Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Bubarkan Merpati, Erick Thohir Ingin Bentuk Holding Sektor Penerbangan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:12 WIB
Bubarkan Merpati, Erick Thohir Ingin Bentuk Holding Sektor Penerbangan
Menteri BUMN Erick Thohir di acara Kick Andy. (YouTube/metrotvnews)

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir berencana membubarkan atau melikuidasi 14 BUMN yang salah satunya adalah PT Merpati Airlines. Belum usai wacana tersebut, Erick Thohir kini berencana membentuk holding BUMN industri penerbangan.

Awalnya nama holding tersebut yaitu, holding aviasi dan pariwisata, tapi kini holding tersebut telah berganti nama menjadi holding pariwisata dan pendukung.

Direktur Keuangan PT Angkasa Pura I (Persero) Andi S Bratamihardja mengatakan, anggota holding tersebut nantinya BUMN-BUMN yang terkait aviasi, pariwisata, dan ritel.

Saat ini, lanjutnya, proses holding tersebut tengah mempersiapkan wadah, struktur holding, hingga perencanaan terkait rute-rute pilihan.

"AP I adalah salah satu calon anggota dari holding yang sekarang namanya (holding) parawisata dan pendukung. Tadinya namanya holding aviasi dan pariwisata. Tapi dari surat terakhir dari shareholder, Kementerian BUMN namanya adalah holding parawisata dan pendukung," ujar Andi dalam sebuah diskusi secara virtual, Kamis (1/10/2020).

Selain menyiapkan struktur, lanjut Andi, para BUMN juga diminta memiliki terobosan atau inisiatif yang akan dijalankan saat holding tersebut dibentuk.

Ia menjelaskan, misalnya bersinergi dengan lembaga-lembaga pemerintah dalam meningkatkan kinerja BUMN.

"Ada yang short term, pemulihannya seperti apa dan menciptakan medium term, long term demand. Yang akan memperbaiki kinerja dari airlines, bandara dan dari retail dan pariwisata," ucap dia.

Menurut Andi, saat ini pekerjaan rumah yaitu proses transfer dari kepemilikan negara menjadi dimiliki perusahaan holding.

baca juga

Kendati begitu, tutur dia, saat ini telah ditentukan siapa yang akan menjadi induk dari holding pariwisata dan pendukung. Namun, Andi tak merinci siapa BUMN yang jadi induk holding tersebut.

"Yang lagi disiapkan tentunya rumahnya itu harus bersih dari pihak ketiga. Sementara kita harus jelas berapa nilai saham yang akan dialihkan dari pemerintah ke perusahaan holding. Jadi itu PR yang sedang dilaksanakan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Bubarkan 14 BUMN, Arya Sinulingga: Masih Lama

Erick Thohir Bubarkan 14 BUMN, Arya Sinulingga: Masih Lama

Bisnis | Rabu, 30 September 2020 | 16:10 WIB

Erick Thohir Akan Bubarkan Sejumlah Perusahaan BUMN, Salah Satunya Merpati

Erick Thohir Akan Bubarkan Sejumlah Perusahaan BUMN, Salah Satunya Merpati

Sulsel | Rabu, 30 September 2020 | 15:42 WIB

14 Perusahaan BUMN akan Dibubarkan, PT Merpati Salah Satunya

14 Perusahaan BUMN akan Dibubarkan, PT Merpati Salah Satunya

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2020 | 13:57 WIB

Terkini

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB