Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Sosialisasikan Perlindungan Pekerja Migran, Wamenaker Kunjungi Poltekpel Sumbar

Iwan Supriyatna

Kamis, 21 Juli 2022 | 17:55 WIB
Sosialisasikan Perlindungan Pekerja Migran, Wamenaker Kunjungi Poltekpel Sumbar
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) datang dengan didampingi oleh Bupati Padang Pariaman beserta jajarannya.

Suara.com - Dalam rangka sosialisasi Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Kabupaten Padang Pariaman, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Pelayaran Sumatera Barat (Poltekpel Sumbar). Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) datang dengan didampingi oleh Bupati Padang Pariaman beserta jajaran.

Kunjungan kerja tersebut disambut hangat oleh Direktur Poltekpel Sumbar, Capt. Wisnu Risianto, M.M. yang sekaligus memperkenalkan kampus Poltekpel Sumbar. 

“Kami berterimakasih atas kunjungan Bapak Wamen Ketenagakerjaan beserta jajaran, sebagai lembaga pendidikan pelayaran, Poltekpel Sumbar kedepannya akan mencetak perwira pelayaran yang terampil yang kami harapkan bisa terjun di duni kerja, sehingga kami sangat mendukung baik dari penyiapan tenaga kerja maupun hal-hal yang lain yang dibutuhkan nantinya”, ujar Direktur saat menyampaikan sambutan.

Capt. Wisnu juga berharap, melalui sosialisasi ini bisa memberikan gambaran kepada taruna dan taruni tentang BP2MI yang berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk melindungi tenaga kerja Indonesia khususnya di luar negeri. 

“Kami berharap dengan kegiatan ini bisa memberikan pendekatan dan sosialisasi kepada taruna dan taruni kami terutama untuk yang akan praktek di kapal maupun perusahaan nantinya baik nasional maupun internasional, sehingga apa yang ditujukan bisa tercapai”, tuturnya.  

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan bahwa taruna dan taruni yang dididik dan dibina di Poltekpel Sumbar tentunya memiliki keahlian dan kompetensi yang sesuai dengan profesi. Dengan demikian, taruna dan taruni memiliki potensi dan kesempatan kerja yang lebih besar.

“Ini merupakan kesempatan yang luar biasa bisa bertemu dengan taruna/i Poltekpel Sumbar. Adik-adik taruna rela jauh dari orang tua untuk menimba ilmu dan menambah bekal, sehingga nantinya bisa bekerja sesuai dengan profesi yang diharapkan. Tentunya, harus diiringi dengan kecakapan, kemampuan khusus, disiplin yang bagus, dan terus belajar untuk menambah skill. Sehingga, ketika lulus bisa langsung kerja”, ungkap Wamenaker saat menyampaikan materi.   

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa taruna dan taruni dapat memanfaatkan sarana dan sistem yang disediakan oleh pemerintah sebagai upaya perlindungan kerja nantinya. Ia juga berharap agar kedepannya ada tindak lanjut dari sosialisasi ini dengan menjalin kerjasama. 

“Saya berharap kami dari Kementerian Ketenagakerjaan dengan BP2MI bisa menjalin kerjasama dengan Poltekpel Sumbar nantinya. Tugas adik-adik mempersiapkan sebaik mungkin dan tugas negaralah yang menyediakan sarana dan sistem”, ungkapnya.   

baca juga

Pada kesempatan yang sama, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI, Seriulina Br. Tarigan, S.E. juga turut menyampaikan materi. Ia mengatakan bahwa kesempatan bekerja di atas kapal terbuka luas.

“Dengan keahlian khusus yang dimiliki, adik-adik taruna dan taruni memiliki kesempatan yang terbuka luas untuk bekerja di kapal. Selama ini tercatat sudah banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di kapal-kapal luar baik kapal niaga, kapal pesiar, maupun kapal perikanan”, ujarnya.

Ia juga menjelaskan lebih lanjut terkait regulasi khusus yang mengatur tentang perlindungan tenaga kerja migran Indonesia yang bekerja di luar teritori Indonesia.

“Pekerja migran adalah pahlawan devisa, untuk itu menjadi prioritas bagi BP2MI dalam memberikan perlindungan yang komprehensif baik dari regulasi internasional, maupun dari UU 18 tahun 2017 dan UU 17 Tahun 2008 untuk pelayaran”, jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa para taruna dan taruni bisa bekerja di luar negeri dari berbagai jalur, baik dari pemerintah, BP2MI, dan manning agent yang memiliki izin resmi. Ia juga menekankan bahwa para taruna dan taruni harus minimal menguasai Bahasa Inggris untuk bisa bekerja di luar negeri.

“Di industri pelayaran, ada banyak negara yang memperkerjakan PMI seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, dll. Keinginan adik-adik untuk dapat bekerja di luar negeri harus dibarengi dengan kompetensi terutama Bahasa Inggris. Karena nantinya adik-adik akan bekerja di kapal – kapal asing. Tindak lanjut dari kunjungan ini nantinya diharapkan adik-adik dapat mencari informasi seputar peluang kerja di luar negeri termasuk info manning agent resmi di luar negeri dari info resmi BP2MI”, tutupnya.

Sosialisasi ini turut mendapat dukungan dari Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, S.E., M.M. Dengan turut menjadikan Poltekpel Sumbar sebagai salah tiga dari lokasi kunjungan kerja Wamen Ketenagakerjaan, ia berharap sosialisasi ini menjadi sarana penyampaian informasi khususnya di Poltekpel Sumbar sebagai lembaga pendidikan yang memiliki lulusan yang dapat bekerja di luar negeri.

“Sosialisasi ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang peluang kerja di luar negeri dan prosedurnya agar bisa bekerja dengan aman serta memberikan pemahaman yang lebih baik bagi pekerja migran Indonesia khususnya dari industri pelayaran,” tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Minta Sistem Penempatan Satu Kanal untuk Perekrutan PMI ke Malaysia

Indonesia Minta Sistem Penempatan Satu Kanal untuk Perekrutan PMI ke Malaysia

Batam | Rabu, 20 Juli 2022 | 15:23 WIB

Indonesia Hentikan Sementara Pengiriman TKI ke Malaysia, Ini Penyebabnya

Indonesia Hentikan Sementara Pengiriman TKI ke Malaysia, Ini Penyebabnya

Indotnesia | Rabu, 20 Juli 2022 | 10:51 WIB

Tangis Hayati, Pekerja Migran Asal Bawean Setelah Bebas dari Penjara Malaysia

Tangis Hayati, Pekerja Migran Asal Bawean Setelah Bebas dari Penjara Malaysia

Jatim | Selasa, 19 Juli 2022 | 18:10 WIB

Terkini

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

×