Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Emas Dunia Keok Lagi Dihantam Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 30 Maret 2021 | 07:55 WIB
Emas Dunia Keok Lagi Dihantam Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas merosot lebih dari 1 persen ke level terendahnya lebih dari dua pekan karena penguatan dolar dan imbal hasil obligasi AS yang merusak daya tarik logam safe-haven itu.

Selain itu, emas juga tertekan oleh spekulasi untuk pemulihan ekonomi yang cepat di Amerika.

Mengutip CNBC, Selasa (30/3/2021) harga emas di pasar spot merosot 1,1 persen menjadi 1.713,36 dolar AS per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup anjlok 1,2 persen menjadi 1.712,20 dolar AS per ounce.

Indeks Dolar (Indeks DXY) menguat terhadap sekeranjang saingannya, memukul daya tarik emas yang dihargakan dalam greenback bagi investor yang memegang mata uang lain.

Pemulihan cepat ekonomi Amerika, dengan jumlah vaksin yang meningkat dan pengumuman Presiden Joe Biden pekan ini, adalah sentimen negatif jangka pendek bagi harga emas kata Wyckoff.

Biden akan merilis rincian tentang paket belanja infrastruktur yang bisa berkisar antara 3 triliun dolar AS dan 4 triliun dolar AS.

Kenaikan imbal hasil juga menantang status emas sebagai lindung nilai inflasi karena itu diterjemahkan ke dalam opportunity cost yang lebih tinggi untuk memegang logam kuning yang tidak memberikan bunga.

Sementara itu, paladium tergelincir 5,1 persen menjadi 2.537,92 dolar AS setelah sebelumnya jatuh ke level terendah lebih dari satu pekan di 2.515 dolar AS per ounce.

Nornickel Nickel Rusia, produsen paladium terbesar di dunia, mengatakan telah menghentikan aliran air ke dua tambang utamanya di Siberian Arctic dan keduanya berada di jalur untuk melanjutkan produksi sepenuhnya dalam beberapa bulan mendatang.

Paladium bisa mengungguli logam mulia lainnya mengingat gangguan yang lebih besar dari yang diantisipasi di tambang Arctic akan semakin mengikis cadangan global, TD Securities mengatakan dalam sebuah catatan.

Sedangkan platinum turun 0,5 persen menjadi 1.179,00 dolar AS per ounce dan perak menyusut 1,3 persen menjadi 24,71 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Pekan, Emas Antam Dibanderol Seharga Rp 921.000 per Gram

Awal Pekan, Emas Antam Dibanderol Seharga Rp 921.000 per Gram

Bisnis | Senin, 29 Maret 2021 | 09:38 WIB

Harga Emas Naik Sedikit di Tengah Kuatnya Dolar dan Obligasi AS

Harga Emas Naik Sedikit di Tengah Kuatnya Dolar dan Obligasi AS

Bisnis | Senin, 29 Maret 2021 | 07:43 WIB

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 921.000 per Gram

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 921.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:12 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB