Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Asia, Harga Minyak Turun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 08:26 WIB
Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Asia, Harga Minyak Turun
Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia melemah pada perdagangan hari Kamis, setelah Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan penyebaran varian Delta virus corona akan memperlambat pemulihan permintaan minyak global.

Mengutip CNBC, Jumat (13/8/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 13 sen menjadi 71,31 dolar AS per barel. Sebelumnya, Brent melesat setingginya 71,90 dolar AS per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), berkurang 16 sen menjadi menetap di 69,09 dolar AS per barel.

Laporan bulanan pengawas energi internasional itu mengatakan peningkatan permintaan minyak berbalik arah pada Juli, dan akan berlanjut lebih lambat untuk sisa tahun ini setelah gelombang terbaru infeksi Covid-19 mendorong banyak negara untuk memberlakukan pembatasan lagi.

"Pertumbuhan untuk paruh kedua 2021 telah diturunkan lebih tajam, karena pembatasan Covid-19 terbaru yang diberlakukan di beberapa negara konsumen minyak utama, terutama di Asia, tampaknya akan mengurangi mobilitas dan penggunaan minyak," kata IEA yang berbasis di Paris.

"Kami sekarang memperkirakan permintaan turun pada Juli karena penyebaran cepat varian Delta Covid-19 mengganggu pengiriman di China, Indonesia, dan bagian lain di Asia," tambahnya.

IEA menempatkan penurunan permintaan bulan lalu di 120.000 barel per hari (bph) dan memperkirakan pertumbuhan akan menjadi setengah juta bph lebih rendah pada semester kedua dari ekspektasi bulan lalu, mencatat beberapa perubahan disebabkan oleh revisi data.

"Laporan IEA itu tampaknya menunjukkan kita akan melihat permintaan sedikit melemah karena wabah Covid dan karena itu akan mengurangi kemungkinan yang disebut siklus super dalam minyak," kata Phil Flynn, analis Price Futures Grup di Chicago.

Dalam laporan bulanannya yang juga dirilis Kamis, Organisasi Negara Eksportir Minyak ( OPEC ) tetap berpegang pada prediksi pemulihan yang kuat dalam permintaan minyak dunia pada 2021 dan 2022, meski ada kekhawatiran tentang penyebaran virus tersebut.

baca juga

Itu terjadi sehari setelah Amerika Serikat mendesak OPEC dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC Plus, untuk meningkatkan produksi guna mengatasi kenaikan harga bensin, yang dilihatnya sebagai ancaman bagi pemulihan ekonomi global.

OPEC setuju pada Juli untuk meningkatkan produksi setiap bulan sebesar 400.000 bph dibandingkan bulan sebelumnya, mulai Agustus, hingga sisa pemotongan 10 juta bph, sekitar 10% dari permintaan dunia, yang dibuat pada 2020 dihapuskan.

"Pemerintahan Joe Biden mengatakan peningkatan produksi yang baru-baru ini disepakati tidak akan sepenuhnya mengimbangi pengurangan produksi sebelumnya yang diberlakukan selama pandemi," kata ANZ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biden Batal Dorong Kenaikan Produksi,Harga Minyak Lanjutkan Reli

Biden Batal Dorong Kenaikan Produksi,Harga Minyak Lanjutkan Reli

Bisnis | Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:47 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Khawatir Pembatasan Baru Virus Corona

Harga Minyak Dunia Anjlok Khawatir Pembatasan Baru Virus Corona

Bisnis | Selasa, 10 Agustus 2021 | 08:08 WIB

Harga Minyak Sawit Mentah Turun, Dampak Stok Berlebih dan Minyak Kedelai

Harga Minyak Sawit Mentah Turun, Dampak Stok Berlebih dan Minyak Kedelai

Batam | Senin, 09 Agustus 2021 | 11:25 WIB

Terkini

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Sport | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Video | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:54 WIB

25 Ribu Mahasiswa Diterjunkan Tangani Sampah Bandung Raya, Target Kurangi 1.000 Ton per Hari

25 Ribu Mahasiswa Diterjunkan Tangani Sampah Bandung Raya, Target Kurangi 1.000 Ton per Hari

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:49 WIB

Ratusan Ribu Warga Banten Terpapar Influenza A, Dinkes: Penularan Cepat

Ratusan Ribu Warga Banten Terpapar Influenza A, Dinkes: Penularan Cepat

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:49 WIB

Beres-beres Lapas Cibinong, Mungkinkah Penjara RI Bersih dari Pungli?

Beres-beres Lapas Cibinong, Mungkinkah Penjara RI Bersih dari Pungli?

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Palmex Medan 2026 Bidik Transaksi 100 Juta Dolar AS

Palmex Medan 2026 Bidik Transaksi 100 Juta Dolar AS

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:46 WIB

×