Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sahamnya Disuspensi BEI, Ini Penjelasan Direksi ZBRA

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 14 April 2021 | 08:07 WIB
Sahamnya Disuspensi BEI, Ini Penjelasan Direksi ZBRA
Ilustrasi memantau pergerakan harga saham.

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga saat ini masih menghentikan sementara perdagangan (Suspensi) atas saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA). Penghentian saham ZBRA ini berlaku di pasar reguler dan pasar tunai.

Menurut keterangan BEI, penghentian ini karena harga saham ZBRA melonjak signifikan dan BEI memberikan pertimbangan bagi para pelaku transaksi di pasar modal terkait saham ZBRA.

Adapun, berdasarkan data RTI, saham ZBRA melonjak 630,43 persen secara year to date atau sejak awal tahun. Sedangkan, dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, saham perusahaan taxi asal Surabaya ini melesat 865,52 persen.

Saat ini, harga saham ZBRA berada di posisi Rp 840 per saham. Padahal sebelumnya saham Zebra Nusantara hanya seharga Rp 50 per saham.

Hal tersebut terjadi setelah Rudy Tanoesoedibdjo memborong saham BRA melalui PT Trinity Healthcare (THC) dengan membeli sebanyak 665,18 juta saham ZBRA atau sebesar 77,7 persen.

Kuasa direksi ZBRA sekaligus Direktur PT Trinity Healthcare (THC), Rudy Tanoesoedibdjo berharap pihak BEI segera membuka suspensi saham ZBRA.

"Kami tidak dijelaskan kenapa di suspen dan kami tidak tahu sampai kapan. Harapan kami segera dibuka apalagi hari ini kami sudah melakukan publiklc expose insidentil, untuk memberi informasi kepada para pelaku usaha," ujar Rudy, dalam Public Expose Insidentil, di Jakarta, Selasa (13/4/2021) kemarin.

Ia menjelaskan, setelah diakusisi, ZBRA bakal mengambil alih 99 persen saham perusahaan distributor alat dan pasokan kesehatan, Dos Ni Roha (DNR Grup) yang saat ini masih digenggam oleh THC.

DNR sendiri merupakan perusahaan yang mendistribusikan produk-produk kesehatan dan peralatan medis di antaranya vitamin, hand sanitizer, rapid test kit Covid-19 hingga ventilator ke seluruh penjuru Indonesia mulai Sumatera hingga Papua.

"Zebra Nusantara akan memiliki DNR 99 persen, yang saat ini digenggam oleh Trinity sebesar 86 persen selebihnya dipegang perusahaan private lain dimana keluarga kami juga ada pemegang saham," tutur dia.

Rudy menambahkan, nantinya kinerja keuangan ZBRA bakal ditopang oleh DNR Grup. ZBRA pun akan meninggalkan bisnis lamanya yakni taksi dan gas. ZBRA bakal bertransformasi menjadi perusahaan end to end integrated supply chain.

"Kami percaya bahwa masuknya DNR di Zebra akan membuat bisnis fokus Zebra akan beralih dari tadinya taxi menjadi fokus ke bisnis yg dilakukan DNR saat ini. Pengembangan end to end integrated supply chain," pungkas Rudy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Terobosan Baru BEI Kenalkan Industri Pasar Modal di Tengah Pandemi

4 Terobosan Baru BEI Kenalkan Industri Pasar Modal di Tengah Pandemi

Bisnis | Jum'at, 12 Maret 2021 | 10:44 WIB

Awal Maret, Perusahaan Marak Lakukan Penggalangan Dana di Pasar Modal

Awal Maret, Perusahaan Marak Lakukan Penggalangan Dana di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 09:36 WIB

Hati-hati Fenomena Pom-Pom dan FOMO di Kalangan Investor Pemula

Hati-hati Fenomena Pom-Pom dan FOMO di Kalangan Investor Pemula

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2021 | 15:20 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB