Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Desain Istana Garuda di Ibu Kota Baru Dikritik, Bappenas Buka Suara

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 01 April 2021 | 14:05 WIB
Desain Istana Garuda di Ibu Kota Baru Dikritik, Bappenas Buka Suara
Visualisasi desain Garuda untuk Istana Negara di Kalimantan, tempat Ibu Kota baru. [Akun Twitter @sociotalker]

Suara.com - Kementerian PPN/Bappenas angkat suara soal polemik desain Ibu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kalimantan Timur, terutama soal desain Istana Garuda yang banyak dikritik masyarakat di media sosial.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengatakan, desain Istana Garuda tersebut merupakan karya pematung asal Bali Nyoman Nuarta, desain tersebut kata dia juga baru dalam tahap gagasan awal.

"Desain Istana Negara Ibu Kota Negara baru yang berbentuk Garuda tersebut adalah rancangan biro arsitek Nuart yang dimiliki Nyoman Nuarta. Sepertinya desain tersebut merupakan gagasan awal yang dapat diperdalam dan didiskusikan bersama para ahli di bidang arsitektur dan perencana,” kata Rudy dalam keterangan persnya, Kamis (1/4/2021).

Warganet dihebohkan dengan kemunculan visualisasi Istana Negara di calon Ibu Kota Negara (IKN) yang berada di Kalimantan Timur (Kaltim). Pasalnya, visualisasi desain garuda tersebut dinilai negatif.

Seperti dicuitkan akun Twitter Joel Picard @sociotalker yang menuliskan kekhawatirannya dalam beberapa cuitan.

"Kamis kemarin, ada diskusi menarik di clubhoues. Topiknya adalah ibu kota baru dan yang mendengarkan lumayan ramai. Di ujung diskusi, pemenang sayembara ibu kota baru muncul dan cerita soal desain istana negara dan gimana dia khawatir karena proyek Ibu Kota ini dikerjain dengan tergesa-gesa," cuitnya.

Tak hanya itu, dia mengaku khawatir dengan desain yang ada dan juga waktu pengerjaan ibu kota baru yang ditarget tak kurang dari empat tahun.

"Melihat desain istana negara ini, gw kayaknya kudu khawatir juga. Proyek membangun kota bernilai hampir Rp 500 triliun dikerjakan dalam 3-4 tahun. Gak kebayang bakal gimana hasilnya, yang jelas gw susah optimistis," ungkap Joel.

Seharusnya, menurut Joel, perencanaan suatu kota butuh waktu yang lebih panjang.

baca juga

"Perencanaan suatu kota, apalagi Ibu Kota yang jadi simbol peradaban suatu bangsa, minimal membutuhkan waktu 3-5 tahun dan membangunnya butuh 5-10 tahun. Pemerintah +62 mau perencanaan dan pembangunan kelar dalam 4 tahun. Hasilnya? Bikin deg-degan. Kalau gagal, 7 generasi bakal diolok-olok dunia," cuitnya.

Sementara itu, warganet lainnya menyatakan jika lebih baik desain garuda tersebut tidak diwujudkan. Sehingga anggaran pembuatannya bisa digunakan untuk membayar utang luar negeri Indonesia.

"Pada ributin masalah desain ibu kota baru. Harusnya ributin dananya, mending dipakai buat bayar hutang atau buat makan orang-orang miskin yang kelaparan. Karena tidak adanya lapangan kerja dan para petani (padi, tebu dan garam), menjerit karena pemerintah impor terus," ujar @nauramannan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desain Istana Negara Garuda di Ibu Kota Baru Dikritik 5 Asosiasi Arsitek

Desain Istana Negara Garuda di Ibu Kota Baru Dikritik 5 Asosiasi Arsitek

Video | Rabu, 31 Maret 2021 | 21:00 WIB

Istana Negara Garuda: Filosofi, Perancang, hingga Kritik

Istana Negara Garuda: Filosofi, Perancang, hingga Kritik

News | Rabu, 31 Maret 2021 | 06:23 WIB

Ibu Kota Baru, Pemerintah Didesak Tunda Groundbreaking dan Fokus Pandemi

Ibu Kota Baru, Pemerintah Didesak Tunda Groundbreaking dan Fokus Pandemi

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 14:13 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB