Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Curah Hujan Rendah, Petani Andalkan Embung untuk Dapatkan Pasokan Air

Fabiola Febrinastri

Minggu, 14 Maret 2021 | 09:19 WIB
Curah Hujan Rendah, Petani Andalkan Embung untuk Dapatkan Pasokan Air
Ilustrasi tanaman padi. (Dok : Kementan)

Suara.com - Akibat masih rendahnya curah hujan, pasokan air kurang maksimal, sehingga saat ini, embung jadi andalan petani untuk dapatkan air.

Dusun Panggalungan, Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Pujananting, Kabupatrn Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), misalnya, sangat mengandalkan embung. Ketika daerah ini kekeringan, embung yang dikelola Kelompok Petanu (Poktan) Batusipong ini masih bisa menampung air, sehingga masih dimanfaatkan warga dan petani setempat untuk bercocok tanam.

Ketua Poktan Batusipong, Kaharuddin mengatakan, embung ini mampu melayani hingga 25 hektare. Sumber air berasal dari sungai.

"Dengan adanya embung ini, IP 100 menjadi IP 200. Sebelum ada embung, IP 200 hanya 10 ha, setelah ada embung IP 200-nya sudah seluruhnya," ujar Kaharuddin.

Menurutnya, produksi sebelum ada embung 5,2 ton. Setelah ada embung menjadi 6 ton.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih adanya embung di kelompok Batusipong. Embung ini sudah di manfaatkan, ketika musim tanam kedua dulunya hanya mampu tanami 10 hektare, sekarang sudah full tertanami 25 hektare," ujarnya.

Sebelumnya, air sungai dekat hamparan sawah tidak bisa dimanfaatkan maksimal, tapi sejak ada embung yang menjadi tempat penampungan, air sungai dialihkan dan tampung yang akhirnya bisa dialirkan baik ke sawah.

Sebelum mengalokasikan embung tersebut di Poktan Batusipong, pihak Dinas Pertanian Barru membuatkan fakta integritas kepada Poktan tersebut. Poktan wajib melakukan peningkatan produksi baik hasil maupun IP-nya.

"Sekarang sudah bermanfaat. Musim pertama (rendengan /asep) tanaman padi, musim kedua (padi) dan akan mencoba bawang merah di MT3 tahun ini," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ahmad.

baca juga

"Bangunan air seperti embung dan dam parit akan bermanfaat, meskipun debit air kecil, air masih bisa teralirkan ke sawah-sawah petani, sehingga petani bisa menambah pertanaman dalam setahun, dari satu kali menjadi dua kali," kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Sabtu (13/3/2021).

Ia menambahkan, insfrastruktur air juga sangat berguna dalam pengelolaan air lahan kering maupun tadah hujan. Ia berharap, masyarakat dan para petani bisa menjaga dan merawat yang telah dibangun pemerintah.

"Saya pesan kepada petani dan masyarakat, agar menjaga dan memelihara embung dengan baik. Jangan sampai rusak atau terbengkalai, karena selain buat petani, juga masyarakat bisa menggunakan air  saat kekeringan," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menjelaskan, pembangunan embung masih diandalkan untuk mengantisipasi musim kering pada 2021. Pembangunan itu diharapkan bisa menampung air hujan dan mengairi sawah, sehingga mampu meminimalisir kerugian petani.

"Pembangunan embung merupakan program strategis untuk penampungan air hujan atau sumber sumber mata air di tempat lain, sehingga ke depan, program embung mampu mengantisipasi kekeringan di lahan pertanian kita," kata Sarwo.

Menurutnya, pembuatan embung sangat diperlukan. Jika musim hujan lahan tidak terendam air, di musim kemarau saat air dari irigasi tidak mencukupi maka embung bisa dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk mengairi lahan padi atau tanaman pertanian lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Maros, Kementan Imbau Petani Ikut Asuransi Pertanian Agar Tak Merugi

Banjir Maros, Kementan Imbau Petani Ikut Asuransi Pertanian Agar Tak Merugi

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 18:08 WIB

Kementan Dorong Jasindo Percepat Pencairan Klaim AUTP untuk Petani Kudus

Kementan Dorong Jasindo Percepat Pencairan Klaim AUTP untuk Petani Kudus

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 17:52 WIB

Mentan, Mendag dan Menteri BUMN Lepas Ekspor Pertanian Jatim Rp 140 M

Mentan, Mendag dan Menteri BUMN Lepas Ekspor Pertanian Jatim Rp 140 M

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 14:03 WIB

Kementan: Tidak Ada Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Gorontalo

Kementan: Tidak Ada Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Gorontalo

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 19:09 WIB

Program Millenial Smartfarming, Upaya BNI Kawal Pertanian Masa Depan

Program Millenial Smartfarming, Upaya BNI Kawal Pertanian Masa Depan

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 16:16 WIB

Untuk Regenerasi Petani, Milenial Diharapkan Mampu Wujudkan Smartfarming

Untuk Regenerasi Petani, Milenial Diharapkan Mampu Wujudkan Smartfarming

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:38 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

×