Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Biaya Bahan Bakar dan Inflasi Jadi Pembahasan Utama di G20

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 17 Februari 2022 | 07:57 WIB
Biaya Bahan Bakar dan Inflasi Jadi Pembahasan Utama di G20
Presiden Joko Widodo (kedua dari kanan) saat menghadiri KTT G20 di La Nuvola, Roma, Italia, pada Sabtu (30/10/2021). [BPMI Sekretariat Presiden]

Suara.com - Para pemimpin keuangan dari 20 ekonomi teratas dunia (G20) akan memperdebatkan dampak dari ketegangan geopolitik yang masih ada, meningkatnya inflasi global, dan kebijakan moneter yang lebih ketat di beberapa kawasan pada pertemuan dua hari yang dimulai pada Kamis.

Tetapi kasus COVID yang meningkat membayangi pertemuan dengan banyak menteri yang menghadiri secara daring atau melewatkan pertemuan sama sekali, meningkatkan tantangan bagi upaya tuan rumah Indonesia untuk mendorong pemulihan global pascapandemi yang lebih luas dan lebih kuat.

Keanggotaan G20 yang beragam, yang terdiri dari Washington dan sekutunya, juga saingannya China dan Rusia, dapat mempersulit koordinasi kebijakan, kata mantan pembuat kebijakan bank sentral Jepangn (BOJ) Takahide Kiuchi.

"Sementara lonjakan biaya bahan bakar dan kenaikan inflasi adalah tema utama bagi negara maju dan berkembang, sulit untuk mengambil tindakan bersama dengan forum seperti G20," katanya.

Kepala keuangan G20 akan membahas krisis Ukraina, tetapi tidak jelas apakah mereka akan mengeluarkan pernyataan bersama dengan sinyal politik atau hanya bertukar pandangan, menurut seorang pejabat pemerintah Jerman.

Ketika Federal Reserve (Fed) AS mengincar kenaikan suku bunga dan beberapa mitranya terlihat mengikuti, para pemimpin keuangan G20 kemungkinan akan meminta bank sentral utama untuk mengomunikasikan niat mereka dengan jelas guna mencegah menyebabkan perubahan pasar yang besar.

"Komunikasi kebijakan moneter yang transparan dan jelas oleh bank-bank sentral utama tetap penting bagi ekonomi global, stabilitas harga dan stabilitas keuangan," kata sebuah dokumen dengan posisi yang disepakati anggota G20 Eropa, yang dilihat oleh Reuters.

Para pembuat kebijakan G20 juga diharapkan untuk memperingatkan negara-negara berkembang untuk bersiap menghadapi potensi kejatuhan pasar dari pengetatan moneter di negara-negara ekonomi utama, menurut dokumen tersebut.

Gubernur bank sentral Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pada Rabu (16/2/2022) pasar negara berkembang akan mampu menghadapi pengetatan moneter global, termasuk kenaikan suku bunga AS, "jauh lebih baik" tahun ini dibandingkan dengan periode pengetatan sebelumnya.

Tetapi para menteri G20 menghadapi tugas yang sulit untuk mengarahkan kebijakan di tengah perbedaan global dalam kecepatan pemulihan dari pandemi.

Sementara kasus varian Omicron COVID-19 telah surut di banyak negara kaya, kasus tersebut masih meningkat di banyak negara berkembang termasuk tuan rumah Indonesia.

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan pada Rabu (16/2/2022) bahwa risiko penurunan terus mendominasi, karena pembatasan mobilitas baru di beberapa negara dan ketidaksesuaian penawaran-permintaan kemungkinan akan menyeret pertumbuhan.

IMF telah mengatakan akan mencari dukungan G20 untuk memperkuat kerangka restrukturisasi utang bagi negara-negara miskin karena risiko gagal bayar meningkat dan tuntutan untuk persyaratan utang yang lebih mudah meningkat.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen, yang akan berpartisipasi secara virtual, akan mendesak rekan-rekan G20-nya untuk membantu organisasi internasional mengatasi kemacetan dalam penyebaran vaksin, dan mendukung investasi dalam pencegahan pandemi, seorang pejabat Departemen Keuangan AS mengatakan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lonjakan Inflasi Negara Maju Bikin Jokowi Ketar-ketir, Sri Mulyani: Harus Diwaspadai

Lonjakan Inflasi Negara Maju Bikin Jokowi Ketar-ketir, Sri Mulyani: Harus Diwaspadai

Bisnis | Rabu, 16 Februari 2022 | 21:44 WIB

Menteri Keuangan Apresiasi Kinerja BRI Garap Potensi Ultra Mikro

Menteri Keuangan Apresiasi Kinerja BRI Garap Potensi Ultra Mikro

Jatim | Rabu, 16 Februari 2022 | 20:10 WIB

Kinerja Gemilang Meski Pandemi, Sri Mulyani Apresiasi BRI

Kinerja Gemilang Meski Pandemi, Sri Mulyani Apresiasi BRI

Surakarta | Rabu, 16 Februari 2022 | 19:10 WIB

Terkini

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya

Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB