Jumlah Orang Miskin Dapat Ditekan Tapi Ketimpangan Meningkat, Pengamat: Paradoks

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 17 Juli 2022 | 10:46 WIB
Jumlah Orang Miskin Dapat Ditekan Tapi Ketimpangan Meningkat, Pengamat: Paradoks
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira. [Dok. pribadi]

Suara.com - Jumlah penduduk miskin di Indonesia dapat ditekan menjadi 26 juta orang per Maret 2022, tapi untuk ketimpangan pendapatan justru meningkat. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira melihat fenomena ini sebagai paradoks.

"Kemiskinan turun dan ketimpangan naik adalah paradoks," kata Bhima saat dihubungi Suara.com, Minggu (17/7/2022).

Artinya, meski ada perbaikan daya beli tapi kemampuan orang miskin mengejar naiknya pendapatan 20 perse kelompok paling kaya masih lambat.

Menurut Bhima orang kaya di Indonesia kontribusi terhadap total konsumsi rumah tangga makin tinggi, apalagi kalau dihitung dari aset. Nah kata dia program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang seharusnya menurunkan angka ketimpangan terbukti gagal.

"Masalahnya berbagai stimulus fiskal kepada korporasi sering tidak tepat sasaran, dan tidak menetes ke pekerja terbawah," katanya.

Bahkan beberapa dana PEN kata dia digunakan untuk menyelamatkan keuangan BUMN yang sakitnya jauh sebelum ada pandemi.

"Masalah PEN juga terkait serapan anggaran yang rendah, termasuk di level pemda. Dengan berbagai alasan mulai data yang belum sinkron, masalah administrasi menimbulkan hambatan pada serapan PEN," paparnya.

Menurut dia Pemerintah Daerah (Pemda) pun wajib bertanggung jawab dari melebarnya gini rasio ini. "Sampai Mei 2022 masih ada Rp 200 triliun anggaran pemda yang diparkir di bank belum dicairkan," ungkapnya.

Jumlah penduduk miskin di Indonesia masih puluhan juta orang. Meskipun data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan terjadi penurunan.

baca juga

Per Maret 2022 jumlah penduduk miskin tercatat 26,16 juta orang. Selain itu BPS juga mencatat jurang si kaya dan si miskin semakin lebar.

Jumlah orang miskin ini tercatat mengalami penurunan sebanyak 340 ribu orang jika dibandingkan dengan periode September 2021 dan turun 1,38 juta orang jika dibandingkan Maret 2021.

Sementara itu angka gini ratio ini meningkat 0,003 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2021 sebesar 0,384. Ini artinya jurang pemisah si kaya dan si miskin semakin lebar.

"Gini Ratio di perkotaan pada Maret 2022 tercatat sebesar 0,403 poin naik dibanding Gini Ratio September 2021 yang sebesar 0,398 dan Gini Ratio Maret 2021 yang sebesar 0,401," kata Kepala BPS Margo Yuwono.

Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, distribusi pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah sebesar 18,06 persen. Hal ini berarti pengeluaran penduduk pada Maret 2022 berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data BPS Penurunan Kemiskinan di Jateng Tertinggi, Kenyataannya Lihat Sendiri

Data BPS Penurunan Kemiskinan di Jateng Tertinggi, Kenyataannya Lihat Sendiri

Purwokerto | Sabtu, 16 Juli 2022 | 21:42 WIB

Data BPS: Angka Kemiskinan di Jawa Tengah 3,83 Juta Jiwa

Data BPS: Angka Kemiskinan di Jawa Tengah 3,83 Juta Jiwa

Semarang | Sabtu, 16 Juli 2022 | 21:13 WIB

Angka Kemiskinan di Jateng Turun, Karena Kinerja Gubernur Ganjar Pranowo?

Angka Kemiskinan di Jateng Turun, Karena Kinerja Gubernur Ganjar Pranowo?

Jawa Tengah | Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:39 WIB

Tak Hanya Peran Pemerintah, Akademisi Sebut Jateng Berhasil Turunkan Kemiskinan Karena Mau Gotong Royong

Tak Hanya Peran Pemerintah, Akademisi Sebut Jateng Berhasil Turunkan Kemiskinan Karena Mau Gotong Royong

Jawa Tengah | Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:27 WIB

Konsep Penguatan Ekonomi Lokal Jadi Jurus Jitu Menjauhkan Warga Jateng dari Zona Kemiskinan

Konsep Penguatan Ekonomi Lokal Jadi Jurus Jitu Menjauhkan Warga Jateng dari Zona Kemiskinan

Surakarta | Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:20 WIB

Kemiskinan di Jateng Mengalami Penurunan Terbesar Nasional, Gus Yasin Bocorkan Jurus Jitu Pemerintah Provinsi

Kemiskinan di Jateng Mengalami Penurunan Terbesar Nasional, Gus Yasin Bocorkan Jurus Jitu Pemerintah Provinsi

Jawa Tengah | Sabtu, 16 Juli 2022 | 16:38 WIB

Maret 2022, Kemiskinan di Yogyakarta Masih Tinggi Dibandingkan Level Nasional

Maret 2022, Kemiskinan di Yogyakarta Masih Tinggi Dibandingkan Level Nasional

Indotnesia | Sabtu, 16 Juli 2022 | 14:37 WIB

Terkini

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

×