Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Mendag Tegaskan Indonesia Sudah Tak Lagi Ekspor Barang Mentah

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 04 Maret 2021 | 13:20 WIB
Mendag Tegaskan Indonesia Sudah Tak Lagi Ekspor Barang Mentah
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. [Antara]

Suara.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia saat ini sudah menjadi salah satu kekuatan negara industri dunia.

Hal tersebut dikatakan Lutfi dalam acara Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2021 yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana, Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Pasalnya kata dia sepanjang tahun 2020 lalu sebesar 81,2 persen produk ekspor Indonesia merupakan barang industri primer dan produk manufaktur.

"Ini menunjukkan transformasi nyata bahwa Indonesia telah menjadi kekuatan industri dan tidak lagi hanya mengekspor barang mentah dan barang setengah jadi pada tahun 2020," kata Mendag Lutfi dikutip dari akun YouTube, Kementerian Perdagangan.

Dirinya pun merinci, ekspor Indonesia ke sejumlah kawasan tradisional dan non tradisional masih menunjukkan pertumbuhan yang positif, misalnya ke Eropa Barat naik 17,07 persen, Amerika Utara naik 3,51 persen, Asia Timur naik 4,01 persen, Eropa Timur naik 9,99 persen dan Afrika Timur naik 8,09 persen.

Dari catatan Kemendag terdapat 10 negara yang menjadi destinasi ekspor utama Indonesia. Diantaranya RRT, Amerika Serikat, Jepang, India, Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Vietnam, dan Thailand.

Demikian surplus tertinggi tahun 2020 diperoleh dari negara Amerika Serikat sebesar 11,3 miliar dolar AS, India 6,47 miliar dolar AS, dan Filipina 5,26 miliar dolar AS.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang tahun lalu neraca dagang Indonesia mengalami surplus sebesar 21,74 miliar dolar AS.

Bila menilik data dari BPS, nilai neraca dagang di sepanjang tahun lalu merupakan yang tertinggi sejak 9 tahun lalu.

Surplus neraca perdagangan di sepanjang tahun lalu juga didorong nilai ekspor yang masih lebih besar daripada nilai impor, dimana nilai ekspor di sepanjang tahun 2020 sebesar 163,31 miliar dolar AS. Lalu nilai impor sebesar 141,5 miliar dolar AS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Curhat ke Jokowi Sektor Perdagangan Babak Belur Dihajar Corona

Mendag Curhat ke Jokowi Sektor Perdagangan Babak Belur Dihajar Corona

Bisnis | Kamis, 04 Maret 2021 | 11:43 WIB

Suap Izin Ekspor Benur, Eks Pejabat KKP: Rata-Rata Perusahaan Baru

Suap Izin Ekspor Benur, Eks Pejabat KKP: Rata-Rata Perusahaan Baru

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 16:29 WIB

Eks Dirjen KKP Ungkap Perusahaan Lolos Ekspor Benur Tanpa Lengkapi Syarat

Eks Dirjen KKP Ungkap Perusahaan Lolos Ekspor Benur Tanpa Lengkapi Syarat

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 15:13 WIB

Terkini

BEI Jatuhkan 845 Sanksi ke 494 Perusahaan Emiten Tercatat

BEI Jatuhkan 845 Sanksi ke 494 Perusahaan Emiten Tercatat

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 10:25 WIB

Ekspor 200 Ribu Ton Beras RI ke Malaysia Terganjal: Harga Penawaran Terlalu Murah!

Ekspor 200 Ribu Ton Beras RI ke Malaysia Terganjal: Harga Penawaran Terlalu Murah!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 10:22 WIB

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Makin Ambruk ke Level Rp17.288

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Makin Ambruk ke Level Rp17.288

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp63.750/kg, Daging Sapi Ikut Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp63.750/kg, Daging Sapi Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:50 WIB

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:44 WIB

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:30 WIB

Emas Antam Terpeleset Jatuh Lagi, Harganya Tembus Rp 2.805.000/Gram

Emas Antam Terpeleset Jatuh Lagi, Harganya Tembus Rp 2.805.000/Gram

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Bangkit Menghijau Kamis Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Bangkit Menghijau Kamis Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:19 WIB

9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI

9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:35 WIB