Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Sri Mulyani Ajak Masyarakat Gotong Royong Pulihkan Kondisi Ekonomi dari Hantaman Covid

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Juli 2021 | 15:52 WIB
Sri Mulyani Ajak Masyarakat Gotong Royong Pulihkan Kondisi Ekonomi dari Hantaman Covid
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pendapat saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019). [Antara/Nova Wahyudi]

Suara.com - Variabel kesehatan masih mempengaruhi perekonomian Indonesia. Munculnya varian delta yang telah menjalar ke 96 negara termasuk Indonesia, menyebabkan penyebaran virus COVID-19 sangat cepat.

“Varian ini yang paling menular yaitu dua kali lebih menular dibandingkan varian covid yang asli, dan 50 persen lebih menular dibandingkan varian Alfa waktu itu muncul di Inggris,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Mid Year Economic Outlook 2021 yang diselenggarakan secara daring, Rabu (7/7/2021).

Saat ini, kenaikan harian positif dengan adanya varian delta mencapai sekitar 30.000 kasus. Apabila kenaikan mencapai 40.000, pemerintah akan mengambil kebijakan pengetatan hingga mobilitas harus turun 30-50%.

Menkeu menyebut pengetatan mobilitas akan berdampak pada perekonomian. Sebagai contoh pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar pada Maret 2020 dan pengetatan setelah lebaran, natal, dan tahun baru.

“Seberapa ketat berarti mobilitas turun seberapa dalam. Apakah hanya 2 minggu, 1 bulan, atau bahkan bisa mencapai 2 bulan. Jadi seberapa dalam mobilitas harus ditekan dan seberapa lama pengetatan itu terjadi. Ini akan sangat menentukan,” jelas Menkeu.

Perekonomian Indonesia mengalami tren pemulihan yang baik di bulan April dan Mei 2021. Purchasing manufacture index menunjukkan ekspansi tertinggi. Inflasi menunjukkan permintaan yang meningkat.

Indeks konsumsi masyarakat optimistis lebih dari 100. Indeks penjualan ritel dan konsumsi listrik juga menunjukkan pertumbuhan. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, maka kerja sama seluruh pihak sangatlah menentukan.

"Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, maka semua harus bekerja sama. Pemerintah antar kementerian/lembaga, pemerintah pusat dan daerah, dan juga dengan masyarakat seluruhnya,” pungkas Menkeu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantap! Masih Mampu, Indonesia Belum Minta Bantuan Asing Atasi COVID-19

Mantap! Masih Mampu, Indonesia Belum Minta Bantuan Asing Atasi COVID-19

Kalbar | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:14 WIB

Corona Menggila, Menkeu Pangkas Lagi Ekonomi 2021 Jadi 3,7-4,5 Persen

Corona Menggila, Menkeu Pangkas Lagi Ekonomi 2021 Jadi 3,7-4,5 Persen

Bisnis | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:34 WIB

Luhut Sebut Kasus Covid-19 Bisa Tembus 40 Ribu Orang per Hari, Sri Mulyani Mumet

Luhut Sebut Kasus Covid-19 Bisa Tembus 40 Ribu Orang per Hari, Sri Mulyani Mumet

Bisnis | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:27 WIB

Terkini

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×