Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

PHK Massal di Startup Bakal Merembet ke Berbagai Industri? Begini Faktanya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 30 Mei 2022 | 12:38 WIB
PHK Massal di Startup Bakal Merembet ke Berbagai Industri? Begini Faktanya
Ilustrasi kerja, PHK, resign (Pixabay/lukasbieri)

Suara.com - Startup di Indonesia ramai-ramai melakukan PHK dalam beberapa bulan terakhir. Lalu, apakah PHK massal startup merembet ke berbagai industri?

Seperti diketahui, banyak perusahaan rintisan memutus hubungan kerja dengan ratusan karyawan akibat pengubahan skema kerja, sekaligus dampak ekonomi dari Covid-19. 

Beberapa startup yang tercatat melakukan PHK adalah edu-tech Zenius, platform pertanian Tani Hub, dan aplikasi pembayaran LinkAja.

Namun, badai PHK sebenarnya tak sampai di situ. Banyak sektor industri lain melakukan kebijakan serupa selama pandemi Covid-19.

Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021 menyebutkan bahwa selama pandemi Covid-19 sektor industri pakaian menjadi industri yang paling banyak melakukan PHK terhadap buruh. Sedikitnya 351.000 karyawan dari sektor ini kehilangan pekerjaan. 

PHK massal selanjutnya juga terjadi di sektor industri kulit, barang yang berasal dari kulit, dan alas kaki dengan jumlah tenaga kerja terdampak menyentuh 212.000. Selanjutnya di urutan ketiga, PHK terbanyak ada di industri barang galian bukan logam dengan 203.000 orang. 

Pada urutan keempat industri tekstil di Indonesia mencatat 212.000 PHK. Sementera itu, 110.000 pekerja terdampak PHK lainnya berasal dari sektor industi kayu dan gabus. Data ini menunjukkan bahwa PHK mengancam semua sektor industri, startup hanya salah satunya.

PHK besar-besaran pada startup ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Laman Business Insider menulis startup di India, yang tumbuh sangat besar dibanding negara-negara lain, telah memberhentikan 6.000 karyawan dalam lima bulan terakhir. Ekosistem bisnis dan keuangan yang kacau sayangnya membutuhkan waktu sedikitnya enam bulan untuk bisa kembali lagi. 

Business Insider menyebutkan karyawan edu-tech bisa menjadi korban PHK terbesar karena siswa akan kembali ke sekolah. Pembelajaran secara langsung lebih menarik antusiasme mereka.

Sejauh ini perusahaan edukasi digital seperti Ola, Unacademy, Vedantu telah memberhentikan lebih dari 3.600 karyawan tahun ini, menurut laporan media serta pengumuman perusahaan.

Direktur Pelaksana dan salah satu pendiri di penyedia perekrut teknologi global iXceed Solutions, Yogita Tulsiani, mencatat bahwa startup yang didanai rendah dan didanai tinggi akan terpengaruh oleh kondisi ekonomi dan Covid-19. 

Setiap perusahaan memiliki rencana jangka panjang dan skenario yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini membawa pengaruh pada perekrutan dan jumlah tim yang akan dipekerjakan.

Rencana jangka panjang juga akan mempengaruhi konsolidasi departemen internal, perampingan operasional, dan tentu saja jumlah karyawan. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PHK dan Aturan Lengkapnya,Pastikan Hak dan Kewajiban Pekerja Terpenuhi

PHK dan Aturan Lengkapnya,Pastikan Hak dan Kewajiban Pekerja Terpenuhi

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 12:21 WIB

5 Petinggi Grab Mendadak Hengkang, Bukti Bisnis Startup Terancam?

5 Petinggi Grab Mendadak Hengkang, Bukti Bisnis Startup Terancam?

Sumbar | Senin, 30 Mei 2022 | 10:37 WIB

5 Petinggi Grab Mendadak Mengundurkan Diri, Perusahaan Mulai Terguncang?

5 Petinggi Grab Mendadak Mengundurkan Diri, Perusahaan Mulai Terguncang?

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 08:49 WIB

Usaha Finansial di Nigeria Ini Bantu Warga yang Tak Punya Rekening Bank

Usaha Finansial di Nigeria Ini Bantu Warga yang Tak Punya Rekening Bank

Video | Sabtu, 28 Mei 2022 | 11:05 WIB

Telkom Akan Perbesar Potensi Sinergi dengan LinkAja dan GoTo

Telkom Akan Perbesar Potensi Sinergi dengan LinkAja dan GoTo

Tekno | Jum'at, 27 Mei 2022 | 22:56 WIB

Telkom Akan Tetap Berinvestasi di Startup, Meski Banyak yang Tumbang

Telkom Akan Tetap Berinvestasi di Startup, Meski Banyak yang Tumbang

Tekno | Jum'at, 27 Mei 2022 | 22:42 WIB

Terkini

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB