Pertumbuhan Startup Indonesia Nomor 5 Sedunia, e-Commerce dan Fintech Paling Untung

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:45 WIB
Pertumbuhan Startup Indonesia Nomor 5 Sedunia, e-Commerce dan Fintech Paling Untung
Ilustrasi belanja online. (Pixabay/Hutchrock)

Suara.com - Pengamat dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Hudamenyebut, e-commerce dan teknologi finansial (tekfin) jadi segmen startup atau usaha rintisan paling menjanjikan saat ini.

Menurut dia,  e-commerce telah berkontribusi sebesar 75 persen terhadap ekonomi digital, terutama selama pandemi COVID-19 yang menyebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat.

"Karena orang sekarang lebih banyak memilih berbelanja online dibanding sebelum pandemi," kata Nailul Huda kepada ANTARA, Selasa (26/10/2021).

Sementara pada tekfin, Nailul menilai bahwa sektor tersebut berpotensi untuk terus berkembang meskipun belakangan banyak kasus mengenai tekfin ilegal yang meresahkan masyarakat.

Sejumlah startup di sektor tekfin yang akan terus berkembang, menurut Nailul, diantaranya bank digital, equity crowdfunding, innovative credit scoring, hingga robo advisor.

"Saya rasa itu bagian dari tekfin yang akan terus berkembang ke depannya. Kalau bicara mengenai tekfin payment, lending, itu mungkin sudah mature. Payment dengan pemain seperti Gopay, Ovo, DANA, kemudian lending ada Kredivo, Akseleran, dan sebagainya," ujar Nailul.

Saat ini Indonesia memiliki 2.229 startup, jumlah itu kelima terbesar di dunia sehingga ekonomi digital di Indonesia sangat menjanjikan.

Presiden Joko Widodo pada Senin, (25/10/2021) mengatakan bahwa ekonomi digital di Indonesia diperkirakan akan mencapai 124 miliar dolar AS atau setara Rp1,75 kuadriliun, setara 40 persen total nilai ekonomi digital Asia Tenggara pada 2025.

Namun, Nailul mengatakan, startup digital di Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan yakni rendahnya literasi digital dan ketimpangan digital yang mencakup infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), dan penggunaan teknologi.

Baca Juga: Apa Itu e-commerce: Pengertian, Jenis, Ciri dan Contohnya

"Untuk infrastruktur sudah mulai lebih baik dengan adanya Palapa Ring. Dari SDM masih ada gap talenta untuk data programming dan data analisa. Kalau dari segi penggunaan, masih banyak saudara kita di luar sana yang punya internet tapi dia tidak tahu bagaimana menggunakannya," tuturnya.

Dengan perkembangan Nurul berharap, pemerintah harus segera mengurangi kesenjangan digital dan melakukan peningkatan literasi digital masyarakat melalui sosialisasi dan integrasi ICT dalam kurikulum pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI