Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 6.108,209
LQ45 608,577
Srikehati 300,350
JII 364,879
USD/IDR 18.036

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok Dalam 13 Hari Perdagangan

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:52 WIB
Harga Minyak Dunia Terus Anjlok Dalam 13 Hari Perdagangan
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia turun karena investor tetap khawatir tentang prospek permintaan bahan bakar ketika kasus Covid-19 melonjak di seluruh dunia. Sementara itu pasokan minyak juga dalam kondisi yang lebih banyak.

Mengutip CNBC, Kamis (19/8/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup merosot 80 sen, atau 1,2 persen menjadi 68,23 dolar AS per barel. Brent kehilangan 11 persen dalam 13 hari perdagangan terakhir sejak akhir Juli.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, menyusut 1,13 dolar AS atau 1,7 persen menjadi 65,46 dolar AS per barel.

Patokan minyak berada di bawah tekanan selama beberapa pekan terakhir karena meningkatnya infeksi yang disebabkan varian Delta virus korona di seluruh dunia.

Beberapa negara memberlakukan kembali pembatasan perjalanan dan lalu lintas udara melambat dalam beberapa pekan terakhir.

Risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve 27-28 Juli menunjukkan para pejabat mencatat penyebaran varian Delta untuk sementara dapat menunda pembukaan kembali ekonomi secara penuh, dan menahan pasar tenaga kerja.

Persediaan minyak mentah Amerika turun 3,2 juta barel pekan lalu menjadi 435,5 juta barel, level terendah sejak Januari 2020, menurut angka Departemen Energi.

Namun, stok bensin naik moderat, dan produk bensin yang dipasok ke pasar--ukuran permintaan--tercatat 9,5 juta barel per hari, hanya 1 persen di bawah level 2019.

Permintaan bahan bakar di konsumen utama dunia itu terus meningkat sepanjang tahun dengan rata-rata empat pekan dari keseluruhan produk Amerika yang dipasok adalah 20,8 juta barel per hari, sejalan dengan tingkat pra-virus corona dari 2019.

baca juga

Meski angka produksi mingguan fluktuatif, analis mencatat bahwa output minyak mentah Amerika terus meningkat stabil, mencapai 11,4 juta barel per hari pekan lalu.

Itu terjadi tepat ketika Organisasi Negara Eksportir Minyak, bersama dengan sekutu seperti Rusia, sepakat untuk meningkatkan produksi sebesar 400.000 barel per hari setiap bulan selama beberapa bulan ke depan, mengembalikan sebagian pasokan yang telah ditahan kelompok itu sejak awal 2020. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permintaan Diprediksi Melambat, Harga Minyak Dunia Turun

Permintaan Diprediksi Melambat, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Senin, 16 Agustus 2021 | 08:30 WIB

Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Asia, Harga Minyak Turun

Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Asia, Harga Minyak Turun

Bisnis | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 08:26 WIB

Biden Batal Dorong Kenaikan Produksi,Harga Minyak Lanjutkan Reli

Biden Batal Dorong Kenaikan Produksi,Harga Minyak Lanjutkan Reli

Bisnis | Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:47 WIB

Terkini

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:28 WIB

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:09 WIB

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

×