4. Membangun Pabrik Produksi Cokelat di Lampung
Biji kakao berkualitas yang sudah Krakakoa dapatkan dari petani kakao kemudian diolah lebih lanjut oleh Krakakoa guna meningkatkan nilai jual produk dengan membangun pabrik cokelat di Lampung. Hal ini turut membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat sekitar serta membangun ekonomi kreatif Indonesia.
5. Mengajak Masyarakat Berkontribusi melalui Rekening Green Savings
Kontribusi masyarakat akan mempercepat proses perbaikan sistem produksi kakao. Untuk itu, Krakakoa menjadi bagian dari prakarsa rekening Green Savings oleh Bank DBS Indonesia. Dengan membuka rekening Green Savings, masyarakat dapat secara otomatis berkontribusi mendukung perkebunan kakao berkelanjutan dengan menabung, tanpa menghabiskan waktu dan mengeluarkan biaya tambahan.
Memasuki tahun pertama, rekening Green Savings telah menyumbangkan sebanyak 20.250 bibit yang akan produktif hingga 15 tahun tanpa membuka lahan baru sehingga dapat memberikan pertumbuhan nilai penjualan sampai tiga kali lipat. Dukungan ini telah membantu sebanyak 20% petani kakao binaan Krakakoa.
“Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif (purpose-driven bank), Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation senantiasa mendukung perkembangan wirausaha sosial di Indonesia, termasuk Krakakoa yang berusaha menyelesaikan permasalahan sosial dan lingkungan di industri kakao dengan menciptakan dampak positif," ujar ujar Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika.
Selain rekening Green Savings, Bank DBS Indonesia juga memiliki serangkaian program lainnya, mulai dari sesi mentoring hingga dana hibah, sebagai perwujudan salah satu pilar sustainability Bank DBS Indonesia, yakni Impact Beyond Banking.