Array

Ekonomi Digital Hingga Layanan Kesehatan Tumbuh Pesat Selama Pandemi COVID-19

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 16 Maret 2022 | 19:26 WIB
Ekonomi Digital Hingga Layanan Kesehatan Tumbuh Pesat Selama Pandemi COVID-19
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut, pandemi COVID-19 jadi momen semakin banyaknya tren ekonomi baru. 

"Terutama, gaya hidup normal baru yang berkaitan dengan gaya hidup sehat dan maraknya penerapan teknologi digital," ucap Sri Mulyani dalam webinar "Fitch on Indonesia 2022" di Jakarta, Rabu (16/3/2022).

Sehingga, gaya hidup normal baru juga membuat layanan kesehatan, industri kesehatan dan farmasi, serta ekonomi digital menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru sebuah negara.

Selain gaya hidup normal baru, Sri Mulyani menuturkan berubahnya peta perdagangan dunia dan investasi baru turut menjadi salah satu sumber pertumbuhan terbaru usai pandemi melanda.

Hal tersebut disebabkan diversifikasi rantai pasokan global dan inisiasi rantai pasok regional, sehingga menjadikan industri mesin, industri elektronik, industri perangkat komunikasi, serta hilirisasi kimia dan mineral menjadi beberapa sektor pertumbuhan baru perekonomian.

"Indonesia sangat menyadari tren ini dan kami terus mengalibrasi ulang kebijakan, sehingga kami dapat memposisikan ekonomi domestik pada posisi yang tepat dan mengambil keuntungan tersendiri bagi negara kami atau yang biasa disebut sumber daya dan potensi," ungkapnya.

Tak hanya itu, Bendahara Negara ini menyebutkan ekonomi hijau turut menjadi sumber baru pertumbuhan suatu negara, sehingga terdapat kebijakan nol emisi dan permintaan investasi hijau, yang menyebabkan nilai ekonomi karbon serta teknologi energi terbarukan kian menjadi tren.

Indonesia saat ini terus berdiskusi dengan banyak mitra mengenai komitmen terhadap ekonomi hijau, terutama kontribusi yang ditentukan secara nasional.

Dirinya menegaskan seluruh sumber pertumbuhan baru tersebut harus didorong dengan agenda reformasi struktural, sehingga pemerintah Indonesia terus mengakselerasi program prioritas dan berbagai agenda reformasi.

Baca Juga: Geger! Sejumlah Warga di Mempawah Dapat Sertifikat Vaksin Tanpa Disuntik dari Perangkat Desa, Kok Bisa?

"Jadi ini semua tidak hanya menuntut kebijakan seperti biasa, tetapi reformasi yang perlu dilaksanakan, baik di sektor riil, antar sektor, dan juga kebijakan fiskal kita sendiri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI