Suara.com - Salah satu penunjang bangkitnya perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19 adalah kelancaran dalam manajemen distribusi baik di sektor energi, pangan, dan berbagai sektor lain.
Country Manager Borong Indonesia, Ronald Sipahutar mengatakan, untuk makin membangkitkan perekonomian kalangan usaha harus berinovasi rantai pasok untuk bisa pertahankan bisnis di masa pandemi.
"Salah satu kunci keberhasilan adalah kemampuan melakukan inovasi pada sistem supply chain untuk memaksimalkan jangkauan serta go to market secara efektif dan efisien," ujar Ronald dalam konferensi pers, Kamis (11/11/2021).
Selai itu, Ronald menuturkan, momentum kebangkitan perekonomian ini harus disertai dengan perubahan dan adaptasi atas situasi pasar yang sudah masuk dalam masa New Normal.
Dalam hal ini, jelas Ronald, Borong telah berinovasi menjadi platform digital rantai pasok distribusi untuk membantu mengembangkan dan memudahkan skema dan struktur bisnis distribusi.
"Borong dapat menyederhanakan proses, fokus pada pelanggan dan mendorong bisnis tumbuh secara eksponensial," kata dia.
Ronald melanjutkan, sebagai Software as a Service (SaaS), Borong bisa digunakan oleh berbagai industri untuk mengelola proses rantai pasok atau supply chain hingga proses pengadaan (e-Procurement).
"Serta membangun E-Commerce sendiri (Closed-Loop Marketplace) hingga mengelola pelanggannya via fitur CRM untuk meningkatkan Customer Lifetime Value (CLV)," ucap dia.
Dalam proses beradaptasi di masa new normal, Borong Indonesia mengadakan event bertajuk Borong BizWeek pada 23-24 November 2021.
Kegiatan edukasi ini akan dibagi ke dalam 2 dua sesi, yakni Borong Corner (23/11), yang berupa seminar online untuk berbagi tentang industri supply chain dan pembaruan manajemen, serta Borong Academy (24/11) yang berupa sharing session mengenai strategi bisnis untuk pengusaha dan pengguna.