Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Gagal Panen Bayangi Petani, Kementan Dukung Pemanfaatan Asuransi di Gianyar

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 11:57 WIB
Gagal Panen Bayangi Petani, Kementan Dukung Pemanfaatan Asuransi di Gianyar
Liburan di tepi sawah. (Pixabay)

Suara.com - Ketika ancaman gagal panen masih membayangi petani hingga kini, Kementerian Pertanian memberikan dukungan kepada petani di Kabupaten Gianyar untuk mengasuransikan lahan pertanian mereka. 

“Di tengah cuaca ekstrem saat ini, petani harus mengambil langkah untuk menjaga lahan pertanian. Kondisi ekstrem bisa membuat tanaman menjadi gagal panen. Akibatnya bukan hanya petani yang merugi, stok bahan pangan masyarakat pun bisa terhambat,” kata Mentan Syahrul Yasin Limpo, Kamis (27/10/2022).

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil, mengutarakan hal yang sama.

“Cuaca ekstrem membuat petani tidak tenang, karena ada ancaman gagal panen. Untuk itu, kita sarankan petani mengasuransikan lahan. Biarkan asuransi melindungi lahan. Jika gagal panen, ada ganti rugi yang dapat di klaim petani,” terangnya.

Menurut Ali, dengan ganti rugi itu, petani akan kembali memiliki modal untuk tanam.

“Sehingga pertanian tidak berhenti, dan petani pun terhindar dari kerugian,” ujarnya. 

Para petani di Gianyar dibayangi gagal panen, karena cuaca ekstrem mengakibatkan sejumlah saluran irigasi tersumbat  dan sejumlah varietas terancam mengalami pembusukan akar dan batang.

Menyikapi hal itu, tahun ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar menargetkan 2.000 hektare lahan tanaman padi diasuransikan.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, IB Purnama, menjelaskan target asuransi tersebut sudah terealisasi. Lahan pertanian yang diasuransikan pada lahan pertanian yang sebelumnya masa tanam padi.

Untuk petani, cukup membayar sebesar Rp36 ribu per hektare, sedangkan sebesar Rp144 ribu disubsidi pemerintah.


"Target 2.000 hektare ini sudah berjalan merata di seluruh kecamatan di Gianyar," jelas IB Purnama.

Adapun dari keseluruhan petani yang mengikuti asuransi, terdapat 1 hektare lahan padi yang gagal panen.

Diakuinya, gagal panen memang kerap dialami para petani lantaran sejumlah faktor.

Sementara itu, gagal panen terjadi di Subak Langkih, Kecamatan Tegalalang seluas 0,5 hektare akibat hama tikus, sedangkan di Subak Laud, Kecamatan Sukawati gagal panen seluas 0,5 hektare, akibat serangan hama wereng coklat. 

"Klaim asuransi sudah dibayarkan, yang mana lahan yang mengalami kerusakan masing-masing mendapat Rp3 juta,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Masifkan Penggunaan Pupuk Organik, Alternatif Tingkatkan Produktivitas

Kementan Masifkan Penggunaan Pupuk Organik, Alternatif Tingkatkan Produktivitas

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 07:43 WIB

Meski Swasembada Beras, Jumlah Luas Lahan Pertanian di Indonesia Makin Mengkhawatirkan, Penyebabnya Alih Fungsi Lahan

Meski Swasembada Beras, Jumlah Luas Lahan Pertanian di Indonesia Makin Mengkhawatirkan, Penyebabnya Alih Fungsi Lahan

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2022 | 22:36 WIB

Mentan SYL Dorong Papua Barat Jadi Penghasil Sagu Berkualitas

Mentan SYL Dorong Papua Barat Jadi Penghasil Sagu Berkualitas

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Lewat RJIT  Kementan, Luas Oncoran Irigasi di Payakumbuh Layani  Lahan Seluas 50 Ha

Lewat RJIT Kementan, Luas Oncoran Irigasi di Payakumbuh Layani Lahan Seluas 50 Ha

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:11 WIB

Genjot Produksi Buah, Kementan Kembangkan 1.800 Kampung Buah

Genjot Produksi Buah, Kementan Kembangkan 1.800 Kampung Buah

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2022 | 07:47 WIB

Mentan SYL Gelar Tanam Padi MT II 2022 di Papua

Mentan SYL Gelar Tanam Padi MT II 2022 di Papua

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:52 WIB

Terkini

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:34 WIB

Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%

Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:32 WIB

Waduh! Harga Emas Antam Terjun Bebas Rp44 Ribu, Cek Rinciannya Hari Ini

Waduh! Harga Emas Antam Terjun Bebas Rp44 Ribu, Cek Rinciannya Hari Ini

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:25 WIB

Belanja di Luar Negeri Lebih Untung, BRI Beri Cashback dan Cicilan Ringan hingga 36 Bulan

Belanja di Luar Negeri Lebih Untung, BRI Beri Cashback dan Cicilan Ringan hingga 36 Bulan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:25 WIB

Daftar Harga LPG Non Subsidi 2026: 12 Kg Rp228 Ribu dan 5 Kg Rp107 Ribu, Ini Penjelasan Pertamina Pa

Daftar Harga LPG Non Subsidi 2026: 12 Kg Rp228 Ribu dan 5 Kg Rp107 Ribu, Ini Penjelasan Pertamina Pa

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:14 WIB

Kenaikan BBM Non-Subsidi Dinilai Tepat, Bisa Tekan Kompensasi APBN

Kenaikan BBM Non-Subsidi Dinilai Tepat, Bisa Tekan Kompensasi APBN

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:48 WIB

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:44 WIB

1 Lowongan Dilamar 12 Orang, Ini Kondisi Nyata Pasar Kerja Indonesia 2026

1 Lowongan Dilamar 12 Orang, Ini Kondisi Nyata Pasar Kerja Indonesia 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:40 WIB

CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur Baru

CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur Baru

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:24 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:09 WIB