alexametrics

Serapan Anggaran PEN Masih Minim, Belum Sampai Setengahnya

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Serapan Anggaran PEN Masih Minim, Belum Sampai Setengahnya
Budi Gunadi Sadikin (kiri berbicara melalui mic) dan Kartika Wirjoatmodjo ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menyebut pemerintah terus menggenjot penyerapan anggaran PEN sebanyak Rp 695,2 triliun.

Suara.com - Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menyebut pemerintah terus menggenjot penyerapan anggaran PEN sebanyak Rp 695,2 triliun.

Budi yang juga Wakil Menteri BUMN memaparkan hingga akhir minggu kedua Oktober ini dana PEN telah terserap sebanyak Rp 344,43 triliun atau 49,5 persen dari pagu anggaran Rp 695,2 triliun.

"Sampai akhir september di kuartal III kita sudah berhasil menyalurkan Rp 100 triliun dan sampai minggu kedua oktober kemarin kita sudah berhasil menyalurkan Rp 344,43 triliun atau hampir 50 persen dari total anggaran Rp 695,2 triliun," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/10/2020).

Jika dirinci dari dana tersebut, penyerapan yang masih rendah pada program insentif usaha yang baru terserap Rp 29,68 triliun atau 24,61 persen dari pagu sebesar Rp 120,61 triliun.

Baca Juga: Majukan Ekonomi Nasional, Dirjen PEN Lepas 8 Kontainer Ekspor dari Bantul

Kemudian disusul oleh, program Sektoral, Kementerian/Lembaga, dan Pemda yang penyerapan baru 26,39 persen atau terserap Rp 28 triliun dari pagu Rp 106,11 triliun.

Menurut Budi, penyerapan pada program Sektoral, Kementerian/Lembaga, dan Pemda bisa didorong program dari Kemenparekraf.

"Kebetulan program yang penyerapannya masih rendah kami mengharapkan dengan adanya inisiatif yang bagus dari Kemenparekraf akan bisa membantu penyerapan anggaran pada sektor itu," ucap Mantan Dirut Bank Mandiri ini.

Selanjutnya, program yang penyerapannya masih rendah yaitu pada program kesehatan di mana penyerapannya baru 31,78 persen.

Sementara, untuk program perlindungan sosial dan UMKM telah sesuai harapan pemerintah yang mana penyerapannya di atas 70 persen.

Baca Juga: Kinerja Manufaktur Positif, Menperin Sebut Kebijakan PEN Berjalan Baik

Dalam hal ini, Budi menargetkan, penyerapan anggaran pada bulan ini bisa mencapai Rp 100 triliun. Hal ini agar bisa mengerek pertumbuhan perekonomian di kuartal III.

"Jadi kita harapkan 4 program utama kita bisa menyalurkan Rp 150 triliun dalam 3 bulan pertama, dan dalam 2 minggu ini jadi Rp 170 triliun. Kita harapkan bisa menyalurkan Rp 100 triliun sampai akhir desember sehingga bisa menopang pertumbuhan ekonomi di kuartal IV," pungkas Budi.

Komentar