Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Mengesankan, Abdi Negara Ini Kawal JKN dan Memahami Pentingnya Program JKN

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:57 WIB
Mengesankan, Abdi Negara Ini Kawal JKN dan Memahami Pentingnya Program JKN
Sapto Edy Suayoto (45), petugas Puskesmas Sempol, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Menjadi abdi negara, tentunya harus siap ditempatkan dimana pun dan kapan pun. Seperti kisah Sapto Edy Suayoto (45), pria kelahiran Kabupaten Tuban, Jawa Timur ini sudah bertugas di Puskesmas Sempol, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, selama 28 tahun.

Pengalaman dan interaksinya dengan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) selama ini, membuatnya paham tentang pentingnya Program JKN.

“Saya tugas di sini sudah mau kepala tiga dan tidak pernah pindah-pindah. Selain karena tugas, saya juga sudah nyaman tinggal di sini karena udaranya yang sejuk dan masyarakatnya juga yang ramah-ramah. Di sini hampir semua yang berobat pakai JKN dan itu sangat membantu sekali, baik rawat inap maupun rawat jalan,” ujar Sapto.

Sapto mengisahkan, ketika bersua dengan pengunjung puskesmas, hal yang pertama kali ia pastikan adalah kepesertaan pengunjung dalam Program JKN. Ia menganggap, ini adalah salah satu upayanya dalam membantu BPJS Kesehatan untuk menyosialisasikan akan pentingnya Program JKN ini.

“Pertama kali saya tanyakan ke warga di sini adalah punya kartu JKN atau tidak. Kalau punya, saya selalu berpesan agar selalu dicek apakah kartunya masih aktif atau tidak, karena, saya ingin mereka benar-benar bisa tenang dilayani,” beber Sapto.

Sapto memang tak tega, jika masyarakat tidak memiliki kartu JKN dan harus membayar pelayanan kesehatan dari kantongnya sendiri. Sapto pun selalu berpesan kepada masyarakat untuk segera mendaftarkan seluruh anggota keluarganya menjadi peserta JKN agar di saat sakit, dapat ditanggung biaya pengobatannya oleh JKN.

“Jika saya melihat kartunya aktif, saya merasa senang dan tenang, karena pasiennya tidak perlu lagi memikirkan biaya. Yang menjadi hal paling tidak enak itu ketika pasien harus dirawat inap dan ternyata belum terdaftar sebagai peserta JKN. Saya selalu menyarankan mereka untuk segera mendaftar JKN,” ungkapnya.

Meskipun jauh dari pusat kota dan rumah sakit rujukan, Sapto dan rekan-rekannya tidak pernah lepas tanggung jawab dan selalu siap memberikan layanan kepada masyarakat.

“Puskesmas Sempol ini jauh dari pusat kota, selain itu jalannya ini berkelok dan terjal, waktu tempuhnya kalau harus dirujuk yaitu sekitar dua jam lebih. Selain itu, masyarakat yang berada di wilayah Jampit harus datang ke Puskesmas dengan penuh perjuangan karena jarak mereka yang sangat jauh dengan kondisi jalan yang tidak seperti jalan di perkotaan,” ujar ayah dua anak tersebut.

Dukungannya terhadap Program JKN, tak lepas dari kisah anaknya yang berhasil melakukan operasi hidrosefalus. Hidrosefalus adalah penyakit akibat adanya tumpukan cairan di dalam rongga jauh di dalam otak, yang menyebabkan kerusakan otak dan ditandai dengan pembesaran kepala pada bayi.

“Anak saya yang kedua harus operasi di kepalanya karena menderita hidrosefalus, operasinya berjalan sebanyak tiga kali di rumah sakit dan alhamdulillah sekarang sudah sembuh. Tentunya semua itu berkat JKN yang sudah menanggung semua biaya operasi. JKN ini sangat membantu saya sekali. Saya tidak bisa membayangkan jika harus pakai biaya sendiri, sudah berapa rupiah yang dikeluarkan untuk bisa sembuh dari penyakit itu,” kata Sapto sembari mengeluskan tangan ke dadanya.

Sapto menambahkan, selain pengobatan anaknya yang kedua, anaknya yang pertama juga harus masuk rumah sakit karena terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kala itu, Sapto harus bolak-balik dari Sempol ke Kabupaten Jember untuk menjaga anaknya yang dirawat di rumah sakit.

“Selain anak saya yang kedua, sekitar tiga bulan yang lalu anak saya yang pertama terkena DBD yang harus dirawat di rumah sakit di wilayah Jember karena ia sedang berkuliah di sana. Alhamdulilah, sekali lagi saya bersyukur karena biaya perawatannya sudah ditanggung JKN,” tambahnya.

Sapto yang melihat banyaknya masyarakat termasuk dirinya yang sudah merasakan manfaat dari Program JKN ini. Ia tidak pernah berhenti mengucapkan syukur dan dengan senang hati akan terus membantu menyukseskan Program JKN di lingkungannya.

“Saya sangat ingin mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan melalui Program JKN ini. Berkat program ini, masyarakat yang berada di wilayah Sempol bisa sehat tanpa harus mengeluarkan biaya. Begitu pun dengan anak saya sendiri yang sudah sembuh dari sakit yang berkepanjangan,” ucap Sapto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko PMK Pastikan Obat Pemicu Gangguan Ginjal Akut Misterius Tidak Masuk ke Indonesia

Menko PMK Pastikan Obat Pemicu Gangguan Ginjal Akut Misterius Tidak Masuk ke Indonesia

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 20:44 WIB

Dirut BPJS Kesehatan Dukung Kenaikan Tarif INA CBGs

Dirut BPJS Kesehatan Dukung Kenaikan Tarif INA CBGs

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 19:19 WIB

BPJS Kesehatan Siap Tanggung Biaya Pengobatan Gangguan Ginjal Akut Misterius

BPJS Kesehatan Siap Tanggung Biaya Pengobatan Gangguan Ginjal Akut Misterius

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:35 WIB

BPJS Kesehatan Ajak Faskes Tingkatkan Mutu Layanan Bagi Peserta JKN

BPJS Kesehatan Ajak Faskes Tingkatkan Mutu Layanan Bagi Peserta JKN

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:41 WIB

Segini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Terbaru Oktober 2022, Ada Perubahan?

Segini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Terbaru Oktober 2022, Ada Perubahan?

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:43 WIB

Puskesmas Bangli Utara Bali, Contoh Layanan Promprev yang Baik

Puskesmas Bangli Utara Bali, Contoh Layanan Promprev yang Baik

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2022 | 20:08 WIB

Terkini

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB