Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 6.997,214
LQ45 708,256
Srikehati 341,255
JII 476,806
USD/IDR 17.010

Harga Minyak dan Berbagai Komoditas Melonjak, Investor Ramai-ramai Jual Saham

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 08 Maret 2022 | 08:30 WIB
Harga Minyak dan Berbagai Komoditas Melonjak, Investor Ramai-ramai Jual Saham
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.

Suara.com - Harga minyak dan berbagai komoditas lain terpantau naik sementara saham global merosot pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), disebabkan AS yang melarang impor minyak Rusia hingga memicu kekhawatiran investor atas inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Minyak mentah Brent, patokan internasional, sempat capai harga lebih dari 139 dolar AS per barel, level tertinggi sejak 2008.

Harga nikel meroket 90 persen, emas menembus 2.000 dolar AS per ounce dan gandum melonjak ke level tertinggi 14 tahun, karena pembeli dan pedagang industri berebut di tengah gangguan pasokan terkait dengan operasi militer Rusia ke Ukraina.

Imbal hasil obligasi pemerintah riil zona euro turun tajam karena lonjakan harga-harga energi memicu kekhawatiran bahwa ekonomi global berada dalam risiko stagflasi, suatu kondisi di mana harga-harga melonjak sementara pertumbuhan mandek.

Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10-tahun dan 30-tahun terkait inflasi turun ke rekor terendah baru, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik sedikit setelah menyentuh level terendah dalam dua bulan.

Indeks-indeks utama Wall Street turun tajam, dengan Komposit Nasdaq mengkonfirmasi berada di pasar bearish, dan indeks STOXX 600 pan-Eropa memangkas kerugian sekitar 3,0 persen menjadi ditutup pada level terendah hampir satu tahun.

Presiden AS, Joe Biden bersedia untuk melanjutkan larangan AS atas impor minyak Rusia bahkan jika sekutu Eropa tidak, dua orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters.

Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi khusus", tetapi telah memicu sanksi besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Eropa yang bertujuan untuk mengisolasi Rusia ke tingkat yang belum pernah dialami oleh ekonomi sebesar itu.

"Efek melumpuhkan harga minyak di atas 130 dolar AS akan mengirim banyak ekonomi Eropa ke dalam resesi," dan skenario itu menyebabkan saham Eropa bergerak ke wilayah pasar bearish," kata Edward Moya, analis senior di OANDA.

"AS dapat menangani tidak memiliki pasokan energi Rusia, tetapi itu tidak berlaku untuk Eropa."

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 797,42 poin atau 2,37 persen, indeks S&P 500 kehilangan 127,79 poin atau 2,95 persen dan Komposit Nasdaq terpuruk 482,48 poin atau 3,62 persen.

Indeks saham MSCI di seluruh dunia jatuh 2,73 persen. Minyak mentah berjangka Brent ditutup naik 4,3 persen pada 123,21 dolar AS per barel. Minyak mentah AS ditutup naik 3,22 persen pada 119,40 dolar AS per barel.

Analis Bank of America memperkirakan bahwa hilangnya 5 juta barel per hari minyak Rusia dapat menyebabkan harga minyak mentah mencapai 200 dolar AS per barel.

Konflik Rusia-Ukraina juga membebani pembicaraan yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara besar, setelah Teheran menuduh Rusia "mengganggu".

Harga nikel, yang mencapai 55.000 dolar AS per ton di awal sesi perdagangan, terakhir diperdagangkan naik 76 persen pada 50.925 dolar AS per ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS dan Eropa Akan Larang Impor Minyak Rusia, Harga Minyak Dunia Pecah Rekor Lagi

AS dan Eropa Akan Larang Impor Minyak Rusia, Harga Minyak Dunia Pecah Rekor Lagi

Bisnis | Selasa, 08 Maret 2022 | 07:30 WIB

Pemerintah Harus Buat Solusi Berjangka untuk Atasi Gejolak Harga Pangan

Pemerintah Harus Buat Solusi Berjangka untuk Atasi Gejolak Harga Pangan

DPR | Senin, 07 Maret 2022 | 22:13 WIB

Di Balikpapan Stok Minyak Goreng Cukup Hingga 3 Bulan, Langka Lantaran Masyarakat Panik, Harga Tembus Hingga Rp 20 Ribu

Di Balikpapan Stok Minyak Goreng Cukup Hingga 3 Bulan, Langka Lantaran Masyarakat Panik, Harga Tembus Hingga Rp 20 Ribu

Kaltim | Senin, 07 Maret 2022 | 20:00 WIB

Antisipasi Antrian Minyak Goreng, Kelurahan Gunung Elai Tunjuk 45 Koordinator RT

Antisipasi Antrian Minyak Goreng, Kelurahan Gunung Elai Tunjuk 45 Koordinator RT

Kaltim | Senin, 07 Maret 2022 | 19:45 WIB

Waduh Harga Minyak Goreng di Cianjur Masih Diatas Rp 14 Ribu Per Kilogram

Waduh Harga Minyak Goreng di Cianjur Masih Diatas Rp 14 Ribu Per Kilogram

Bogor | Senin, 07 Maret 2022 | 19:01 WIB

Ini Lima Komoditas Utama yang Menyumbang Inflasi Lhokseumawe

Ini Lima Komoditas Utama yang Menyumbang Inflasi Lhokseumawe

Sumut | Senin, 07 Maret 2022 | 17:16 WIB

Terkini

Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak

Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:00 WIB

Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?

Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:58 WIB

Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur Meroket, Maksimal 13 Persen

Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur Meroket, Maksimal 13 Persen

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:41 WIB

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:21 WIB

Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen

Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:08 WIB

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:57 WIB

Jadi Merger, Danantara Hanya Kelola 3 BUMN Karya pada Semester II-2026

Jadi Merger, Danantara Hanya Kelola 3 BUMN Karya pada Semester II-2026

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:25 WIB

Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa

Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:19 WIB

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:14 WIB

Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga

Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:05 WIB