Dorong Iklim Ramah Investasi, Indonesia Siap Jadi Salah Satu Negara Ekonomi Terbesar 2030

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 06 Desember 2021 | 09:00 WIB
Dorong Iklim Ramah Investasi, Indonesia Siap Jadi Salah Satu Negara Ekonomi  Terbesar 2030
(Shutterstock)

“Indonesia 4.0, di dalamnya terdapat beberapa aspirasi besar untuk merevitalisasi industri Indonesia secara menyeluruh. Harapannya, dengan mengimplementasi industri 4.0, maka Indonesia dapat mencapai top ten ekonomi global pada tahun 2030,” ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (4/4/2018).

Bersoleknya Indonesia dalam bidang digital juga, antara lain juga disebabkan karena Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah G20 dan B20 pada 2022. Segala pembenahan tengah dilakukan dan hal ini menarik minat aliran dana FDI.

Menurut HSBC Global Research The Stars Align, di saat neraca perdagangan di seluruh negara ditopang oleh konsumsi domestik karena sektor manufakturnya terdampak akibat pandemi Covid-19, Indonesia justru bisa surplus karena adanya lonjakan harga komoditas dan industri ekspor baru. Neraca perdagangan Indonesia tahun ini diprediksi surplus 3%.

Memang volume produksi dan ekspor akan terhambat oleh hujan deras di Desember 2021, namun produksi diprediksi akan meningkat tahun depan. Pertumbuhan ekspor baja ringan juga akan mendapatkan titik terang di tahun depan, karena Indonesia juga memainkan peran yang sangat besar, yakni menjadi pemasok terbesar kendaraan listrik global.

Pabrik pertama yang mengolah cadangan nikel Indonesia menjadi nikel dan kobalt hidroksida, bahan kimia yang digunakan untuk baterai lithium, sudah mulai diproduksi pada Mei dan dua pabrik lain untuk memproduksi baterai EV jadi sedang dibangun oleh China dan Perusahaan Korea.

Komitmen HSBC
Dengan memahami kondisi ini, HSBC Indonesia berkomitmen untuk menjembatani nasabah dari global untuk berinvestasi di Indonesia. Direktur Commercial Banking PT Bank HSBC Indonesia, Eri Budiono mengatakan, Indonesia adalah pasar prioritas yang penting bagi HSBC.

“Kami telah mempromosikan dan memfasilitasi FDI ke Indonesia selama lebih dari 135 tahun, menghubungkan Indonesia dengan dunia dan sebaliknya. Sebagai ekonomi terbesar di ASEAN (35% dari PDB kawasan dan 40% dari populasi kawasan), Indonesia adalah tujuan FDI yang menarik karena pasar domestiknya yang besar, besarnya populasi berusia muda, pertumbuhan ekonomi digital yang cepat serta pertumbuhan pasar kelas menengah yang semakin meningkat,” tuturnya.

Apalagi, saat ini merupakan periode yang menarik bagi Indonesia. Sebab, pemerintah sedang menitikberatkan pembangunan di sektor ekonomi digital dan transisi ke ekonomi rendah karbon melalui program pasok batere EV. Selain itu, Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung transisi ke net-zero sejalan dengan yang telah dicanangkan dalam forum COP26.

“Ambisi ini selaras dengan tujuan strategis HSBC dalam hal memberikan solusi digital dan inovatif kepada klien kami, mendukung investasi masuk ke Indonesia, dan membantu klien kami bertransisi ke jejak karbon yang lebih rendah,” ucapnya.

baca juga

International Subsidiary Banking (ISB) HSBC memberikan pengalaman perbankan global yang konsisten kepada lebih dari 8.000 grup perusahaan dan anak perusahaan internasional. Beroperasi di lebih dari 50 pasar, kami dapat memberikan solusi yang sesuai kebutuhan bisnis global.

Tim HSBC ISB menyediakan perlindungan perbankan kepada anak perusahaan dari klien Commercial Banking, membantu mendapatkan keunggulan kompetitif dengan memanfaatkan kekuatan jaringan kami. Kami memiliki struktur yang unik untuk menyesuaikan dengan kebutuhan tim global klien kami, memungkinkan kami menyediakan Relationship Manager khusus di tingkat kantor pusat, regional, dan anak perusahaan.

Dengan kemitraan bersama klien, kami dapat memberikan layanan yang konsisten dan berpusat pada klien di seluruh pasar, solusi keuangan yang disesuaikan, dan real time melalui platform teknologi pusat, yang memungkinkan peluang bisnis baru.

Lebih jauh dia mengatakan, International Subsidiary Banking (ISB) HSBC telah memberikan pengalaman perbankan global yang konsisten kepada lebih dari 8.000 grup perusahaan dan anak perusahaan internasional. Beroperasi di lebih dari 50 pasar, HSBC dapat memberikan solusi yang sesuai kebutuhan bisnis global.

Pendekatan ISB ini membuat perusahaan berada pada posisi yang ideal untuk memberikan visibilitas dan kendali kepada klien terhadap posisi keuangan global mereka dan mengoptimalkan keuangan mereka.

“Kami memberikan manfaat yang menarik bagi perusahaan induk dan anak perusahaan, membantu memfasilitasi pertumbuhan mereka.

ISB di Indonesia telah membangun cakupan di berbagai negara dan wilayah di seluruh dunia.

Relationship Manager lokal yang terdedikasi, Onshore China Desk, dan jaringan Regional Desk yang terhubung secara global untuk memberikan wawasan tentang budaya dan praktik bisnis lokal yang beragam.

“Kami akan membantu bisnis Anda untuk mengidentifikasi peluang pertumbuhan baru memasuki pasar Indonesia. Structured and Complex Products origination, termasuk namun tidak terbatas pada Capital Financing, Structured Debt Solutions, dan Investment Banking, memanfaatkan keahlian cakupan produk lokal dan regional, Likuiditas dan Manajemen Kas, kredit dan pinjaman, foreign exchange dan Pembiayaan Perdagangan dan Piutang.

Sementara Head of International Subsidiary Banking PT Bank HSBC Indonesia, Charles Kho mengatakan, oleh karena negara-negara lain juga bersaing untuk FDI, mesin investasi Indonesia harus dapat berjalan lebih cepat dan meningkatkan intensitas promosi investasi.

"Proposisi perbankan internasional yang komprehensif memungkinkan HSBC untuk dapat memberikan layanan terbaiknya bagi perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia dalam berbagai siklus investasi, baik sebagai investor baru di negara ini maupun investor lama yang ingin memperluas bisnis mereka di Indonesia,” kata Charles Ko.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan mitra perbankan global yang dapat dipercaya dan sudah dikenal oleh perusahaan induk, dan juga mampu memberikan layanan yang menarik dan konsisten bagi anak perusahaan mereka di Indonesia.

“Kami membantu para klien dalam mewujudkan ambisi pertumbuhan mereka,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Eri Budiono. HSBC Indonesia senantiasa berkomitmen untuk menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan Indonesia.

“Terutama dalam menghubungkan Indonesia ke seluruh dunia dan menjadi mitra keuangan pilihan bagi klien kami,” tutupnya.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai HSBC silahkan cek di link ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HSBC Indonesia Jadi Wealth Manager Terbaik 4 Tahun Berturut-turut

HSBC Indonesia Jadi Wealth Manager Terbaik 4 Tahun Berturut-turut

Bisnis | Selasa, 16 November 2021 | 10:10 WIB

Wealth Management Jadi Pendongkrak Kinerja Bank HSBC Indonesia

Wealth Management Jadi Pendongkrak Kinerja Bank HSBC Indonesia

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 09:02 WIB

HSBC Hubungkan Investor Global melalui Forum Diskusi "In Conversation with Indonesia"

HSBC Hubungkan Investor Global melalui Forum Diskusi "In Conversation with Indonesia"

Bisnis | Senin, 01 November 2021 | 09:00 WIB

HSBC dan Tamasek Kerja Sama Bikin Platform Pembiayaan Utang Infrastruktur Asia Tenggara

HSBC dan Tamasek Kerja Sama Bikin Platform Pembiayaan Utang Infrastruktur Asia Tenggara

Bisnis | Kamis, 30 September 2021 | 10:54 WIB

HSBC Indonesia Incar Nasabah Kaum Milenial Kaya

HSBC Indonesia Incar Nasabah Kaum Milenial Kaya

Bisnis | Rabu, 15 September 2021 | 10:07 WIB

HSBC Perkenalkan Pembaruan Layanan Premier 2.0 untuk Pasar Milenial Affluent

HSBC Perkenalkan Pembaruan Layanan Premier 2.0 untuk Pasar Milenial Affluent

Press Release | Selasa, 14 September 2021 | 16:41 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×