BLDF Dukung Pemerintah Capai Net Zero Carbon

Iwan Supriyatna

Rabu, 01 Desember 2021 | 14:03 WIB
BLDF Dukung Pemerintah Capai Net Zero Carbon
BLDF melalui program Djarum Trees for Life (DTFL) pun berupaya untuk terus mendukung pemerintah dalam upaya mencapai net zero carbon.

Suara.com - Perubahan iklim menjadi salah satu ancaman terbesar bagi umat manusia. Solidaritas, kemitraan, kerjasama semua pihak menjadi kunci dalam menghadapi ancaman tersebut.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan bahwa dengan potensi alam yang begitu besar, Indonesia bisa terus berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim.

Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF), melalui program Djarum Trees for Life (DTFL) pun berupaya untuk terus mendukung pemerintah dalam upaya mencapai net zero carbon.

“Kami selalu memulai program kami dari rumah sendiri, maka dari itu untuk program trembesi kami awali di jalur Kudus – Demak di tahun 2010, kemudian Pantura, tol trans jawa hingga akhirnya di tahun 2020 lalu kami pun mulai melakukan penanaman di tol Trans Sumatera. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam upaya mendukung program pemerintah,” ujar Vice President Dicector Djarum Foundation, FX Supanji ditulis Rabu (1/12/2021).

Tingginya volume kendaraan di berbagai ruas jalan, baik tol maupun jalur antar kota menjadi latar belakang kuat bagi DTFL untuk melakukan penanaman di sekitar area tersebut, hal ini guna mengurangi emisi karbon yang hadir di jalan raya.

Menurut Dr. Ir. H. Endes N. Dahlan, dosen Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) trembesi dapat menyerap CO2 sebesar 28.5 ton/pohon/ tahun dibandingkan dengan pohon akasia yang mampu menyerap 5,3 ton/tahun dan kenanga 0,5 ton/ tahun.

Kandungan 78 persen Nitrogen di udara membuat trembesi mampu bertahan hidup di lahanlahan marjinal hingga lahan-lahan kritis, seperti lahan bekas tambang. Bahkan, trembesi dapat bertahan pada tanah dengan tingkat kesamaan tinggi dan kering.

Dalam upaya penanaman trembesi, BLDF melakukan pembibitan trembesi di Pusat Pembibitan Tanaman (PPT) yang berlokasi di Kudus, Jawa Tengah. Di sanalah, bibit-bibit trembesi dirawat hingga akhirnya siap untuk ditanam di berbagai ruas jalan.

Program penanaman trembesi pun tak lantas berhenti pada tahap penanaman, BLDF juga berkomitmen untuk melakukan perawatan trembesi selama tiga tahun hingga pohon trembesi tersebut dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri.

baca juga

Perawatan yang dilakukan termasuk pendangiran, penyiraman, pemberian pupuk, hingga penggantian bibit pohon yang mati.

Sejak program ini dimulai 11 tahun lalu, DTFL telah menanam trembesi di sepanjang 2,817 KM dengan jumlah 150750 pohon trembesi, terbentang di jalur Pantura (Pantai Utara Jawa), trans jawa, Lingkar Madura, Lombok, hingga Sumatera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengarusutamaan Isu Perubahan Iklim Mungkin Lebih Efektif dengan Bahasa Agama

Pengarusutamaan Isu Perubahan Iklim Mungkin Lebih Efektif dengan Bahasa Agama

Tekno | Selasa, 30 November 2021 | 21:53 WIB

Dampaknya Benar Terasa, Tapi Perubahan Iklim Tenggelam dalam Diskusi Sosial

Dampaknya Benar Terasa, Tapi Perubahan Iklim Tenggelam dalam Diskusi Sosial

Tekno | Selasa, 30 November 2021 | 21:43 WIB

Menuntut Aksi Nyata untuk Perubahan Iklim

Menuntut Aksi Nyata untuk Perubahan Iklim

Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 08:56 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×