Produk Rokok Alternatif Dinilai Lebih Baik, Benarkah?

RR Ukirsari Manggalani, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 10 Oktober 2021 | 08:20 WIB
Produk Rokok Alternatif Dinilai Lebih Baik, Benarkah?
ilustrasi rokok elektrik (pixabay)

Suara.com - Perbandingan mengenai dampak kesehatan yang ditimbulkan dari pembakaran pada rokok dan pemanasan pada produk tembakau alternatif menjadi salah satu topik pembahasan dalam forum Scientific Summit on Tobacco Harm Reduction: Novel Products, Research & Policy ke-4 yang berlangsung dari 29 - 30 September 2021 secara daring.

Menurut pandangan berbagai ahli yang berpartisipasi dalam forum tersebut, produk tembakau alternatif yang dipanaskan memiliki risiko yang lebih rendah dari pada rokok.

Hal ini dikemukakan oleh Teemu Karkela, peneliti dari VVT Technical Research Centre of Finland yang menjelaskan, asap rokok mengandung partikel padat yang dihasilkan selama pembakaran. Sementara produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, menghasilkan aerosol atau uap. Pemanasan pada produk ini terjadi pada suhu di bawah 350 derajat Celcius.

"Produk tembakau alternatif tidak menghasilkan partikel padat karena dalam penggunaannya melalui pemanasan. Proses tersebut menghasilkan pengurangan yang sangat penting dari zat kimia berbahaya dan berpotensi berbahaya," ujar Karkela yang menjadi pemberi materi dalam forum tersebut dikutip Minggu (10/10/2021).

Dalam kesempatan berbeda, Dosen Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan ahli toksikologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Shoim Hidayat menjelaskan, aerosol yang dihasilkan dari penggunaan produk tembakau alternatif mengandung lebih dari 90 persen partikel cair. Adapun partikel pada asap rokok 75 persen kandungannya adalah air dan 25 persen lainnya terdiri dari nikotin 3 persen, gliserol 10 persen, serta komponen lainnya.

"Berdasarkan perbedaan komposisi tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa produk tembakau yang dipanaskan dengan suhu tidak lebih dari 3.500 C, proses fisiko-kimia yang terjadi adalah hanya penguapan (evaporasi). Dengan demikian, akan dihasilkan uap yang akan terkondensasi dan menghasilkan aerosol, bukan asap. Fakta ini diharapkan dapat disampaikan kepada masyarakat untuk meluruskan persepsi keliru yang ada selama ini bahwa produk tembakau alternatif sama berbahayanya dengan rokok," ujar dia.

Dengan minimnya risiko yang dihadirkan dari penggunaan produk ini, menurut Shoim produk tembakau alternatif layak dijadikan sebagai solusi alternatif bagi para perokok dewasa yang ingin mengurangi risiko penggunaan produk tembakau.

"Produk ini memang tidak sepenuhnya bebas risiko, namun dapat menjadi pilihan untuk beralih dari rokok. Dan perlu diingat bahwa nikotin bukan penyebab utama dari berbagai penyakit terkait merokok, melainkan TAR," kata dia.

Sependapat dengan Shoim, Head of Medical Community Alodokter, Alni Magdalena menambahkan, nikotin menyebabkan ketergantungan terhadap perokok. Namun, sumber risiko penyakit dari konsumsi rokok adalah asap rokok yang di dalamnya terkandung TAR. Zat ini dapat mempersempit saluran udara kecil di paru-paru atau bronkiolus yang berfungsi untuk menyerap oksigen.

"TAR dalam asap rokok mengandung berbagai bahan kimia karsinogen yang dapat memicu perkembangan sel kanker di tubuh," ujarnya.

Oleh karena itu, Alni menyarankan perokok dewasa untuk berhenti merokok. Namun jika sulit, perokok dewasa disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu sehingga mendapatkan bimbingan dalam berhenti merokok, baik secara langsung maupun dengan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, vape, maupun snus.

“Perokok dewasa bisa beralih ke produk tembakau alternatif, dengan begitu asupan nikotin tetap terpenuhi tanpa harus terpapar TAR, sambil secara bertahap mengurangi adiksi nikotin sesuai dengan anjuran dokter,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin Sarankan Rokok Ilegal 'Dididik' Biar Jadi Legal

Menperin Sarankan Rokok Ilegal 'Dididik' Biar Jadi Legal

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 12:54 WIB

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

Banyak Dibahas Pakar Kesehatan, Kurangi Bahaya Merokok Lewat Pendekatan Ini!

Banyak Dibahas Pakar Kesehatan, Kurangi Bahaya Merokok Lewat Pendekatan Ini!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Mendagri Minta Pemda Perketat Aturan Larangan Pembakaran Lahan Cegah Karhutla

Mendagri Minta Pemda Perketat Aturan Larangan Pembakaran Lahan Cegah Karhutla

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Pinggir Jalan Tanjung Duren

Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Pinggir Jalan Tanjung Duren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Studi Terbaru Ungkap Potensi Vape, Bagaimana Dampaknya bagi Industri Tembakau?

Studi Terbaru Ungkap Potensi Vape, Bagaimana Dampaknya bagi Industri Tembakau?

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:37 WIB

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:35 WIB

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:31 WIB

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 15:12 WIB

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 15:10 WIB

Murka Dituduh Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Sebut Penyebar Isu Pakai Ilmu 'Abu Leke'

Murka Dituduh Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Sebut Penyebar Isu Pakai Ilmu 'Abu Leke'

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:06 WIB

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:05 WIB

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:02 WIB

×