Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Emas Dunia Keok Lagi Dihantam Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 30 Maret 2021 | 07:55 WIB
Emas Dunia Keok Lagi Dihantam Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas merosot lebih dari 1 persen ke level terendahnya lebih dari dua pekan karena penguatan dolar dan imbal hasil obligasi AS yang merusak daya tarik logam safe-haven itu.

Selain itu, emas juga tertekan oleh spekulasi untuk pemulihan ekonomi yang cepat di Amerika.

Mengutip CNBC, Selasa (30/3/2021) harga emas di pasar spot merosot 1,1 persen menjadi 1.713,36 dolar AS per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup anjlok 1,2 persen menjadi 1.712,20 dolar AS per ounce.

Indeks Dolar (Indeks DXY) menguat terhadap sekeranjang saingannya, memukul daya tarik emas yang dihargakan dalam greenback bagi investor yang memegang mata uang lain.

Pemulihan cepat ekonomi Amerika, dengan jumlah vaksin yang meningkat dan pengumuman Presiden Joe Biden pekan ini, adalah sentimen negatif jangka pendek bagi harga emas kata Wyckoff.

Biden akan merilis rincian tentang paket belanja infrastruktur yang bisa berkisar antara 3 triliun dolar AS dan 4 triliun dolar AS.

Kenaikan imbal hasil juga menantang status emas sebagai lindung nilai inflasi karena itu diterjemahkan ke dalam opportunity cost yang lebih tinggi untuk memegang logam kuning yang tidak memberikan bunga.

Sementara itu, paladium tergelincir 5,1 persen menjadi 2.537,92 dolar AS setelah sebelumnya jatuh ke level terendah lebih dari satu pekan di 2.515 dolar AS per ounce.

baca juga

Nornickel Nickel Rusia, produsen paladium terbesar di dunia, mengatakan telah menghentikan aliran air ke dua tambang utamanya di Siberian Arctic dan keduanya berada di jalur untuk melanjutkan produksi sepenuhnya dalam beberapa bulan mendatang.

Paladium bisa mengungguli logam mulia lainnya mengingat gangguan yang lebih besar dari yang diantisipasi di tambang Arctic akan semakin mengikis cadangan global, TD Securities mengatakan dalam sebuah catatan.

Sedangkan platinum turun 0,5 persen menjadi 1.179,00 dolar AS per ounce dan perak menyusut 1,3 persen menjadi 24,71 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Pekan, Emas Antam Dibanderol Seharga Rp 921.000 per Gram

Awal Pekan, Emas Antam Dibanderol Seharga Rp 921.000 per Gram

Bisnis | Senin, 29 Maret 2021 | 09:38 WIB

Harga Emas Naik Sedikit di Tengah Kuatnya Dolar dan Obligasi AS

Harga Emas Naik Sedikit di Tengah Kuatnya Dolar dan Obligasi AS

Bisnis | Senin, 29 Maret 2021 | 07:43 WIB

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 921.000 per Gram

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 921.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:12 WIB

Terkini

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×