabuhan juga sangat bersaing.

"Kami mendorong agar dilakukan sinergi dalam mendukung program ini, baik tingkat kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maupun pengusaha dan asosiasi industri," imbuhnya.

Menteri AGK menambahkan, adanya program BBK Murah ini, pemerintah bersama stakeholders juga siap menyediakan insentif yang dibutuhkan para investor seperti keringanan pajak dan retribusi daerah, sewa lahan yang murah, kemudahan perizinan, stimulus bagi IKM, dan cicilan uang wajib tahunan (UWT) BP Batam.

Hal senada disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pihaknya berharap BP Kawasan dan pemerintah daerah bersama-sama menyukseskan program BBK Murah ini, dengan memberikan insentif pajak daerah, layanan utilitas terjangkau, pelayanan perizinan mudah dan tidak berbelit, serta dukungan keamanan yang memberikan rasa nyaman bagi investor.

"Pengembangan industri berbasis klaster melalui Super Hub di daerah-daerah tersebut akan mendorong pemerataan ekonomi antar daerah," ujarnya.

Menurut Airlangga, hingga kini tercatat 11 perusahaan yang telah bernegosiasi final, dengan nilai investasi yang ditargetkan sebesar 550 juta dolar AS dan tenaga kerja yang akan diserap mencapai 1.500 orang.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengungkapkan, pihaknya tetap semangat untuk melakukan terobosan dan jemput bola kepada para investor di luar negeri, meski di masa Covid-19 tantangannya besar.

"Investasi yang masuk ke Indonesia ditujukan untuk penciptaan lapangan kerja, terutama pada masa pandemi ini. Untuk program BBK Murah tak hanya berupa sewa lahan gratis, tapi juga dari segi insentif. Hal itu akan meningkatkan iklim usaha menjadi lebih baik," jelasnya.

Ketua Kadin Kepulauan Riau, Akhmad Maruf Maulana mengatakan, program BBK Murah merupakan paket stimulus berupa pemberian sewa lahan gratis selama lima tahun di lokasi yang berada di wilayah FTZ Batam, Bintan, Karimun dan Tanjung Pinang.

Murah dalam arti terjangkau dan juga memiliki nilai kompetitif yang lebih baik dengan dukungan insentif yang melekat dalam status FTZ di BBK.

Lahan yang sudah tersedia antara lain sekitar 50 hektar di FTZ Batam, 500 hektar di Karimun, dan 1.000 hektar di Bintan, sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Bahagia! Satu Perusahaan Asal China akan Pindah ke Pati

Kabar Bahagia! Satu Perusahaan Asal China akan Pindah ke Pati

Jawa Tengah | Sabtu, 26 September 2020 | 16:30 WIB

Omnibus Law Diharapkan Jadi Pendongkrak Investasi di Tengah Pandemi

Omnibus Law Diharapkan Jadi Pendongkrak Investasi di Tengah Pandemi

Bisnis | Kamis, 24 September 2020 | 15:55 WIB

Kesalahan Komunikasi Jadi Penyebab Investasi Asing Gagal Masuk RI

Kesalahan Komunikasi Jadi Penyebab Investasi Asing Gagal Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 18 September 2020 | 09:24 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB