Tutup Tahun 2021, Harga Emas Dunia Tandai Penurunan Terbesar Sejak 2015

RR Ukirsari Manggalani, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 03 Januari 2022 | 07:10 WIB
Tutup Tahun 2021, Harga Emas Dunia Tandai Penurunan Terbesar Sejak 2015
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas menandai penurunan tahunan terbesar sejak 2015, dibatasi oleh kebangkitan dolar karena investor bersiap untuk menyambut tahun baru di mana jumlah uang beredar dapat diperketat bahkan ketika ancaman varian virus corona Omicron tetap ada.

Harga emas di pasar spot pada perdagangan terakhir tahun 2022 naik 0,4 persen pada USD 1,822.11 per ounce, setelah mencapai puncaknya sejak 22 November di USD 1,827,26 pada hari Jumat, dibantu oleh penurunan dolar dan ekuitas global.

Sementara emas berjangka AS juga menguat 0,5 persen menjadi USD 1.823,00.

Emas telah turun sekitar 4 persen pada tahun 2021 karena pemulihan ekonomi global mendorong lebih banyak investor ke aset berisiko dan membatasi minat untuk aset safe-haven seperti emas batangan.

Menambah volatilitas emas adalah indikasi bahwa bank sentral akan mempercepat pengekangan pencetakan uang besar-besaran yang dipimpin pandemi untuk memulai ekonomi.

Meskipun emas batangan dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang biasanya dihasilkan dari stimulus yang meluas, kenaikan suku bunga akan diterjemahkan ke dalam biaya peluang yang lebih tinggi untuk memegang emas, yang tidak dikenakan bunga, dan mengangkat Treasuries AS dan dolar.

"Dengan imbal hasil 10-tahun AS yang akan mencapai 2 persen pada tahun 2022 bersama dengan inflasi sementara (dan tentu saja suku bunga yang lebih tinggi), emas mungkin berada dalam pertempuran yang menurun," kata analis DailyFX, Warren Venketas.

The Fed diperkirakan akan menerapkan tiga kenaikan suku bunga pada tahun 2022.

"Hingga tahun 2022, sementara kekhawatiran tentang efek varian Omicron dapat mendukung emas, hasil yang lebih tinggi mungkin merusak daya tariknya," kata Han Tan, kepala analis pasar di Exinity.

baca juga

Pada saat yang sama, “emas dapat melihat beberapa katalis untuk kenaikan substansial tahun depan, baik itu kesalahan kebijakan Fed, inflasi yang sangat tinggi, atau bahkan lonjakan ketegangan geopolitik," katanya.

Sementara itu logam lainnya perak naik 0,6 persen menjadi USD 23,17 per ounce, turun lebih dari 12 persen tahun ini, kinerja terburuknya dalam tujuh tahun.
Platinum turun 0,5 persen menjadi USD956,50 dalam perjalanan ke penurunan tahunan lebih dari 10 persen, sementara paladium turun 4,8 persen menjadi USD 1,871,68, menuju penurunan tahunan terburuk dalam enam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jamin Keamanan Investasi, Kapolri Perintahkan Sikat Habis Premanisme di Kawasan Industri!

Jamin Keamanan Investasi, Kapolri Perintahkan Sikat Habis Premanisme di Kawasan Industri!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 14:02 WIB

Investor Bosan ke China, RI Bisa Jadi Raja Industri Manufaktur Asia

Investor Bosan ke China, RI Bisa Jadi Raja Industri Manufaktur Asia

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:57 WIB

Investor RANS Anjlok, Raffi Ahmad Masih Kuasai 62,93% Saham

Investor RANS Anjlok, Raffi Ahmad Masih Kuasai 62,93% Saham

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 10:58 WIB

Gagal Bayar Pos Indonesia Berlanjut, Investor Tolak Restrukturisasi

Gagal Bayar Pos Indonesia Berlanjut, Investor Tolak Restrukturisasi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 13:14 WIB

Tiru Jepang, Purbaya Mau Utang Pemerintah dari SBN Dikuasai Investor Domestik

Tiru Jepang, Purbaya Mau Utang Pemerintah dari SBN Dikuasai Investor Domestik

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:56 WIB

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 15:39 WIB

Awas Jebakan Betmen Batas Harga Minimum Saham Rp1

Awas Jebakan Betmen Batas Harga Minimum Saham Rp1

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 17:42 WIB

Jurus Bybit Indonesia Gaet Investor RI, Andalkan Teknologi hingga Program Berhadiah

Jurus Bybit Indonesia Gaet Investor RI, Andalkan Teknologi hingga Program Berhadiah

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:03 WIB

Bos Bybit Indonesia Blak-blakan Alasan Buka Operasional di RI

Bos Bybit Indonesia Blak-blakan Alasan Buka Operasional di RI

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 18:18 WIB

Investor Asing Mulai Bidik Bisnis Cold Storage di Indonesia

Investor Asing Mulai Bidik Bisnis Cold Storage di Indonesia

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 15:56 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×