Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Harga Rumah Makin Mahal Tahun Depan, Inflasi Jadi Penyebabnya

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 10:20 WIB
Harga Rumah Makin Mahal Tahun Depan, Inflasi Jadi Penyebabnya
Ilustrasi rumah. (Unsplash.com/ Tierra Mallorca)

Suara.com - Sebuah survei properti yang belum lama ini dilakukan memperlihatkan, setidaknya 80% responden percaya, harga rumah pada tahun depan akan naik karena efek inflasi.

Hasil survei yang dilakukan Rumah.com itu salah satunya dilatar belakangi kenaikan harga BBM. Hal ini seirama dengan data Kemenkeu yang menyebut, kenaikan harga BBM akan menyumbang inflasi sebanyak 1,9% ke inflasi tahun ini.

Angka ini membuat inflasi di akhir 2022 akan berada di kisaran 6,6–6,8%, meningkat dari target inflasi 2022 pemerintah sebelumnya sebesar 4–4,8%.

"Jika terjadi kenaikan tingkat inflasi, 38% responden menyatakan akan menunda pembelian properti mereka, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah," kata Marine Novita, Country Manager Rumah.com, dikutip dari Warta Ekonomi.

Sementara, 42% responden lainnya menganggap, harga rumah tidak akan banyak dipengaruhi inflasi.

Riset yang sama juga menunjukkan, jika terjadi kenaikan tingkat suku bunga, 2 dari 5 responden atau 40 persen menyatakan akan menunda pembelian properti mereka, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Namun demikian, proporsi responden dengan level yang sama menunjukkan kemungkinan tidak akan terpengaruh oleh kenaikan tingkat suku bunga.

Menurut Marine, kebijakan dan stimulus yang diberikan pemerintah dalam sektor properti, terutama kepemilikan rumah belum banyak membantu konsumen.

Hal ini didukung riset yang memperlihatkan, hanya 1 dari 6 responden atau 17 persen yang menyatakan telah mendapatkan manfaat dari skema subsidi perumahan dari pemerintah.

Selain itu, 47% responden juga mengaku belum pernah merasakan manfaat dari skema subsidi pemerintah dan tidak mengajukan permohonan untuk mendapatkan skema subsidi. 

Bahkan, lebih buruk lagi, 14% responden menyatakan tidak mengetahui sama sekali tentang adanya skema subsidi dari pemerintah.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Mentah Turun, Inflasi Amerika Serikat Berpotensi Semakin Parah

Harga Minyak Mentah Turun, Inflasi Amerika Serikat Berpotensi Semakin Parah

Bisnis | Rabu, 14 September 2022 | 09:40 WIB

NFA Buat Aturan Penyaluran Beras Pemerintah Pada Keluarga Miskin Agar Inflasi Terkendali

NFA Buat Aturan Penyaluran Beras Pemerintah Pada Keluarga Miskin Agar Inflasi Terkendali

Bisnis | Rabu, 14 September 2022 | 07:43 WIB

Menkeu Sri Mulyani Siapkan Bonus Rp10 Miliar Untuk Pemda yang Berhasil Tekan Laju Inflasi

Menkeu Sri Mulyani Siapkan Bonus Rp10 Miliar Untuk Pemda yang Berhasil Tekan Laju Inflasi

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 22:25 WIB

Jangan Asal! Begini Cara Memilih Jasa Tukang Bangunan yang Tepat

Jangan Asal! Begini Cara Memilih Jasa Tukang Bangunan yang Tepat

| Selasa, 13 September 2022 | 21:40 WIB

Tarif Ojol Naik, Bagaimana Nasib Inflasi RI?

Tarif Ojol Naik, Bagaimana Nasib Inflasi RI?

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 17:30 WIB

Wow! 'Hadiah'Rp10 Miliar Siap Menanti Pemda yang Berhasil Mengendalikan Inflasi

Wow! 'Hadiah'Rp10 Miliar Siap Menanti Pemda yang Berhasil Mengendalikan Inflasi

Kalbar | Selasa, 13 September 2022 | 15:46 WIB

Terkini

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB