Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Jelang Mudik Lebaran, Binda Babel Kebut Vaksinasi Booster

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 19 April 2022 | 10:42 WIB
Jelang Mudik Lebaran, Binda Babel Kebut Vaksinasi Booster
Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bangka Belitung (Babel) bersama pemerintah daerah terus menggencarkan kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan atau booster.

Suara.com - Dua minggu kurang jelang lebaran, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bangka Belitung (Babel) bersama pemerintah daerah terus menggencarkan kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan atau booster. Hal ini dilakukan seiring keputusan pemerintah yang membolehkan masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini.

“Pemberian vaksin dosis booster dapat melindungi masyarakat yang hendak mudik agar tidak mudah tertular Covid-19 baik saat di perjalanan maupun saat di kampung halaman,” kata Kepala Binda (Kabinda) Babel, Imam Santoso di Pangkalpinang, Selasa (19/4/2022).

Kabinda menerangkan, percepatan vaksinasi booster merupakan upaya mitigasi agar libur Lebaran tidak diikuti lonjakan angka kasus Covid-19.

“Tingginya mobilitas dan interaksi masyarakat saat libur Lebaran berisiko memudahkan terjadinya penularan Covid-19. Namun dengan level kekebalan komunal yang baik, risiko ini bisa ditekan sebisa mungkin sehingga mudah-mudahan usai Lebaran nanti kita tidak melihat lonjakan kasus positif Covid-19,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Imam, masyarakat diminta untuk segera melakukan vaksinasi baik dosis primer maupun dosis lanjutan atau booster, karena capaian jumlah dan cakupan wilayah vaksinasi merupakan faktor penting dalam upaya transisi dari pandemi ke endemi.

“Selain untuk kekebalan tubuh, vaksin dosis booster dapat menjadi syarat utama perjalanan mudik sehingga masyarakat tidak perlu lagi tes Covid-19 seperti Antigen dan PCR, saat akan melakukan perjalanan luar kota jelang Lebaran nanti” pungkasnya.

Sebagaimana telah diumumkan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, seiring dengan membaiknya situasi pandemi, pemerintah memutuskan untuk melakukan pelonggaran kebijakan terhadap pelaku perjalanan luar dan dalam negeri serta membolehkan pelaksanaan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid dan mudik Lebaran.

Namun Presiden juga menekankan pentingnya mengedepankan kehati-kehatian dalam menghadapi situasi pandemi saat ini dengan memberikan syarat vaksinasi hingga dosis booster bagi mereka yang akan bepergian serta dengan protokol kesehatan.

Pemerintah juga mengingatkan semua masyarakat tidak lengah dengan adanya varian baru Covid-19, termasuk subvarian Omicron BA.2 yang memicu lonjakan kasus di Eropa dan juga di China.

“Varian ini juga sudah masuk di Indonesia dan sudah menjadi varian yang dominan di Indonesia. Beruntung dengan kondisi imunitas masyarakat Indonesia yang cukup tinggi, varian baru ini tidak menyebabkan adanya lonjakan kasus di Indonesia,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat Mudik, Vaksinasi Booster di Lampung baru 7 Persen

Syarat Mudik, Vaksinasi Booster di Lampung baru 7 Persen

Lampung | Selasa, 19 April 2022 | 10:20 WIB

Hati-hati Beri Paracetamol Sebelum Anak Diimunisasi, Ini Efek Samping yang Bisa Terjadi

Hati-hati Beri Paracetamol Sebelum Anak Diimunisasi, Ini Efek Samping yang Bisa Terjadi

Health | Selasa, 19 April 2022 | 09:14 WIB

Mendekati Lebaran, Binda DIY Gencarkan Vaksinasi Booster

Mendekati Lebaran, Binda DIY Gencarkan Vaksinasi Booster

News | Selasa, 19 April 2022 | 09:06 WIB

Terkini

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB