facebook

Capai 96 Persen, Proyek Bendungan Lolak Bolaan Mongondow Ditargetkan Selesai Mei 2022

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi
Capai 96 Persen, Proyek Bendungan Lolak Bolaan Mongondow Ditargetkan Selesai Mei 2022
Proyek pembangunan Bendungan Lolak di Desa Pindol, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. ANTARA/HO-PT PP.

Bendungan Lolak tentunya akan banyak memberikan manfaat, di antaranya berfungsi sebagai penyediaan air irigasi untuk daerah seluas 2.214 hektar.

Suara.com - PT PP (Persero) Tbk menargetkan pekerjaan proyek pembangunan Bendungan Lolak rampung pada Mei 2022. Proyek pembangunan Bendungan Lolak merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dari 45 Proyek Bendungan yang dicanangkan oleh Pemerintah.

Sekretaris Perusahaan PTPP, Yuyus Juarsa, mengatakan proyek Bendungan Lolak yang dimiliki oleh Kementerian PUPR ini berlokasi di Desa Pindol, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Bendungan tersebut berjarak kurang lebih 210-kilometer dari Kota Manado dimana secara wilayah Sungai termasuk ke dalam Wilayah Sungai Domuga-Sangkup.

"Kami yakin proyek Pembangunan Bendungan Lolak ini dapat dituntaskan sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Kementerian PUPR. Sampai dengan Pekan Pertama April, progress Bendungan Lolak telah mencapai 96% dimana penyelesaian pembangunan proyek tersebut ditargetkan pada bulan Mei 2022," ujar Yuyus dalam keterangan di Jakarta, Selas (19/4/2022).

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2022, Kementerian PUPR Tutup Lubang di Sepanjang Jalinsum Lampung

Adapun lingkup pekerjaan proyek yang dilakukan oleh PT PP untuk pembangunan Paket I, antara lain, pekerjaan galian, pekerjaan timbunan bendungan utama, pekerjaan temporary cofferdam, pekerjaan timbunan main cofferdam, dan pekerjaan instrumentasi.

Sedangkan lingkup pekerjaan untuk Paket II, yaitu, pekerjaan timbunan bendungan utama, pekerjaan bangunan pengelak, pekerjaan bangunan pelimpah, pekerjaan bangunan intake, pekerjaan perkuatan tumpuan kiri, pekerjaan saddle dam I dan II, pekerjaan relokasi jalan & jembatan provinsi, dan pekerjaan hidromekanikal.

Dengan kehadiran Bendungan Lolak tentunya akan banyak memberikan manfaat, di antaranya berfungsi sebagai penyediaan air irigasi untuk daerah seluas 2.214 hektare, selain itu bendungan tersebut juga akan menjadi sumber penyediaan air baku 500 liter per detik (lpd).

"Kehadiran bendungan dengan tipe Zonal Inti Tegak dan memiliki daya tampung hingga 6,1 juta per meter kubik ini memiliki banyak sekali manfaat terutama untuk Provinsi Sulawesi Utara," imbuh dia.

Selain itu, Bendungan Lolak juga akan berfungsi sebagai pembangkit listrik dari air keluaran (outflow) waduk dengan potensi listrik sebesar 2.43 MW, pengendali banjir dimana dapat mereduksi debit banjir sebesar 12 persen.

Baca Juga: Kementerian PUPR Ajak Semen Indonesia Terapkan Konstruksi Ramah Lingkungan di Indonesia

Tidak hanya itu, Bendungan Lolak juga akan menjadi destinasi tempat pariwisata baru di daerah Bollang Mondow dan lahan ex borrow dapat dimanfaatkan menjadi Hutan Buah produktif.

"Semua pembangunan fasilitas Bendungan Lolak yang dikerjakan oleh PTPP merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mewujudkan loyalitas tanpa batas dalam membangun negeri ini," pungkas Yuyus.

Komentar