Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kasus Covid Terus Melonjak, Kegiatan Ekonomi di China Terhenti

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 16 Maret 2022 | 08:55 WIB
Kasus Covid Terus Melonjak, Kegiatan Ekonomi di China Terhenti
Ilustrasi bendera China. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Kegiatan ekonomi China terhenti setelah melonjaknya kasus Covid akhir-akhir ini. Bahkan, Pabrik-pabrik kini diperintahkan untuk menghentikan produksi.

Seperti dilansir CNBC, Pemerintah kota Dongguan di provinsi selatan Guangdong memerintahkan karyawan untuk bekerja dari rumah dan tetap berada di rumah.

Pemerintah kota, hanya mengizinkan kegiatan yang diperlukan seperti membeli bahan makanan dan melakukan tes virus.

Meskipun provinsi utara Jilin menyumbang sebagian besar kasus, lonjakan kasus telah melanda kota-kota besar seperti pusat keuangan Shanghai dan pusat manufaktur teknologi Shenzhen.

Namun, di kawasan industri yang belum terdapat kasus, kegiatan bisnis dapat mempertahankan produksi dasar di bawah langkah-langkah pengendalian virus yang ketat.

Di daerah yang melaporkan kasus lokal, perusahaan harus menghentikan produksi, kata pengumuman itu. Langkah-langkah tersebut mulai berlaku pada tanggal 15 Maret dan akan berlangsung selama sekitar satu minggu, hingga akhir hari pada tanggal 21 Maret.

Dongguan merupakan salah satu daerah yang berkontribusi terhadap PDB China pada tahun lalu, dengan nilai ekspor 1,09 triliun yuan (USD 170,31 miliar).

Dongguan melaporkan sembilan kasus Covid yang dikonfirmasi dan 46 kasus tanpa gejala pada hari Senin. Pusat teknologi terdekat di Shenzhen, juga di provinsi Guangdong, melaporkan 60 kasus baru, termasuk yang tanpa gejala.

Jumlah total kasus lokal untuk hari Senin di daratan Cina termasuk 3.507 kasus Covid baru yang dikonfirmasi dan 1.647 yang tidak menunjukkan gejala, sebagian besar di provinsi utara Jilin. Itu lebih dari dua kali lipat dari hari sebelumnya.

baca juga

Lonjakan kasus covid ini juga membuat bisnis makanan cepat saji berdampak. Rantai makanan cepat saji Yum China melaporkan bahwa penjualan telah dirugikan oleh wabah tersebut.

"Operasi kami dipengaruhi secara signifikan oleh wabah terbaru dan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang lebih ketat yang mengakibatkan pengurangan lebih lanjut dari kegiatan sosial, perjalanan dan konsumsi," kata Yum China, yang mengoperasikan Pizza Hut dan KFC di negara itu.

Penjualan toko yang sama di Yum China anjlok sekitar 40% hingga 50% dari tahun lalu selama liburan Tahun Baru Imlek pada tahun 2020 ketika Covid pertama kali melanda China.

"China akan melihat perlambatan tajam pada bulan Maret, mengingat negara itu sedang menghadapi wabah Covid-19 terburuk sejak 2020. Pada saat ini, pembuat kebijakan jelas menempatkan COVID-nol di depan pertumbuhan," imbuh Larry Hu, kepala ekonom China di Macquarie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Pade Hotel & Resort Group Ekspansi Bisnis ke KEK Morotai

The Pade Hotel & Resort Group Ekspansi Bisnis ke KEK Morotai

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2022 | 06:23 WIB

Mengejutkan! Indonesia Justru Bidik Potensi Menggiurkan Dibalik Perang Rusia-Ukraina

Mengejutkan! Indonesia Justru Bidik Potensi Menggiurkan Dibalik Perang Rusia-Ukraina

Surakarta | Rabu, 16 Maret 2022 | 07:15 WIB

Bongkar Penipuan Lintas Negara, Bareskrim Polri Tangkap 26 Orang WNA Asal China dan Taiwan di Jakarta dan Bekasi

Bongkar Penipuan Lintas Negara, Bareskrim Polri Tangkap 26 Orang WNA Asal China dan Taiwan di Jakarta dan Bekasi

Bekaci | Rabu, 16 Maret 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×