IMF Ungkap Ekonomi Global Tahun 2023 Makin Suram Jika Konflik Ukraina Tak Segera Berhenti

M Nurhadi

Kamis, 07 Juli 2022 | 10:52 WIB
IMF Ungkap Ekonomi Global Tahun 2023 Makin Suram Jika Konflik Ukraina Tak Segera Berhenti
Prajurit Ukraina membawa mayat tentara Rusia yang tewas selama invasi Rusia ke Ukraina, sebelum memasukkan mereka ke dalam gerbong berpendingin, di Kiev, Ukraina 13 Mei 2022. (Antara/Reuters/Valentyn Ogirenko/as)

Suara.com - Ketua Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan, sejak April prospek ekonomi dunia 'semakin suram' dan ia mengakui ancaman resesi yang semakin meningkat.

Disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, pihaknya akan menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi global 3,6 persen buat ketiga kalinya tahun ini, menambahkan bahwa para ekonom IMF masih menyelesaikan angka-angka baru.

IMF diprediksi segera menerbitkan perkiraan terbarunya untuk 2022 dan 2023 pada akhir Juli, setelah memangkas perkiraannya hampir satu poin persentase penuh pada April. Ekonomi global tumbuh sebesar 6,1 persen pada tahun 2021.

"Prospek sejak pembaruan terakhir kami pada April telah menjadi suram secara signifikan," katanya kepada Reuters dalam sebuah wawancara, mengutip penyebaran inflasi yang lebih universal, kenaikan suku bunga yang lebih substansial, perlambatan pertumbuhan ekonomi China, dan meningkatnya sanksi terkait dengan perang di Ukraina.

"Kami berada di perairan yang sangat berombak," kata dia, dikutip via Antara. Perihal prioritas pembahasan resesi, dia berkata, "Risikonya telah meningkat sehingga kami tidak dapat mengesampingkannya."

Data ekonomi baru-baru ini menunjukkan beberapa ekonomi besar, termasuk China dan Rusia, telah mengalami kontraksi pada kuartal kedua, katanya, mencatat risikonya bahkan lebih tinggi pada tahun 2023.

"Ini akan menjadi 2022 yang sulit, tetapi mungkin bahkan 2023 yang lebih sulit," katanya. "Risiko resesi meningkat pada 2023."

Investor semakin khawatir tentang risiko resesi, dengan bagian penting dari kurva imbal hasil obligasi pemerintah AS terbalik untuk hari kedua berturut-turut pada Rabu (6/7/2022), dalam apa yang telah menjadi indikator yang dapat diandalkan bahwa resesi kian dekat.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell bulan lalu mengatakan bank sentral AS tidak mencoba untuk merekayasa resesi, tetapi berkomitmen penuh untuk mengendalikan harga-harga sekalipun hal itu berisiko penurunan ekonomi.

baca juga

Georgieva mengatakan pengetatan kondisi keuangan yang lebih lama akan memperumit prospek ekonomi global, tetapi menambahkan sangat penting untuk mengendalikan lonjakan harga-harga.

Prospek global sekarang lebih heterogen daripada hanya dua tahun lalu, dengan eksportir energi, termasuk Amerika Serikat, pada pijakan yang lebih baik, sementara importir sedang kesulitan, katanya.

Pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat mungkin merupakan "harga yang harus dibayar" mengingat kebutuhan urgen dan mendesak untuk memulihkan stabilitas harga, katanya.

Georgieva mengutip meningkatnya risiko divergensi antara kebijakan fiskal dan moneter, dan mendesak negara-negara untuk secara hati-hati mengkalibrasi tindakan tersebut guna mencegah kemungkinan dukungan fiskal yang merusak upaya bank sentral untuk mengendalikan inflasi.

"Kita perlu menciptakan tingkat koordinasi yang sama kuat antara bank sentral dan kementerian keuangan sehingga mereka memberikan dukungan dengan cara yang sangat tepat sasaran ... dan tidak melemahkan apa yang ingin dicapai oleh kebijakan moneter," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Bangkrut Dan Jatuh Miskin, Presiden Sri Langka "Ngemis" Minta Bantuan Putin

Negara Bangkrut Dan Jatuh Miskin, Presiden Sri Langka "Ngemis" Minta Bantuan Putin

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 06:05 WIB

Kemnaker Dorong Perusahaan Terapkan Hubungan Industrial Pancasila untuk Stabilitas Negara dan Pertumbuhan Ekonomi

Kemnaker Dorong Perusahaan Terapkan Hubungan Industrial Pancasila untuk Stabilitas Negara dan Pertumbuhan Ekonomi

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 19:47 WIB

Lewat Buku, Fizul Bangun Diskursus Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Sirkular di Metro

Lewat Buku, Fizul Bangun Diskursus Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Sirkular di Metro

Metro | Rabu, 06 Juli 2022 | 17:07 WIB

Model Ini Berakhir Tewas Karena Rudal Setelah Jadi Tentara dan Bantu Ukraina

Model Ini Berakhir Tewas Karena Rudal Setelah Jadi Tentara dan Bantu Ukraina

Lifestyle | Rabu, 06 Juli 2022 | 17:08 WIB

Kemnaker Dorong Perusahaan Terapkan Hubungan Industrial Pancasila untuk Pertumbuhan Ekonomi

Kemnaker Dorong Perusahaan Terapkan Hubungan Industrial Pancasila untuk Pertumbuhan Ekonomi

Metro | Rabu, 06 Juli 2022 | 16:48 WIB

Belum Putuskan Berhenti Total, Pabrik Truk AB Volvo di Rusia Mulai Kurangi Pegawai

Belum Putuskan Berhenti Total, Pabrik Truk AB Volvo di Rusia Mulai Kurangi Pegawai

Otomotif | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:33 WIB

Terkini

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

×