Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Kecepatan Internet di Indonesia Dikenal Lambat, Mampukah Ikuti Tren Metaverse?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2022 | 14:34 WIB
Kecepatan Internet di Indonesia Dikenal Lambat, Mampukah Ikuti Tren Metaverse?
Ilustrasi metaverse (pixabay.com)

Suara.com - Saat ini, internet yang berkualitas sangat dibutuhan mengingat pandemi yang memaksa setiap aktivitas menjadi serba digital, ungkap pakar IT dan Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi.

"Di masa post pandemi ini, internet menunjukkan jati dirinya sebagai pendorong transformasi digital dan lokomotif pertumbuhan ekonomi digital. Seiring dengan kebutuhan masyarakat yang kian meluas dan trend pemanfaatan internet yang ke arah metaverse, tentu kebutuhan akan internet yang dikatakan berkualitas, juga mengalami perkembangan dan perubahan,” ungkap Heru dalam keterangan resminya, Kamis.

Ia mengungkapkan, bahwa secara umum, yang menjadi parameter yang akan jadi perhatian awal saat memilih penyedia layanan internet adalah kecepatan unduh dan unggah yang ditawarkan.

“Perbedaan kecepatan penawaran untuk download internet yang ditawarkan provider dengan kenyataan yang didapat pengguna, saat ini menjadi salah satu faktor baru menentukan kualitas layanan internet yang ditawarkan penyedia," ujarnya.

"Ini diistilahkan dengan throughput performance. Lewat parameter ini dapat diketahui penyedia internet mana yang menawarkan layanan sesuai fakta dan mana yang sekadar alat berjualan atau gimmick ke pelanggan,” lanjut dia.

Heru kemudian memaparkan laporan riset yang dilakukan Enciety Business Consult terkait Quality of Service (QoS) provider fixed broadband melalui Direct Observation di 8 (delapan) kota di Indonesia, yakni Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar terkait throughput performance.

Hasilnya, ditemukan lima provider dengan rata-rata throughput performance paling baik yakni IndiHome (102 persen), diikuti MyRepublic (96 persen), CBN (84 persen), Oxygen (82 persen), dan Firstmedia (80 persen). Sementara Biznet memiliki rata-rata throughput performance 33 persen.

Khusus untuk Jakarta, berdasarkan riset pada awal Februari lalu, dari segi kecepatan unduh, pelanggan Paket 85 Mbps Biznet mendapatkan rata-rata kecepatan download sebesar 30,2 Mbps dengan throughput 36 persen. Sementara itu, Paket 50 Mbps MyRepublic memiliki rata-rata kecepatan download 44,2 Mbps dengan throughput 88 persen.

Sedangkan untuk Indihome, kebanyakan pelanggan masih berlangganan paket 20 Mbps ke bawah dengan mendapatkan rata-rata kecepatan unduh 20,6 Mbps dengan throughput 103 persen.

Selain itu, untuk mendukung tantangan kebutuhan dan trend maraknya layanan data berbasis video streaming, gims, e-sport dan video conference, serta pemanfaatan internet ke arah metaverse, Heru mengatakan parameter lain yang perlu menjadi perhatian adalah latensi.

Latensi adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan suatu data sampai ke tujuan, yang diukur dalam satuan milisecond (ms). Angka latensi yang bagus tentunya mendekati angka nol, jelas Heru.

Berdasarkan pengamatan Enciety, tiga provider menempati peringkat latensi yang sangat baik (2.0 ms) yakni IndiHome, MNC Play, dan MyRepublic. Sementara itu, posisi berikutnya ditempati Biznet (3.0 ms), Oxygen (3.0 ms), Iconnet (4.0 ms), XL Home (4.0 ms), First Media (13.0 ms), dan CBN (15.0 ms).

Heru mengatakan, hasil yang dilaporkan Enciety tersebut tentunya bersifat dinamis. Namun, terlihat jelas ada tantangan dan parameter baru terkait layanan internet berkualitas, yakni kecepatan unduh dan unggah, serta latensi.

"Provider tentu ditantang untuk menyediakan layanan berkualitas tersebut secara maksimal. Melalui throughput performance, ini juga seharusnya jadi perhatian provider internet untuk menawarkan layanan secara jujur, bukan hanya memberikan janji surga," pungkas Heru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Menjawab Kebutuhan di Era Digital, BRI Bersama Ayoconnect Hadirkan Solusi Berbasis Open Banking

Untuk Menjawab Kebutuhan di Era Digital, BRI Bersama Ayoconnect Hadirkan Solusi Berbasis Open Banking

Surakarta | Kamis, 10 Maret 2022 | 11:30 WIB

Kerjasama BRI dan Ayoconnect Hadirkan Layanan Keuangan Berbasis Digital yang Mudah Diakses

Kerjasama BRI dan Ayoconnect Hadirkan Layanan Keuangan Berbasis Digital yang Mudah Diakses

Jawa Tengah | Kamis, 10 Maret 2022 | 11:00 WIB

Tingkatkan Inklusi Keuangan, BRI Jalin Kerja Sama dengan Ayoconnect Olah Open Banking

Tingkatkan Inklusi Keuangan, BRI Jalin Kerja Sama dengan Ayoconnect Olah Open Banking

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2022 | 10:41 WIB

Ibu Muda Kini Semakin Kritis, Ini Tips yang Bisa Dilakukan Agar Tidak Kewalahan

Ibu Muda Kini Semakin Kritis, Ini Tips yang Bisa Dilakukan Agar Tidak Kewalahan

Lifestyle | Kamis, 10 Maret 2022 | 09:28 WIB

Pahami Keamanan Siber Sebelum Lakukan Transformasi Digital

Pahami Keamanan Siber Sebelum Lakukan Transformasi Digital

Tekno | Rabu, 09 Maret 2022 | 22:25 WIB

STB Gratis untuk Nonton TV Digital Mulai dibagikan di Banten dan Bengkulu

STB Gratis untuk Nonton TV Digital Mulai dibagikan di Banten dan Bengkulu

Tekno | Rabu, 09 Maret 2022 | 20:18 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB