Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Serapan Anggaran PEN Masih Minim, Belum Sampai Setengahnya

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:27 WIB
Serapan Anggaran PEN Masih Minim, Belum Sampai Setengahnya
Budi Gunadi Sadikin (kiri berbicara melalui mic) dan Kartika Wirjoatmodjo ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menyebut pemerintah terus menggenjot penyerapan anggaran PEN sebanyak Rp 695,2 triliun.

Budi yang juga Wakil Menteri BUMN memaparkan hingga akhir minggu kedua Oktober ini dana PEN telah terserap sebanyak Rp 344,43 triliun atau 49,5 persen dari pagu anggaran Rp 695,2 triliun.

"Sampai akhir september di kuartal III kita sudah berhasil menyalurkan Rp 100 triliun dan sampai minggu kedua oktober kemarin kita sudah berhasil menyalurkan Rp 344,43 triliun atau hampir 50 persen dari total anggaran Rp 695,2 triliun," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/10/2020).

Jika dirinci dari dana tersebut, penyerapan yang masih rendah pada program insentif usaha yang baru terserap Rp 29,68 triliun atau 24,61 persen dari pagu sebesar Rp 120,61 triliun.

Kemudian disusul oleh, program Sektoral, Kementerian/Lembaga, dan Pemda yang penyerapan baru 26,39 persen atau terserap Rp 28 triliun dari pagu Rp 106,11 triliun.

Menurut Budi, penyerapan pada program Sektoral, Kementerian/Lembaga, dan Pemda bisa didorong program dari Kemenparekraf.

"Kebetulan program yang penyerapannya masih rendah kami mengharapkan dengan adanya inisiatif yang bagus dari Kemenparekraf akan bisa membantu penyerapan anggaran pada sektor itu," ucap Mantan Dirut Bank Mandiri ini.

Selanjutnya, program yang penyerapannya masih rendah yaitu pada program kesehatan di mana penyerapannya baru 31,78 persen.

Sementara, untuk program perlindungan sosial dan UMKM telah sesuai harapan pemerintah yang mana penyerapannya di atas 70 persen.

Dalam hal ini, Budi menargetkan, penyerapan anggaran pada bulan ini bisa mencapai Rp 100 triliun. Hal ini agar bisa mengerek pertumbuhan perekonomian di kuartal III.

"Jadi kita harapkan 4 program utama kita bisa menyalurkan Rp 150 triliun dalam 3 bulan pertama, dan dalam 2 minggu ini jadi Rp 170 triliun. Kita harapkan bisa menyalurkan Rp 100 triliun sampai akhir desember sehingga bisa menopang pertumbuhan ekonomi di kuartal IV," pungkas Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polis Jiwasraya Akan Dipindahkan ke Perusahaan Asuransi Baru IFG Life

Polis Jiwasraya Akan Dipindahkan ke Perusahaan Asuransi Baru IFG Life

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Di Masa Covid-19, Pemerintah Berupaya Tekan Peningkatan Angka Kemiskinan

Di Masa Covid-19, Pemerintah Berupaya Tekan Peningkatan Angka Kemiskinan

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:14 WIB

Jokowi: Vaksin Covid-19 Gratis untuk Rakyat Jadi Urusan Menkes

Jokowi: Vaksin Covid-19 Gratis untuk Rakyat Jadi Urusan Menkes

Jogja | Senin, 19 Oktober 2020 | 12:54 WIB

Terkini

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:39 WIB

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:35 WIB

Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak

Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:34 WIB

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB

Prabowo Mau Alutsista Makin Kuat, Purbaya: Anggaran Ada, Jumlahnya Rahasia

Prabowo Mau Alutsista Makin Kuat, Purbaya: Anggaran Ada, Jumlahnya Rahasia

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:17 WIB