Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Ada Virus Corona Jenis Baru, Harga Minyak Dunia Terus Merosot

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 23 Desember 2020 | 07:48 WIB
Ada Virus Corona Jenis Baru, Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia terus merosot imbas adanya virus corona jenis baru yang ditemukan di Inggris, imbasnya harga minyak terus mendekati 50 dolar per barel pada perdagangan Selasa kemarin.

Mengutip CNBC, Rabu (23/12/2020) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, anjlok 83 sen, atau 1,63 persen menjadi 50,08 dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, ditutup melorot 95 sen, atau 2 persen, menjadi 47,02 dolar AS per barel.

Adanya virus corona jenis baru tersebut mendorong beberapa negara menutup perbatasan dengan Inggris.

Harga minyak dunia sudah turun hampir 3 persen pada penutupan Senin kemarin, sebagian menghapus keuntungan baru-baru ini didorong peluncuran vaksin Covid-19, yang dipandang sebagai kunci untuk memungkinkan kembali ke kehidupan normal.

Reli terbaru itu memuncak ketika Brent menyentuh 52,48 dolar AS per barel, level tertinggi sejak Maret.

Harga kemudian turun di tengah kekhawatiran tentang penyebaran virus. Beberapa analis melihat potensi harga turun lebih jauh.

Minyak mendapat dukungan dari persetujuan Kongres Amerika atas paket bantuan virus corona senilai 892 miliar dolar AS setelah beberapa bulan mengalami kemacetan.

Sementara, pasar akan terfokus pada laporan inventaris minyak Amerika terbaru, yang diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah turun 3,3 juta barel.

Laporan American Petroleum Institute diumumkan pada pukul 21.30 GMT. Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, akan meningkatkan produksi sebesar 500.000 barel per hari pada Januari. Belum ada tanda-tanda keraguan yang disebabkan oleh kejatuhan harga tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEO BioNTech Yakin Vaksinnya Mempan Pada Virus Corona Jenis Baru

CEO BioNTech Yakin Vaksinnya Mempan Pada Virus Corona Jenis Baru

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 21:43 WIB

CDC Eropa Rilis Nama Virus Corona Jenis Baru, Sars-CoV-2 VUI 202012/01

CDC Eropa Rilis Nama Virus Corona Jenis Baru, Sars-CoV-2 VUI 202012/01

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 20:13 WIB

WHO Sebut Tak Ada Bukti Virus Corona Baru Lebih Mematikan

WHO Sebut Tak Ada Bukti Virus Corona Baru Lebih Mematikan

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 12:27 WIB

Terkini

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB