Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Hilirisasi Nikel Cegah Kontraksi Ekonomi di Maluku Utara

Iwan Supriyatna

Jum'at, 25 Juni 2021 | 06:43 WIB
Hilirisasi Nikel Cegah Kontraksi Ekonomi di Maluku Utara
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke PT IWIP di Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Suara.com - Di tengah pandemi covid-19 yang melanda tanah air, investasi di Maluku Utara (Malut) terus meningkat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, Malut termasuk salah satu dari empat provinsi di Indonesia yang tidak mengalami kontraksi ekonomi dampak dari pandemi Covid-19.

Menurut Luhut, meningkatnya investasi di Malut berkat keberadaan industri hilirisasi nikel di Halmahera yang membantu pergerakan ekonomi masyarakat di provinsi tersebut. Salah satu industri hilirisasi nikel di Malut adalah PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang berada di Halmahera Tengah.

“Saya kira pertumbuhan ekonomi ini salah satu dari empat kota di Indonesia yang tidak tidak kontraksi. Pertumbuhan di sini 7 persen. Padahal secara nasional kita masih minus nol koma sekian persen. Artinya keberadaan pabrik ini memberikan manfaat buat daerah,” ujar Luhut dalam kunjungannya ke PT IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara ditulis Jumat (25/6/2021).

Luhut mengatakan, salah satu manfaat dari keberadaan PT IWIP terhadap perekonomian Malut adalah terbukanya lapangan kerja yang sangat luas. Saat ini saja, lanjutnya, sudah ada sekitar 23.000 pegawai dan akan terus bertambah ke depannya.

“Jadi, total pegawai akan mencapai 32.000 orang pada tahun 2024. Tapi kalau nanti pengembangan lagi sampai kepada turunan lithium baterai, saya kira jumlah pegawai itu akan bisa hampir dua kali lipat dari situ. Nah, akibatnya apa? itu jumlah penduduk daerah ini kan cuman 70.000, jadi sampai anak-anak yang baru lahir pun tidak cukup untuk tenaga kerja di sini,” imbuhnya.

Menko Luhut menuturkan, pertumbuhan ekonomi di Malut semakin meningkat pada 2024, di mana saat itu Indonesia akan menjadi salah satu produsen lithium baterai terbesar di dunia.

“Di mana nanti pakai pakai hydropower sehingga pakai green energy, dan itu akan diminati oleh banyak negara terutama di Eropa yang mereka pada tahun 2030 sudah tinggal menggunakan 15% fosil energi. Jadi kita memainkan peran strategis ke depan,” sambungnya.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, Luhut juga berharap pembangunan politeknik di Halmahera Tengah yang didukung PT IWIP dapat berjalan lancar. Nantinya, keberadaan politeknik tersebut diharapkan membantu meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat.

“Semua nanti di industri seperti ini ada Politeknik yang khusus untuk anak-anak di sekitar pabrik untuk dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil dan dapat bersaing di Kawasan Industri,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT IWIP Mulai Bangun Konstruksi Pabrik Bahan Baterai Kendaraan Listrik

PT IWIP Mulai Bangun Konstruksi Pabrik Bahan Baterai Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 11 Juni 2021 | 17:50 WIB

IWIP Gandeng Komunitas Daerah untuk Kembangkan SDM Lokal

IWIP Gandeng Komunitas Daerah untuk Kembangkan SDM Lokal

Bisnis | Selasa, 11 Mei 2021 | 14:49 WIB

Implementasikan UU Ciptaker, PT IWIP Angkat 16.000 Pekerja Tetap

Implementasikan UU Ciptaker, PT IWIP Angkat 16.000 Pekerja Tetap

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 10:02 WIB

Terkini

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:08 WIB

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB