Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Strategi Jababeka Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Morotai

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:35 WIB
Strategi Jababeka Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Morotai
Webinar yang bertema DI INDONESIA SAJA: Pariwisata Domestik sebagai Daya Tarik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.

Suara.com - Pariwisata Indonesia sedang dalam proses pemulihan akibat pandemi. Kebangkitan pariwisata di Indonesia butuh momentum yang dilakukan bersama-sama oleh para stakeholder.

Karena keterpurukan pariwisata Indonesia sekarang ialah akibat pandemi yang berdampak ke semua stakeholder. Apakah itu pihak penyedia akomodasi, agen travel, rumah makan, transportasi dan supplier makanan.

Melihat kondisi tersebut, Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai bersama N Rusmiati selaku Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), dan Poernomo Siswoprasetijo selaku President/CEO PATA Indonesia Chapter sepakat untuk menggaungkan bersama kampanye 'DI INDONESIA SAJA' dan berkolaborasi untuk mengembangkan destinasi wisata, khususnya di bagian timur Indonesia, seperti Pulau Morotai di Maluku Utara.

Hal itu terungkap dalam acara webinar yang bertema DI INDONESIA SAJA: Pariwisata Domestik sebagai Daya Tarik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.

Komitmen menggaungkan kampanye ‘DI INDONESIA SAJA’ dikarenakan pihak Jababeka Morotai, PATA Indonesia dan DPP ASITA sepakat bahwa kunci pemulihan pariwisata Indonesia ialah wisatawan domestik.

Rusmiati melalui ASITA akan mengajak anggotanya yang berjumlah 7 ribu agen travel di 34 provinsi di Indonesia untuk mempromosikan kampanye ‘DI INDONESIA SAJA’

Sementara itu Merry Karouwan selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASITA Sulawesi Utara (Sulut) menambahkan bahwa pihaknya sebenarnya tengah dalam proses kemungkinan kerja sama demi mengembangkan tempat wisata di Pulau Morotai. Hanya saja usaha tersebut terhenti akibat pandemi.

Merry bercerita bahwa pada Maret 2019, ia datang bersama 15 agen travel datang ke Morotai atas persetujuan Gubernur Sulut terkait kemungkinan sister city, yaitu Marun Manado-Morotai. Harapannya, dapat paket wisata yang “beyond Manado.”

“Kami datang juga Jababeka Morotai juga waktu itu. Dan kami waktu itu terkagum sama alamnya dan daerahnya yang syarat sejarah. Bahkan kami sampai ingin membeli tanah di sana. Saya dengan agen travel saling sepakat karena lokasinya bisa dijangkau (dengan mudah). Oke banget,” terang Merry ditulis Kamis (23/12/2021).

Akses, tambah Merry, juga sudah dibuka saat ini. Bandara internasional Sam Ratulangi di Manado sudah menerima penerbangan direct dari Singapura, dan penerbangan internasional lain.

Jadi, dari Manado, wisatawan asing bisa pergi ke Morotai, Bali, Makasar setelah melewati karantina. Apalagi saat ini ada program karantina di Pulau yang digagas pemerintah provinsi Sulawesi Utara agar memberi kenyamanan bagi wisatawan asing.

"Jadi, buat wisatawan yang melakukan karantina selama 11 hari mungkin dirasa bosan kalau menginap di hotel, pemerintah Sulut menyediakan karantina di pulau, yaitu dua resort di Pulau Bangka. Dua tempat itu ialah Murex Resort dan Bastianos Resort,” terang Merry.

Menanggapi hal itu, Basuri pun merasa senang mendengar pemerintah provinsi Sulawesi Utara sudah begitu pro aktif dan rupanya sudah berupaya menjalin kerja sama dengan tempat wisata di Pulau Morotai.

Karena dampak pandemi covid-19 ini, menurut Basuri, menyadarkan bahwa pariwisata Indonesia harus bisa berdiri di kaki sendiri, yaitu dengan menggaet wisatawan lokal.

"Strategi kami agar bisa KEK Morotai bisa berkembang, yaitu membuat street mall di tahun 2022. Lalu di dalamnya akan ada culinary center, dan fasilitas olahraga, seperti futsal, bulutangkis dan voli. Lalu kami akan membuat kejuaraan olahraga,” terang Basuri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Wisata Siap Bangkitkan Geliat Pariwisata Sumut di 2022

Pelaku Wisata Siap Bangkitkan Geliat Pariwisata Sumut di 2022

Sumut | Rabu, 22 Desember 2021 | 11:27 WIB

Ini Saran FBB Terkait Open Border Pariwisata Bali

Ini Saran FBB Terkait Open Border Pariwisata Bali

Bali | Rabu, 22 Desember 2021 | 09:11 WIB

Upaya Pemerintah Membantu Pelaku Sektor Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

Upaya Pemerintah Membantu Pelaku Sektor Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

Your Say | Rabu, 22 Desember 2021 | 09:08 WIB

Terkini

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB