Kementerian ATR Fokuskan Lokasi Prioritas Reforma Agraria dan Bangun Sinergi

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 30 September 2021 | 18:05 WIB
Kementerian ATR Fokuskan Lokasi Prioritas Reforma Agraria dan Bangun Sinergi
Dok: Kementerian ATR/BPN

Suara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan reforma agraria. Ini guna menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, sehingga untuk mewujudkan itu maka dilakukanlah percepatan Reforma Agraria.

Direktur Jenderal Penataan Agraria, Andi Tenrisau mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas 29 Mei 2020 dan 6 Oktober 2020 lalu, reforma agraria perlu dilakukan untuk percepatan Program Strategis Nasional.

Dia menjelaskan, konsep reforma agraria terdiri dari penataan aset yaitu penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan serta penataan akses dan penataan penggunaan tanah, yaitu pemberian pendampingan bagi masyarakat agar dapat memanfaatkan tanahnya secara optimal melalui penatagunaan tanah.

Berdasarkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), kegiatan Reforma Agraria terdiri dari Legalisasi Aset sebesar 4,5 juta hektare dan Redistribusi Tanah sebesar 4,5 juta hektare. Objek Redistribusi Tanah dalam rangka Reforma Agraria terdiri dari Eks Hak Guna Usaha (HGU) dan HGU Habis, Tanah Telantar yang masuk dalam Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN), kemudian hasil penyelesaian sengketa dan konflik, pelepasan kawasan hutan, dan tanah negara lainnya.

Andi Tenrisau menjelaskan, beberapa percepatan pelaksanaan Reforma Agraria yaitu melalui penentuan Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA).

Dia berkata, pihaknya membagi LPRA dalam beberapa prioritas. Pada LPRA Prioritas 1, dilakukan penyelesaian konflik dan pelaksanaan redistribusi tanah tahun 2021 di 16 lokasi prioritas.

Pada LPRA Prioritas 2, dilakukan penyelesaian konflik pada tahun 2021 dan pelaksanaan redistribusi tanah pada tahun 2022 di 8 lokasi prioritas. Pada LPRA Prioritas 3 akan dilakukan penyelesaian konflik pada tahun 2022 dan pelaksanaan redistribusi tanah pada tahun 2022-2023 di 10 lokasi prioritas.

“Kita bagi dalam beberapa prioritas. Harus selesai sesuai target termasuk penyelesaian sengketanya. Kemarin dalam rangka Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional, pada tanggal 22 September 2021, Presiden RI menyerahkan sertipikat hasil pelaksanaan redistribusi tanah di 8 lokasi LPRA, yang berasal dari bekas HGB perkebunan swasta yaitu di Kabupaten Buleleng, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Semarang," ujarnya.

"Di samping itu, lokasi yang berasal dari pelepasan kawasan hutan yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Lokasi yang berasal dari tanah transmigrasi yaitu Kabupaten Konawe Selatan, serta lokasi yang berasal dari Tanah Objek Landreform (TOL) (heredistribusi) yaitu di Kabupaten Nganjuk, sudah diserahkan,” jelas Andi Tenrisau.

baca juga

Selain itu, sebagai upaya percepatan reforma agraria, Andi Tenrisau menjelaskan bahwa dibutuhkan adanya sinergi, koordinasi dan sinkronisasi 3 (tiga) aktor utama good governance, dalam hal ini adalah pemerintah, masyarakat dan swasta.

“Masyarakat melalui peran CSO, pemerintah baik di pusat maupun daerah, juga pemerintah dengan BUMN dan BUMD, juga pihak swasta melalui perusahaan, semuanya bersama menyukseskan program Reforma Agraria demi kemakmuran rakyat,” tutup Andi Tenrisau. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Sengketa dan Mafia Tanah, Pemerintah Beri Kemudahan Layanan Digital

Cegah Sengketa dan Mafia Tanah, Pemerintah Beri Kemudahan Layanan Digital

Bisnis | Sabtu, 11 September 2021 | 11:47 WIB

Kementerian ATR BPN Ingin Masyarakat Bisa Daftarkan Sertifikat Tanah

Kementerian ATR BPN Ingin Masyarakat Bisa Daftarkan Sertifikat Tanah

News | Sabtu, 11 September 2021 | 10:05 WIB

Konflik Ganti Rugi Lahan Tol Balsam, Pengacara Warga: Tol Untung, Kami Buntung

Konflik Ganti Rugi Lahan Tol Balsam, Pengacara Warga: Tol Untung, Kami Buntung

Kaltim | Kamis, 09 September 2021 | 13:51 WIB

KPK Bantu Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp 54 Miliar Milik Pemkot Bandung

KPK Bantu Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp 54 Miliar Milik Pemkot Bandung

News | Selasa, 07 September 2021 | 17:22 WIB

Masalah Reforma Agraria, Moeldoko: Tugas Negara Dengarkan Keluhan dan Carikan Solusi

Masalah Reforma Agraria, Moeldoko: Tugas Negara Dengarkan Keluhan dan Carikan Solusi

News | Rabu, 01 September 2021 | 23:00 WIB

Klaim Kawasan Hutan Dinilai Rugikan Masyarakat dan Pelaku Usaha

Klaim Kawasan Hutan Dinilai Rugikan Masyarakat dan Pelaku Usaha

Bisnis | Selasa, 31 Agustus 2021 | 08:55 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×