Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

BRI Alokasikan Capex Hingga 4 Persen dari Total Pendapatan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 02 November 2020 | 12:25 WIB
BRI Alokasikan Capex Hingga 4 Persen dari Total Pendapatan
Bank BRI. (Dok : BRI).

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengalokasikan hingga 4 persen dari total pendapatan perusahaan untuk belanja modal dalam rangka akselerasi transformasi digital, termasuk di dalamnya membangun kapabilitas financial technology (fintech).

Sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia, BRI membangun ekosistem digital sebagai bagian dari transformasi digital agar perusahaan tetap unggul dan memberikan inovasi layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Hal ini seiring perubahan perilaku nasabah di era disrupsi teknologi pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Indra Utoyo, Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi mengatakan perusahaan terus melakukan inovasi-inovasi dengan membangun ekosistem digital dalam rangka transformasi. BRI menerapkan dua strategi inisiatif dan inovasi, yakni digitize dan digital.

Melalui digitize, BRI mengeksploitasi dari bisnis yang ada dengan memanfaatkan teknologi supaya lebih efisien dan produktif. Adapun strategi digital, terkait menciptakan produk dengan fokus pada customer centric, inovasi dan customer experience yang lebih baik.

“Secara garis besar, kami menyiapkan sekitar 3 hingga 4 persen dari total revenue BRI untuk melakukan transformasi digital. Di dalamnya, termasuk membangun kapabilitas fintech,” ujar Indra, Minggu (1/11/2020).

Perkembangan industri digital telah membuat banyak perilaku nasabah ikut berubah. Hal ini juga terjadi di industri finansial di Tanah Air. Dalam dua tahun terakhir telah banyak perkembangan di lini e-money, peer to peer lending(P2P) dan lain sebagainya.

“Sebagai bank, tentu kita tidak boleh berhenti inovasi, justru mempercepat transformasi digital agar dapat memberikan dampak positif bagi nasabah ke depannya. Dengan transformasi digital, BRI bertekad melayani masyarakat sebanyak-banyaknya dengan biaya seefisien mungkin,” lanjut Indra.

Karena hal tersebut, BRI menjajaki masuk ke industri fintech, baik melalui cara kerjasama dengan perusahaan fintech ternama seperti Investree dan LinkAja. Ataupun membangun kapabilitas fintech secara internal seperti BRIAPI, Pinang, dan Ceria.

Pengembangan kapabilitas fintech juga dilakukan BRI pada anak perusahaan yakni BRI Ventures. BRI menyiapkan dana hingga Rp1,5 triliun saat ini untuk melakukan investasi ke fintech melalui BRI Ventures.

Melalui kerjasama dengan fintech dan membangun kapabilitas digital, BRI berharap pada 2022 mayoritas transaksi nasabah dapat bergeser dari konvensional ke digital. Tren pergeseran nasabah ke digital tersebut sudah terlihat sejak pandemi Covid-19, yakni terjadi percepatan transaksi melalui berbagai saluran digital. Sebagai contoh, periode Januari-Maret 2020, tercatat transaksi internet banking BRI melonjak 61 persen dan transaksi melalui mesin electronic data captured (EDC) naik 21 persen.

Dengan layanan digital, BRI mempu mencatat efektivitas dalam pengajuan dan penyaluran kredit. Dalam hal ini, nasabah yang tadinya membutuhkan waktu dua pekan kini menjadi lebih singkat yakni hanya dua menit. BRI sudah menerapkan proses yang fully digital, salah satunya menggunakan biometri.

Pada masa pandemi saat ini, menurut Indra, BRI juga mengoptimalkan pengembangan BRIBrain sebagai upaya BRI membantu pemulihan ekonomi masyarakat. BRIBrain merupakan terobosan teknologi digital yang dimiliki BRI yakni platform yang menyimpan, memproses dan mengkonsolidasikan informasi dari berbagai aliran data. Platform ini menjadi ‘otak’ bagi BRI untuk mengambil keputusan dalam bentuk BRIScore dengan tepat dan presisi.

“Dengan terobosan ini, BRI dapat meluncurkan produk-produk digital baru yang telah disempurnakan dan menjadi produk digital terdepan di segmennya. Saat ini, BRIBrain dimanfaatkan untuk semua produk digital lending BRI di antaranya Pinang, Ceria, dan KUR e-commerce,” pungkas Indra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modus Ibu Muda Asal Palembang, Raup Rp 1,4 Miliar Tipu Puluhan Warga Malang

Modus Ibu Muda Asal Palembang, Raup Rp 1,4 Miliar Tipu Puluhan Warga Malang

Jatim | Minggu, 01 November 2020 | 08:14 WIB

Cara Cek Penerima Bantuan UMKM di eform.bri.co.id Pakai NIK KTP

Cara Cek Penerima Bantuan UMKM di eform.bri.co.id Pakai NIK KTP

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 09:35 WIB

Pengusaha Muda BRILian, Sulap Logam Jadi Cuan

Pengusaha Muda BRILian, Sulap Logam Jadi Cuan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:19 WIB

Belum Dapat BLT UMKM? Begini Cara Daftarnya

Belum Dapat BLT UMKM? Begini Cara Daftarnya

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:47 WIB

Sudah Daftar Tapi Belum Terima Bantuan UMKM? Begini Cara Ceknya

Sudah Daftar Tapi Belum Terima Bantuan UMKM? Begini Cara Ceknya

Riau | Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:19 WIB

Anda Penerima BLT UMKM Atau Ingin Mengajukannya? Ini Caranya

Anda Penerima BLT UMKM Atau Ingin Mengajukannya? Ini Caranya

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:31 WIB

Terkini

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:39 WIB

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:36 WIB