Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Harga Emas Dunia Terus Naik di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 Maret 2022 | 08:19 WIB
Harga Emas Dunia Terus Naik di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina
Ilustrasi emas batang. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia melesat tinggi pada perdagangan hari Selasa, kenaikan ini dipicu krisis geopolitik di Eropa imbas invasi Rusia ke Ukraina.

Mengutip CNBC, Rabu (2/3/2022) harga emas di pasar spot melonjak 1,8 persen menjadi USD1.941,51 per ounce karena krisis tersebut mendorong investor ke aset safe-haven. 

Sementara itu emas berjangka Amerika Serikat ditutup meroket 2,3 persen menjadi USD1.943,80 per ounce.

Wall Street tergelincir dan harga minyak melesat kembali di atas USD100 per barel karena konvoi kendaraan lapis baja Rusia terus mendekati ibukota Ukraina, Kyiv.

"Imbal hasil obligasi jatuh karena harga pulih kembali pada arus safe-haven dan dengan beberapa investor mengurangi ekspektasi mereka tentang pengetatan kebijakan moneter secara agresif dari bank sentral. Dengan latar belakang ini, saya memperkirakan emas akan bergerak jauh ke atas USD2.000," ujar Fawad Razaqzada, analis ThinkMarkets.

Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian dan juga lindung nilai terhadap kenaikan inflasi.

Sementara itu paladium melesat ke puncak tujuh bulan karena sanksi Barat terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina meningkatkan kekhawatiran pasokan.

Logam auto-katalis itu melonjak sebanyaknya 9,4 persen menjadi USD2.722,79 per ounce di sesi tersebut dan naik 3,4 persen menjadi USD2.572,23.

Analis OANDA, Edward Moya mengatakan ada kekhawatiran yang luar biasa bahwa Rusia, eksportir utama paladium, akan menghadapi gangguan parah karena larangan penerbangan bakal menimbulkan masalah besar dalam mendapatkan pasokan ke berbagai tempat,.

"Pasar paladium sudah mendapati persediaan yang ketat dan sekarang risiko geopolitik akan menyebabkan kekurangan pasokan yang parah." Kata Edward.

Rusia adalah produsen paladium terbesar dunia, dengan Nornickel yang berbasis di Moskow menyumbang 40 persen produksi tambang logam tersebut tahun lalu.

Sedangkan harga perak di pasar spot melambung 3,9 persen menjadi USD25,38 per ounce dan platinum naik 0,9 persen menjadi USD1.052,84 per ounce. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Terus Melonjak Terdorong Krisis Ukraina

Harga Emas Terus Melonjak Terdorong Krisis Ukraina

Bali | Rabu, 02 Maret 2022 | 07:13 WIB

Harga Emas Hari Ini, Antam per Gram Rp977.000

Harga Emas Hari Ini, Antam per Gram Rp977.000

Batam | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:55 WIB

Harga Emas Antam Turun di Awal Maret 2022

Harga Emas Antam Turun di Awal Maret 2022

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:09 WIB

Terkini

Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:29 WIB

Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik

Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:07 WIB

Data Center Terisi Penuh Sebelum Operasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam

Data Center Terisi Penuh Sebelum Operasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:49 WIB

Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:38 WIB

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:21 WIB

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:08 WIB

Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih

Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:02 WIB

Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:57 WIB

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:52 WIB

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB