5 Kali Ganti Menteri BUMN, Laporan Kasus Suap di Garuda Indonesia Mental

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 17 Februari 2021 | 09:09 WIB
5 Kali Ganti Menteri BUMN, Laporan Kasus Suap di Garuda Indonesia Mental
Ilustrasi: Pesawat Garuda Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) mengklaim telah mengendus sejak lama soal dugaan suap dalam pembelian pesawat Bombardier CRJ-1000 oleh manajemen maskapai.

Ketua Sekarga Tommy Tampatty mengatakan, para karyawan pun sempat melaporkan dugaan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada 16 tahun lalu.

"Kami Pengurus Serikat Karyawan Garuda sejak tanggal 22 September 2005 telah melaporkan ke KPK beberapa transaksi yang patut diduga telah terjadi praktik Korupsi," ujar Tommy dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021).

Tommy melanjutkan, Sekarga juga sempat melaporkan ke Menteri BUMN terkait dugaan suap tersebut. Sekarga, jelas dia, mengirim surat kepada lima Menteri BUMN.

"Selain melaporkan kepada KPK, kami juga pernah mengirim surat berupa laporan kepada, Menteri BUMN Bapak Sugiarto ( tidak ada respon), Menteri BUMN Sofyan Djalil( tidak ada respon), Menteri BUMN Mustafa Abubakar (tidak ada respon), Menteri BUMN Dahlan Iskan (tidak ada respon), Menteri BUMN Rini Soemarno (direspon tapi tidak tuntas karena diganti reshuffle)," kata Tommy.

Tak hanya Menteri, Sekarga juga mengirim surat ke Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono sebanyak 1.000 kali, namun sayangnya Sekarga juga tak mendapatkan respon.

"1000 surat kami kirim Ke Istana Negara dikirim via Kantor Pos Pasar Baru juga tidak ada respon," imbuhnya.

Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk mengakhiri kontrak pembelian pesawat Bombardier CRJ-1000 yang dilakukan oleh Garuda Indonesia terhadap dua perusahaan leasing. Langkah ini, merupakan salah satu upaya maskapai lakukan efisiensi.

Erick menyebut, Garuda Indonesia merupakan maskapai yang mana biaya leasingnya paling tinggi di dunia yakni sebesar 27 persen.

baca juga

Terdapat dua leasing yang berkontrak dengan Garuda Indonesia terkait pembelian pesawat tersebut, pertama Nordic Aviation Capital (NAC) dengan 12 pesawat dan Eksport Develpoment Canada (EDC) dengan 6 pesawat.

"Karena itu saya dengan tegas dan manajemen sangat mendukung kita memutuskan untuk mengembalikan 12 pesawat Bombardier CRJ1000 untuk mengakhiri kontrak kepada NAC yang memang jatuh temponya tahun 2027," ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (10/2/2021).

Pemutusan kontrak ini mempertimbangkan kasus suap terkait pembelian pesawat Bombardier CRJ-1000.

"Kami juga melihat dari keputusan dari komisi pemberantasan korupsi Indonesia dan juga penyelidikan serius fraud dari Inggris terhadap indikasi pidana suap dari pihak pabrikan kepada oknum pimpinan Garuda saat proses pengadaan pesawat tahun 2011," pungkas Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Garuda Indonesia Klaim Selalu Rugi Gunakan Pesawat Bombardier

Bos Garuda Indonesia Klaim Selalu Rugi Gunakan Pesawat Bombardier

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2021 | 14:55 WIB

Erick Thohir Putus Kontrak Garuda Indonesia dengan Bombardier

Erick Thohir Putus Kontrak Garuda Indonesia dengan Bombardier

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2021 | 14:27 WIB

Garuda Indonesia Dapat Dana Rp 1 Triliun dari Penerbitan OWK

Garuda Indonesia Dapat Dana Rp 1 Triliun dari Penerbitan OWK

Bisnis | Selasa, 09 Februari 2021 | 21:52 WIB

Terkini

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

×