Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Jepang Dukung AS dan Blokir Bank Rusia, Mendadak Pabrik Toyota Lumpuh Akibat Serangan Hacker

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 01 Maret 2022 | 11:47 WIB
Jepang Dukung AS dan Blokir Bank Rusia, Mendadak Pabrik Toyota Lumpuh Akibat Serangan Hacker
Hacker. [B_A/Pixabay]

Suara.com - Perusahaan otomotif dunia, Toyota Motor Corp menangguhkan operasi pabrik di Jepang terhitung sejak Selasa (1/3/2022) akibat serangan siber atau dugaan hacker pada pemasok suku cadang plastik dan komponen elektronik diduga terkena serangan siber.

Dengan keputusan ini, diperkirakan membuat Toyota kehilangan sekitar 13 ribu produksi mobil. Hingga kini, belum diketahui siapa dalang serangan ini dan motif mereka.

Serangan siber ini terjadi setelah Jepang bergabung dengan sekutu Barat dalam menekan Rusia setelah menginvasi Ukraina, meskipun tidak jelas apakah serangan itu saling berkaitan.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, dikutip dari Reuters, mengatakan pemerintahnya akan menyelidiki insiden tersebut dan apakah Rusia terlibat.

"Sulit untuk mengatakan apakah ini ada hubungannya dengan Rusia sebelum melakukan pemeriksaan menyeluruh," kata Kishida.

Pada hari minggu lalu, Kishida mengumumkan bahwa Jepang akan bergabung dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain dalam memblokir beberapa bank Rusia untuk mengakses sistem pembayaran internasional SWIFT

Dia juga mengatakan Jepang akan memberikan Ukraina 100 juta dolar AS dalam bentuk bantuan darurat.

Seorang juru bicara pemasok, Kojima Industries Corp, mengatakan tampaknya telah menjadi korban dari beberapa jenis serangan cyber.

Seorang juru bicara dari Toyota menggambarkannya sebagai "kegagalan sistem pemasok."

Perusahaan belum tahu apakah penghentian di 14 pabriknya di Jepang, yang menyumbang sekitar sepertiga dari produksi globalnya, akan berlangsung lebih dari satu hari, juru bicara itu menambahkan.

Beberapa pabrik yang dioperasikan oleh afiliasi Toyota Hino Motors dan Daihatsu termasuk dalam penutupan.

Toyota, yang pernah mengalami serangan dunia maya di masa lalu, adalah pelopor manufaktur Just-In-Time dengan suku cadang yang datang dari pemasok langsung ke jalur produksi.

Sebelumnya, serangan siber terhadap perusahaan Jepang di masa lalu juga pernah terjadi, termasuk serangan terhadap Sony Corp pada tahun 2014, yang mengekspos data internal dan mematikan sistem komputer.

Amerika Serikat menyalahkan Korea Utara atas serangan itu, yang terjadi setelah Sony merilis "The Interview", sebuah komedi tentang rencana untuk membunuh pemimpin rezim Kim Jong Un.

Penghentian produksi Toyota terjadi karena pembuat mobil terbesar di dunia itu sudah menangani gangguan rantai pasokan di seluruh dunia yang disebabkan oleh pandemi COVID-19, yang telah memaksanya dan pembuat mobil lain untuk mengekang produksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Amerika Serikat Tawarkan Bantuan ke Ukraina, dari Senjata Hingga Sanksi Berat untuk Rusia

Wow! Amerika Serikat Tawarkan Bantuan ke Ukraina, dari Senjata Hingga Sanksi Berat untuk Rusia

Jawa Tengah | Selasa, 01 Maret 2022 | 11:16 WIB

Balas Sanksi Uni Eropa, Rusia Tutup Wilayah Udaranya Untuk 36 Negara

Balas Sanksi Uni Eropa, Rusia Tutup Wilayah Udaranya Untuk 36 Negara

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 11:15 WIB

Jepang Beri Sanksi Tegas, Aset Bank Sentral Rusia Dibekukan

Jepang Beri Sanksi Tegas, Aset Bank Sentral Rusia Dibekukan

Jawa Tengah | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:56 WIB

Imbas Invasi Ukraina, Ini Deretan Sanksi Dunia Ke Rusia: Bank Dibekukan, Ekspor Dilarang, Tim Bola Tak Boleh Main

Imbas Invasi Ukraina, Ini Deretan Sanksi Dunia Ke Rusia: Bank Dibekukan, Ekspor Dilarang, Tim Bola Tak Boleh Main

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:56 WIB

Konflik Ukraina - Rusia Ganggu APBN, Beban Subsidi BBM dan Listrik Bisa Membengkak

Konflik Ukraina - Rusia Ganggu APBN, Beban Subsidi BBM dan Listrik Bisa Membengkak

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:46 WIB

Warga Ukraina Sejak Invasi Rusia: Temui Tank Rusia Kehabisan Bensin,  Guru Ukraina Buat Bom Molotov

Warga Ukraina Sejak Invasi Rusia: Temui Tank Rusia Kehabisan Bensin, Guru Ukraina Buat Bom Molotov

Video | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB