Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Kementerian Kominfo Dukung Digitalisasi UMKM di Majelis Taklim MNU

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:39 WIB
Kementerian Kominfo Dukung Digitalisasi UMKM di Majelis Taklim MNU
Webinar dengan tema Digitalisasi Usaha Mikro di Majelis Taklim MNU.

Suara.com - Pandemi yang terjadi saat ini bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga ekonomi. Hal ini dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat termasuk juga para warga Muslimat NU di mana ketahanan dan usaha ekonomi menjadi keprihatinan tersendiri yang harus segera dituntaskan.

Sisi positifnya adalah meningkatnya peran teknologi digital yang sangat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi. Untuk itu diperlukan adanya adaptasi dan peningkatan kemampuan literasi digital khususnya bagi para pelaku ekonomi di lingkungan Majelis Taklim MNU, dalam menghadapi tantangan dunia ekonomi ke depannya.

Dalam rangka memberi edukasi dan pemahaman bagi masyarakat, khususnya warga Muslimat NU, Yayasan HIDMAT (Himpunan Da'iyah dan Majelis Taklim) Muslimat NU Pusat sebagai wadah riyadhoh Muslimat NU, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyelenggarakan webinar dengan tema Digitalisasi Usaha Mikro di Majelis Taklim MNU, melalui aplikasi Zoom, dan disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube Ditjen IKP Kominfo dan Muslimat NU Official.

Narasumber yang hadir antara lain Dra. Hj. Mursyidah Thahir MA (Ketua III PP Muslimat NU), Dr. Dias Satria (Praktisi UMKM), dan Angger Alfi Zakki (SME Sales Channel Blibli), serta dibuka oleh sambutan dari Hj. Kusnia Naseer, B.Sc. (Ketua Periodik HIDMAT MNU), Dr. Hj. Erna Yulia Soefihara (Ketua Periodik HIDMAT MNU), dan Septriana Tangkary (Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kominfo) dan dimoderatori oleh Hj. Azzah Zumrud, M.Pd.

Dalam sambutannya Kusnia Naseer menyampaikan bahwa sudah menjadi tugas NU untuk turut serta mewujudkan perempuan Indonesia seutuhnya yaitu perempuan yang religius, berkualitas, sejahtera dan mandiri melalui dakwah dan peningkatan di majelis taklim.

“Setinggi apapun ilmunya bila tidak disampaikan dengan baik maka transformasi ilmu tidak akan bisa terjadi,” ungkap Kusnia dalam keterangannya, Rabu (20/10/2021).

Erna Yulia Soefihara juga menjelaskan bahwa digitalisasi bertujuan untuk mendapat efisiensi dan optimalisasi dalam banyak hal antara lain efisiensi dan optimalisasi dalam pelaksanaan kegiatan dalam mencapai tujuan-tujuan.

Dalam hal usaha, digitalisasi diharapkan mampu memperlancar dan menambah ruang gerak usaha sehingga tidak terhalang oleh ruang, waktu dan jarak. Digitalisasi mengubah sesuatu dari tradisional menjadi digital.

“Penggunaan teknologi digital terutama dalam menghadapi gejolak ekonomi di masa pandemi ini menjadi sangat diperlukan. Usaha mikro kini sudah menjadi tulang punggung perekonomian apabila dimiliki oleh kaum perempuan atau ibu-ibu, khususnya ibu-ibu majelis taklim. Penyelenggaraan usaha mikro yang selama ini dilaksanakan secara manual atau tradisional dipandang sudah sangat mendesak untuk mengkombinasikannya dengan berbagai inovasi usaha, salah satunya menggunakan teknologi digitalisasi,” kata Erna.

baca juga

Septriana Tangkary juga menambahkan jika Kominfo sangat berperan aktif dalam membangun jaringan infrastruktur baik di bawah laut maupun di jaringan-jaringan yang ada seperti dari Sabang sampai Merauke. Hal ini menjadi sebuah komitmen bahwa infrastruktur digital telah kita persiapkan dengan baik.

“Ada lima percepatan transformasi digital yang sudah dilakukan diantaranya, melakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital serta penyediaan layanan internet, persiapan roadmap di sektor-sektor strategis, percepat integrasi Pusat Data Nasional, regulasi skema pendanaan dan pembiayaan serta persiapan kebutuhan SDM talenta digital”, jelas Septriana.

Dalam pemaparannya Mursyidah Thahir menjelaskan bahwa digitalisasi ekonomi adalah upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan teknologi digital. Adapun sektor-sektor yang membutuhkan pemanfaatan teknologi digital diantaranya adalah sektor ekonomi, sektor komunikasi digital khususnya pada pendidikan, kesehatan, real estate dan keuangan, serta pergeseran sistem dari offline ke online.

“Dampak positif yang kita dapatkan dari adanya teknologi digital adalah meningkatkan produktivitas secara masif dan signifikan, membuka jaringan market dalam pemanfaatkan data bisnis, menjadi sarana berbagai macam file, meningkatkan partisipasi tenaga kerja serta memudahkan berbagai aktivitas”, tutur Musyidah.

Di kesempatan yang sama Dias Satria juga menjelaskan bahwa ada tiga aspek penting yang bisa dijadikan sebagai pedoman ketika ingin mengembangkan sebuah bisnis baik secara online ataupun offline yaitu, perhatikan produk yang akan dijual, perhatikan orang yang akan membantu di sekitar kita seperti etos kerjanya, disiplin serta jujur, dan pastikan semua sistem berjalan secara standar. Artinya, mau siapapun yang melakukan, kualitasnya akan tetap sama.

“Strategi marketing yang bisa kita lakukan adalah dengan mencari keunikan produk yang akan kita jual. Jika kita memiliki produk, kita harus spesifik misalnya umurnya berapa, siapa yang akan membeli, kenapa mau membeli dan lain sebagainya. Hal ini perlu kita persiapkan karena ini menyangkut tentang strategi pasar yang akan dikeluarkan itu seperti apa”, jelas Dias. 

Angger Alfi Zakki mengatakan jika e-commerce dapat menciptakan peluang baru, sehingga ketika kita mulai mempromosikan produk secara online khususnya di marketplace maka para pembelinya pun akan mulai merambah serta beragam, bisa dari seluruh Indonesia.

“Tips dan trik jualan di Blibli adalah dengan mulai mengenalkan produk image, hal ini menjadi salah satu kunci di e-commerce untuk produk tersebut agar dapat terjual laku. Karena ketika mulai menjual produk melalui online, hal pertama yang akan dilihat oleh customer adalah foto produknya. Jadi usahakan agar foto produk itu “sekeren” mungkin”, kata Angger.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Minta Pemulihan Ekonomi Nasional Tetap Dilaksanakan Meski Tak Lagi Pandemi

Pakar Minta Pemulihan Ekonomi Nasional Tetap Dilaksanakan Meski Tak Lagi Pandemi

Bisnis | Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:55 WIB

3 Hal Ini Bikin Sri Mulyani Ketar-ketir, RI Bisa Jadi Looser atau Winner

3 Hal Ini Bikin Sri Mulyani Ketar-ketir, RI Bisa Jadi Looser atau Winner

Bisnis | Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:53 WIB

KSP Klaim UU Cipta Kerja Atasi Hambatan Berusaha Bagi UMKM

KSP Klaim UU Cipta Kerja Atasi Hambatan Berusaha Bagi UMKM

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×